NAMA: Dela Sepetri
Kelas: Biologi Terapan c
NPM : 2217061055
Berdasarkan Artikel yang saya baca pada pertemuan 14 ini di Artikel A bahwasannya Artikel ini membahas tentang bagaimana pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi perkembangan iptek.
Seperti yang kita ketahui bahwasanya perkembangan Iptek pada saat ini sangat berkembang begitu pesat sehingga sehingga membuat sehingga membawa banyak perubahan besar dalam kehidupan masyarakat perkembangan Iptek ini juga memberikan dampak positif maupun negatif oleh karena itu dengan adanya perkembangan Iptek perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangannya baik dari aspek nilai agama maupun budaya.
Pancasila juga merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur dan sebagai perisai pelindung bangsa tentunya ikut berperan dalam menghadapi kemajuan iptek.
Dalam artikel ini juga dijelaskan bagaimana perkembangan Iptek di Indonesia kemudian bagaimana dampak positif dan negatif dengan adanya perkembangan Iptek kemudian Pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup yang meliputi :
1.Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah
2.Pancasila sebagai pembangunan karakter
3.Pancasila sebagai pemersatu bangsa
implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat diterapkan dengan cara penyuluhan atau sosialisasi tentang betapa pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila kemudian memperkenalkan nilai-nilai Pancasila melalui media massa dan menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam bertindak.
Pada Artikel B yaitu berjudul “Teori kebenaran Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu”
Pada artikel ini membahas tentang kebenaran suatu ilmu pengetahuan, kebenaran akan nilai nilai Pancasila, dan pengertian akan ilmu pengetahuan itu menurut berbagai sumber.
Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya agama bangsa Indonesia dan Pancasila sebagai asas persatuan dan kesatuan.
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat mengacu pada beberapa jenis pemahaman.
- Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
- Kedua, bahwa setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek itu sendiri.
- Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia, artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
- Keempat, bahwa setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah indegenisasi ilmu.
Adanya Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
4) kemanfaatan pada semua pihak, dan
5)terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya.
Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa. Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.
Kelas: Biologi Terapan c
NPM : 2217061055
Berdasarkan Artikel yang saya baca pada pertemuan 14 ini di Artikel A bahwasannya Artikel ini membahas tentang bagaimana pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi perkembangan iptek.
Seperti yang kita ketahui bahwasanya perkembangan Iptek pada saat ini sangat berkembang begitu pesat sehingga sehingga membuat sehingga membawa banyak perubahan besar dalam kehidupan masyarakat perkembangan Iptek ini juga memberikan dampak positif maupun negatif oleh karena itu dengan adanya perkembangan Iptek perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangannya baik dari aspek nilai agama maupun budaya.
Pancasila juga merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur dan sebagai perisai pelindung bangsa tentunya ikut berperan dalam menghadapi kemajuan iptek.
Dalam artikel ini juga dijelaskan bagaimana perkembangan Iptek di Indonesia kemudian bagaimana dampak positif dan negatif dengan adanya perkembangan Iptek kemudian Pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup yang meliputi :
1.Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah
2.Pancasila sebagai pembangunan karakter
3.Pancasila sebagai pemersatu bangsa
implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat diterapkan dengan cara penyuluhan atau sosialisasi tentang betapa pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila kemudian memperkenalkan nilai-nilai Pancasila melalui media massa dan menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam bertindak.
Pada Artikel B yaitu berjudul “Teori kebenaran Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu”
Pada artikel ini membahas tentang kebenaran suatu ilmu pengetahuan, kebenaran akan nilai nilai Pancasila, dan pengertian akan ilmu pengetahuan itu menurut berbagai sumber.
Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya agama bangsa Indonesia dan Pancasila sebagai asas persatuan dan kesatuan.
Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat mengacu pada beberapa jenis pemahaman.
- Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
- Kedua, bahwa setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek itu sendiri.
- Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia, artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
- Keempat, bahwa setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah indegenisasi ilmu.
Adanya Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
4) kemanfaatan pada semua pihak, dan
5)terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya.
Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa. Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.