Kiriman dibuat oleh DELA SEPETRI

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Diskusi Pertemuan 14

oleh DELA SEPETRI -
NAMA: Dela Sepetri
Kelas: Biologi Terapan c
NPM : 2217061055

Berdasarkan Artikel yang saya baca pada pertemuan 14 ini di Artikel A bahwasannya Artikel ini membahas tentang bagaimana pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi perkembangan iptek.

Seperti yang kita ketahui bahwasanya perkembangan Iptek pada saat ini sangat berkembang begitu pesat sehingga sehingga membuat sehingga membawa banyak perubahan besar dalam kehidupan masyarakat perkembangan Iptek ini juga memberikan dampak positif maupun negatif oleh karena itu dengan adanya perkembangan Iptek perlu menyesuaikan dan mempertimbangkan nilai-nilai ideologi bangsa dalam pengembangannya baik dari aspek nilai agama maupun budaya.
Pancasila juga merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur dan sebagai perisai pelindung bangsa tentunya ikut berperan dalam menghadapi kemajuan iptek.

Dalam artikel ini juga dijelaskan bagaimana perkembangan Iptek di Indonesia kemudian bagaimana dampak positif dan negatif dengan adanya perkembangan Iptek kemudian Pancasila dijadikan sebagai pandangan hidup yang meliputi :
1.Pancasila sebagai sumber solusi penyelesaian masalah
2.Pancasila sebagai pembangunan karakter
3.Pancasila sebagai pemersatu bangsa

implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dapat diterapkan dengan cara penyuluhan atau sosialisasi tentang betapa pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila kemudian memperkenalkan nilai-nilai Pancasila melalui media massa dan menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam bertindak.

Pada Artikel B yaitu berjudul “Teori kebenaran Pancasila sebagai dasar pengembangan Ilmu”
Pada artikel ini membahas tentang kebenaran suatu ilmu pengetahuan, kebenaran akan nilai nilai Pancasila, dan pengertian akan ilmu pengetahuan itu menurut berbagai sumber.
Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.

Pancasila sebagai ideologi negara merupakan kristalisasi nilai-nilai budaya agama bangsa Indonesia dan Pancasila sebagai asas persatuan dan kesatuan.

Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu dapat mengacu pada beberapa jenis pemahaman.
- Pertama, bahwa setiap ilmu pengetahuan yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
- Kedua, bahwa setiap ilmu yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek itu sendiri.
- Ketiga, bahwa nilai-nilai Pancasila berperan sebagai rambu normatif bagi pengembangan ilmu di Indonesia, artinya mampu mengendalikan ilmu agar tidak keluar dari cara berpikir dan cara bertindak bangsa Indonesia.
- Keempat, bahwa setiap pengembangan ilmu harus berakar dari budaya dan ideologi bangsa Indonesia sendiri atau yang lebih dikenal dengan istilah indegenisasi ilmu.

Adanya Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
4) kemanfaatan pada semua pihak, dan
5)terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya.

Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa. Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video

oleh DELA SEPETRI -
NAMA : DELA SEPETRI
NPM : 2217061055
Kelas : Biologi Terapan C
Tugas : ANALISIS VIDEO ( Pancasila sebagai Dasar Pengembangan IPTEK)

Pada video ini dijelaskan bahwasanya Pancasila sebagai dasar dan Pengembangan Iptek terbagi menjadi tiga bagian pembahasan yaitu:
1. Apa yang dimaksud dengan iptek?
2. Apa yang dimaksud dengan ilmu pengetahuan?
3. dan apa itu teknologi ?

IPTEK merupakan salah satu hasil karya manusia karya tersebut pada dasarnya dipergunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupan iptek juga dimanfaatkan guna kepentingan tertentu baik itu berdampak positif maupun negatif.
Pada dasarnya Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.
Nah bagaimana sih keterkaitan iptek dengan Pancasila tersebut?
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi hal tersebut karena perkembangan iptek saat ini dan di masa yang akan datang akan begitu cepat.
• Dasar ketuhanan yang maha esa bagi Indonesia adalah mutlak sedangkan jika berdasarkan pandangan-pandangan sekuler dunia barat itu sangat berlawanan.

• Dalam video ini juga dijelaskan apa saja sila-sila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK yang terdiri dari lima dasar Pancasila yaitu :
1. Sila ketuhanan yang maha esa sila ini bertujuan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional kemudian antara hak dan kehendak. Berdasarkan sila ini Iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan dibuktikan diciptakan tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya apakah merugikan atau tidak pihak manusia. di sila ketuhanan yang maha esa juga di pengolahan diimbangi dengan cara melestarikan keadaan lingkungan.

2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab sila ini memberikan dasar-dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan iptek harus bersikap beradab karena iptek adalah sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.


3. Sila persatuan Indonesia pada sila ini bertujuan untuk mengkomplementasikan universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain kemudian pengembangan Iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme kebesaran bangsa serta keluhuran bangsa sebagai bagian UU manusia dunia.

4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan sila ini berisikan bagaimana cara mendasari pengembangan iptek secara demokratis artinya setiap ilmu memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan juga memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik /dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan lainnya.

5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sila ini bertujuan untuk mengkomplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungan dengan dirinya sendiri maupun orang lain bangsa dan masyarakat bernegara.

KELEBIHAN VIDEO :
- Bahasa yang digunakan dalam video ini mudah dimengerti dan dipahami
- Dilengkapi dengan animasi-animasi yang menarik sehingga para penonton yang melihat video ini Indah memahami maksud dan tujuan materi yang disampaikan

KEKURANGAN VIDEO
- Durasi pada video tersebut sangat cepat
- Materi yang disampai kan terlalu ringkas

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Soal

oleh DELA SEPETRI -
Nama : Dela Sepetri
NPM : 2217061055
Kelas : Biologi Terapan C

Analisis Soal

A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

Jawaban

A. Menurut pendapat saya Sistem etika politik saat ini tepat berada pada tatanan kehidupan perpolitikan yang sangat kompleks yang disebabkan Indonesia telah mengalami dan melewati berbagai masa kelam perpolitikan. Seiring dengan perubahan waktu sistem perpolitikan saat ini mengalami perubahan-perubahan pada tatanan perpolitikan yang sangat fundamental atau mendasar, artinya etika politik erat kaitanya dengan sikap nilai maupun moral yang pada dasar fundamentalnya hanya dimiliki oleh manusia. Dasar tersebut yang kemudian akan lebih menguatkan bahwa etika politik senantiasa didasarkan pada manusia sebagai makhluk yang beradab dan berbudaya.
Sistem etika politik saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila hal ini dapat kita lihat dari para pemimpin yang hanya menampilkan molaritas sekedarnya hal inilah semakin jelas manakala korupsi yang semakin melembaga dan menomor 1 tidak hanya di lingkup pemerintahan bahkan sampai di dewan perwakilan rakyat ironisnya sebagai bangsa beradab namun justru menjadi bangsa biadab dan terkorup di belahan dunia ini melanda Indonesia saat ini. Hal ini dikarenakan tidak adanya rasa kepuasan dalam diri tiap-tiap elit politik dan lemahnya penegakan hukum yang diwarnai rasa pilih bulu serta hukum hanya diperuntukkan kepada masyarakat kecil.
Jika perilaku kita lihat saat ini mencerminkan sikap dan perilaku di dalam perbuatan yang dimaksud di atas maka praktis akan hancurlah tatanan moral dan peradaban.

B. Etika generasi muda saat ini ditempat tinggal saya masih sangat minim sekali, artinya masih banyak generasi muda saat ini yang tidak memiliki etika yang baik contohnya di zaman sekarang banyak sekali di kalangan pemuda maupun siswa yang bahkan mahasiswa kurang beretika bahkan dikatakan tidak memiliki etika dalam bermasyarakat dan bersosialisasi.Contohnya :
1. kurangnya kepedulian orang tua terhadap pentingnya menanamkan serta mengajarkan etika (moral) terhadap anak.
2. berkembangnya teknologi yang sangat pesat membuat pola pikir para pemuda di zaman sekarang menjadi serba instan dan tidak peduli akan lingkungan sekitarnya.
3. lingkungan sekitar yang membentuk karakter dan membentuk kepribadian seorang pemuda masih kurang diperhatiakan atau bahkan tidak diperhatikan sama sekali oleh masyarakat sekitar, terkhusus orangtuanya
.4. kurangnya penanaman jiwa religius didalam diri pemuda serta masih kurangnya pengetahuan tentang agama yang menjadikannya turntutan untuk selalu berperilaku etis.

Adapun Beberapa Solusi yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi kekurangan etika (moral) pada generasi para pemuda yaitu :
Pertama, orang tua memiliki peran sangat penting dalam hal ini. Jadi, orang tua harus lebih memperhatikan serta mengontrol perilaku anak dalam bertingkah laku dimasayakat. Misalnya dengan menanamkan pengertian tehadap anak tentang pentingnya berparilaku etis, serta memberikan pengertian tentang apa saja manfaat serta dampak negatif jika tidak melalukan perilaku yang etis.
Kedua, menggunakan dengan bijak perkembangan teknologi yang sekarang ini menglami kemajuan yang sangat pesat.
Ketiga, menempatkan anak pada lingkungan yang baik dan benar, sehingga akan membentuk kepribadian anak menjadi baik pula. Karena lingkungan memiliki pengaruh yang cepat dalam pembentukan karakter seorang anak. Keempat, menanamkan pada jiwa seorang anak tentang nilai-nilai agama dan mendoronya agar selalu berparilaku sesuai dengan apa yang sudah terdapat pada nilai-nilai agama tersebut.
Mengingat pentingnya etika dalam mejalani kehidupan bermasyarakat dan bernegara seperti yang sudah tercermin didalam sila-sila pancasila yang menjadi pedoman, pondasi, serta menjadi sumber dari segala sumber hukum ada, seperti halnya etika dalam bermasyarakat, beragama, serta berparilaku semuanya sudah tertuang didalam pancasila dan itulah yang kunci utama keberhasilan negara Indonesia.
Dengan adanya kesadaran dalam diri dan kesadaran bersama akan pentingnya menanamkan etika dalam diri seseorang akan membawa perubahan serta kesejahteraan dalam hidup bermasyarakat, menjadi penentu maju atau mundurnya sebuah negara. Selain untuk menciptakan kehidupan yang damai di dunia, etika (moral) juga akan menghantarkan kehidupan yang sejahtera dan damai di akhirat.

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Jurnal

oleh DELA SEPETRI -
NAMA : DELA SEPETRI
NPM : 2217061055
Kelas : Biologi Terapan C
Tugas 12 : ANALISIS JURNAL

JUDUL :
PENANAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI KONTROL
SOSIAL OLEH MEDIA MASSA UNTUK MENEKAN KEJAHATAN DI
INDONESIA

PENULIS DAN TAHUN TERBIT
Ariesta Wibisono Anditya ,tahun 2020

ISI PEMBAHASAN
Dasar negara merupakan sesuatu yang bersifat tetap, suatu ajaran yang menjadi pedoman pegangan dalam melakukan perbuatan. Dasar negara Indonesia adalah adalah Pancasila.
Apa itu Media Masa?
Definisi dari media massa apabila Ditelusuri dari kata “media” sendiri Berarti alat, corong, instrumen, jalan, Medium, penghubung, perangkat, Perantara, peranti, saluran, sarana, Wahana. Sedangkan kata “massa” berarti Agregat, jasad, kawula, komposit, Konglomerat, korpus, pengikut, publik, Substansi. Sementara pengertian “media Massa” sendiri adalah sarana dan Saluran resmi sebagai alat komunikasi Untuk menyebarkan berita dan pesan Kepada masyarakat luas.
Media massa di Indonesia Menurut tinjauan pustaka oleh penulis Merupakan media atau alat yang Dipergunakan oleh lembaga sosial dan Wahana komunikasi massa yang Melaksanakan kegiatan jurnalistik Seperti yang tersebut dalam Pasal 1 Butir 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Dengan demikian yang bertanggung Jawab atas beredarnya muatan Komunikasi massa dalam media tersebut Adalah sebuah lembaga yang disebut Sebagai pers.
Media massa adalah suatu jenis Komunikasi yang ditujukan kepada Sejumlah khalayak yang tersebar, Heterogen dan anonim melewati media Cetak atau elektronik, sehingga pesan Informasi yang sama itu dapat diterima Secara serentak dan sesaat.Pemanfaatan media massa artinya Penggunaan berbagai bentuk media Massa, baik cetak maupun elektronik Untuk tujuan tertentu.
Hubungan antara tatanan sosial dan tatanan politik Disambung oleh media massa, artinya Media massa ini saling mengisi dan Melengkapi dalam bentuk komunikasi. Tidak semua orang mengetahui hukum, Namun dengan media massa, Masyarakat akan mengetahui hukum Dengan membaca maupun mendengar Informasinya.

Hakekat isi Pancasila menurut Sunoto yakni terdiri atas hakekat Tuhan, Hakekat manusia, hakekat satu, hakekat Rakyat, dan hakekat adil. Inti sila-sila Pancasila tersebut merupakan norma Pancasila. Sebagai suatu postulat, maka Norma Pancasila tersebut harus menjadi Tolok ukur bagi seluruh penilaian Terhadap segala kegiatan kenegaraan, Kemasyarakatan, dan perorangan di Indonesia.

Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Kata falsafah atau filsafat merupakan kata majemuk dan berasal dari kata-kata(philia = persahabatan, cinta) dan (sophia = kebijaksanaan).26 Orang yang bijaksana adalah orang cinta kepada subyek atau obyek tertentu berdasarkan akal sehat.Bijaksana dalam bercinta akan terlahir dalam sikap rela atau ikhlas berkorban demi yang dicintai, senantiasa bersedia memberikan pelayanan yang terbaik, dan dilakukan dengan penuh kasih sayang.
Pancasila dalam pengertian ini, isinya berupa nilai-nilai. Nilai (value) merupakan pengertian filsafat, artinya tolok ukur untuk menimbang-nimbang dan memutuskan apakah sesuatu benar atau salah, baik atau buruk. Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai Pancasila, dengan membaginya ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu :
1. nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia,
2. nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas.
3. nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.
Oleh karena kedudukannya, maka nilai-nilai Pancasila tersebut merupakan norma dan pedoman yang harus diterapkan. Norma Pancasila dapat ditemukan melalui hakekat isi Pancasila.

Globalisasi merupakan situasi dan kondisi kehidupan intemasional yang seolah tanpa batas, sehingga kehidupan manusia berubah, besar kemungkinan untuk menjadikan manusia individualistik. Tidak dapat disangkal, bahwa globalisasi timbul karena didorong kemajuan pesat di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi komunikasi, menyebabkan semakin derasnya arus informasi dengan segala dampaknya baik positif maupun negatif. Peluang yang timbul adalah makin terbukanya pasar intemasional masyarakat.36 Dampak negatif yang dapat timbul dari globalisasi adalah makin kuatnya persaingan di pasaran intemasional, karena adanya liberalisasi pandangan dan investasi, munculnya pengelompokan antara-negara yang cenderung meningkatkan profesionalisme dan diskriminasi pasar.bagi hasil produksi dalam negeri,
Tinjauan Umum Mengenai Media Massa
1. Perkembangan Media Massa di Indonesia terutama yang memiliki keunggulan komperatif dan keunggulan kompetitif kemampuan memanfaatkan peluang tersebut akan meningkatkan volume perdagangan, yang berarti meningkatkan produksi dan berarti pada meningkatkan lapangan kerja dan usaha, sehingga meningkatkan kesejahteraan
2. Peran Media Massa dalam Kontrol Sosial
Pasca era reformasi, muncul revolusi informasi sebagai akibat euforia jurnalisme seiring lahirnya regulasi di bidang kebebasan pers sebagaimana adanya UU No. 40 tahun 1999 tentang pers.
Penulis dapat mengemukakan bahwa dalam pemanfaatan media massa baik cetak maupun elektronik, kaitannya untuk penanggulangan tindak pidana, salah satu contohnya tindak pidana korupsi, antara lain berupa:66
a. Informasi atau berita-berita aktual dari berbagai isu yang berkaitan dengan praktik-praktik korupsi;
b. Pengungkapan dan peliputan kasus-kasus korupsi dan modus operandi dari praktik-praktik korupsi;
c. Mengangkat berbagai berita korupsi di berbagai level pemerintahan dan lembaga penegak hukum secara objektif;
d. Pemberitaan penanganan akan tindak pidana korupsi oleh penegak hukum sejak penyidikan, penuntutan, pengadilan dan pemasyarakatan.
Fungsi kontrol sosial media massa terkait dengan penanggulangan tindak pidana korupsi disini antara lain dapat berupa pemantauan terhadap pengungkapan kasus-kasus korupsi yang ditangani oleh penegak hukum yang dimulai sejak penyidikan, penuntutan, pengadilan dan pemasyarakatan.

TUJUAN PENELITIAN JURNAL
Artikel ini akan membahas mengenai bagaimana peran media massa pada masa kini menciptakan keharmonisan sosial sebagai alternatif dari hukum pidana retributif.

METODE PENELITIAN :
Penelitian ini dilakukan secara normatif yakni penelitian yang mendasarkan pada kajian norma yang ada pada sistem hukum. Hukum ditelaah asas-asasnya, dijabarkan dari undang-undang, peraturan yang terkait.

KESIMPULAN
Pengamalan nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia khususnya belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang diedarkan kepada khalayak ramai sering kali tidak sesuai dengan fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tanpa menelusuri kembali berita dan sumber berita tersebut, masyarakat justru mempercayai hal tersebut. Seharusnya sebagai insan yang berakal, cipta, rasa, dan karsa, petunjuk sudah diturunkan oleh Allah dalam Al Hujurat ayat 6 bahwa berita yang datang kedepan kita harus diteliti kembali sebelum dipercaya. Hal demikian telah melanggar nilai-nilai Pancasila khususnya mengenai nilai materiil, nilai kerohanian, dan nilai vital yang berujung pada pelanggaran hak manusia lainnya. Pengamalan jiwa Pancasila yang masih kurang ditunjukkan dengan adanya berita-berita yang menyesatkan.Media massa berdasarkan tinjauan pustaka oleh penulis, hanya memberikan pemuas informasi kepada masyarakat, artinya, masyarakat hanya terpuaskan keingintahuannya sajamengenai berita hukum melalui sajian gambar maupun suara tanpa terdorong pembentukan kepribadiannya.
Media massa di Indonesia belum sampai pada keadaan yang dapat membuat masyarakat mengubah moral untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila, hal demikian tercermin pada pudarnya jiwa patriotik, berkembangnya manusia individual-liberalistik, masih tertanamnya kepentingan pribadi atau golongan di atas kepentingan bangsa dan negara.

KELEBIHAN
1. Jurnal ini dari segi materinya cukup lengkap isi nya
2. Jurnal ini memiliki metode penelitian
3. bahasa yang di gunakan dalam jurnal ini mudah di pahami
4. jurnal ini menggunakan bahasa inggris sehingga berpotensi interrnasional
5. jurnal ini dikutip dari banyak sumber

KEKURANGAN
1. Jurnal nya terlalu banyak bagian pembahasan nya sehingga lelah membacanya karena tulisan nya terlalu kecil
2. jurnal ini tidak memiliki kesimpulan nya
3.tidak dilengkapi tujuan

Pancasila Biologi Terapan C -> Forum Analisis Video

oleh DELA SEPETRI -
Nama : DELA SEPETRI
Npm : 2217061055
Kelas : Biologi Terapan kelas C

Materi " Pancasila Sebagai Sistematika "
Artinya bahwa Pancasila jika dikaitkan dengan konteks sebagai etika adalah Pancasila menjadi aturan, norma, kaidah serta tata cara yang dapat menjadi dasar bagi setiap warga negara Indonesia untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Etika pancasila merupakan salah satu cabang filsafat yang dijabarkan dari sila pancasila untuk mengatur kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Adapun Nilai yang terkandung dari etika Pancasila yaitu :
1. sila pertama mengandung moral (nilai spiritual) mendekatkan diri kepada sang pencipta
2. sila kedua meningkatkan kemanusiaan dalam pergaulan
3. sila ketiga mengandung nilai solidaritas dan kebersamaan
4. sila keempat mengandung nilai saling menghargai dan menghormati pendapat orang lain dalam musyawarah
5. sila kelima mengandung nilai kepedulian terhadap orang lain.
Meletakkan sila-sila pancasila sebagai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila juga memberikan pendoman bagi masyarakat. Pancasila sebagai dasar analisis etika yang berjiwa pancasila.

Kelebihannya yaitu materi yang disampaikan dalam vidio tersebut dapat mudah dipahami oleh para pendengar, dan bahasa yang digunakan juga tidak monoton serta intonasinya jelas.

Kekurangannya yaitu pada video tidak ada animasi gambar yang ditampilkan pada materi yang disampaikan, hanya sebuah background tema Indonesia saja.
Kemudian untuk Durasi Vidio nya juga terlalu cepat sehingga pendengar tidak dapat menganalisis inti inti utama dalam tema vidio tersebut.