Posts made by Theresia Maharani Sitorus

Nama: Theresia Maharani Sitorus
NPM: 2257011004
Kelas: C

Pada jurnal "Demokrasi sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila dalam Pemilihan Umum Daerah di Indonesia" membahas menegenai pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat, dalam konteks pemilihan umum di Indonesia. Penulis menekankan bahwa pemilihan umum merupakan cerminan dari sistem demokrasi yang seharusnya memungkinkan partisipasi aktif warga negara dalam pemerintahan. Namun, secara empiris, pelaksanaan pemilu di Indonesia masih belum sepenuhnya mencerminkan ideologi yang disepakati oleh masyarakat, dengan banyaknya konflik dan ketidakpuasan yang muncul selama proses pemilihan.

Salah satu isu utama yang diangkat dalam jurnal ini adalah politisasi identitas dan fragmentasi di kalangan pemilih, yang sering kali mengarah pada konflik sosial. Penulis mencatat bahwa pemilihan umum diwarnai oleh politisasi agama, di mana partai politik berusaha merebut suara dari kelompok tertentu, yang pada gilirannya menciptakan ketegangan di masyarakat. Selain itu, kegagalan partai politik dalam menyediakan calon pemimpin yang berkualitas dan profesionalisme birokrasi yang dipolitisasi juga menjadi faktor yang menghambat konsolidasi demokrasi di Indonesia.

Untuk mengatasi tantangan ini, pada jurnal ini merekomendasikan perlunya reformasi dalam sistem pemilihan umum dan penguatan peran civil society serta media dalam mengawasi proses pemilu. Diperlukan upaya untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu dan institusi penegak hukum, serta memastikan netralitas birokrasi dalam pelayanan publik. Kesimpulannya, meskipun Indonesia telah melaksanakan pemilu yang aman, tantangan dalam konsolidasi demokrasi masih besar, dan komitmen dari semua elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai demokrasi yang substantif dan inklusif di masa depan.
Nama: Theresia Maharani Sitorus
NPM: 2257011004
Kelas: C

Jurnal "Demokrasi dan Pemilu Presiden 2019" membahas mengenai tantangan konsolidasi demokrasi yang terjadi di Indonesia, terutama dalam konteks pemilu serentak yang menggabungkan pemilihan presiden dan anggota legislatif. Meskipun pada pemilu 2019 diharapkan dapat memperkuat sistem demokrasi, banyak masalah yang muncul, seperti kelemahan pilar-pilar demokrasi, ketidakmampuan pemilu untuk menghasilkan suksesi kepemimpinan yang baik, dan kerusuhan sosial pasca pengumuman hasil pemilu. Selain itu, politisasi identitas, terutama dalam konteks agama, menjadi isu signifikan, di mana upaya untuk merebut suara Muslim menciptakan fragmentasi di kalangan umat Islam.

Pada jurnal ini juga menyoroti kegagalan partai politik dalam menyediakan kader calon pemimpin yang berkualitas, dengan banyak parpol lebih memilih mencalonkan selebritis daripada fokus pada isu-isu substantif. Politisasi birokrasi juga menjadi masalah, di mana ketidaknetralan birokrasi dapat mengurangi legitimasi pemerintah dan hasil pemilu. Untuk memperbaiki situasi ini, diperlukan upaya kolaboratif dari semua elemen masyarakat, termasuk civil society dan media, untuk mengawasi proses pemilu dan menjaga akuntabilitas. Kesimpulannya, meskipun Indonesia telah melaksanakan pemilu yang aman, tantangan dalam konsolidasi demokrasi masih besar dan memerlukan komitmen untuk mencapai demokrasi yang substantif di masa depan.