Posts made by Evi Nur Rahma Wati

Nama : Evi Nur Rahma Wati
NPM : 2217051010
Kelas : B

1. Sementara menunggu temannya di ruang seminar, Eka membaca koran Radar yang sangat digemarinya.

2. Kustiami selalu membawa banyak oleh-oleh ketika kembali dari rumah anak perempuannya.

3. Dengan ini, saya mengirimkan sebuah kamus bahasa Lampung kepada Saudara Iqbal.

4. Kepada mahasiswa/i yang ingin menonton pertunjukan tersebut diminta menghubungi Pak Fuad, karena beliau merupakan dosen senior mata kuliah Seni Pertunjukan di Kampus Hijau.

5. Indonesia merupakan kepulauan yang terdiri atas beribu-ribu pulau kecil.

6. Marilah kita bekerja keras demi kesejahteraan masyarakat Lampung.

7. Bunga-bunga anggrek, terompet, sedap malam, mawar, anyelir, dan melati tumbuh subur di depan rumah Reihana.

8. Masalah ini muncul disebabkan oleh prilakunya yang kurang sopan terhadap orang tua dan orang yang lebih tua.

9. Saran yang diberikan akan saya pertimbangkan dengan sebaik-baiknya.

10. Tolong beritahu saya kapan dia kembali dari Rumah Sakit Umum Abdul Muluk.
Nama : Evi Nur Rahma Wati
NPM : 2217051010
Kelas : B

Hakekat Dan Pentingnya PKN Di Perguruan Tinggi

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganegaraan berkaitan dengan warga negara. Pendidikan kewarganegaraan adalah usaha sadar menyiapkan peserta didik cinta, setia, berani berkorban membela bangsa-negara, dan melatih peserta didik berfikir kritis,analitis, demokratis berdasarkan Pancasila.

Landasan Ideal dan Landasan Hukum Pendidikan Kewarganegaraan

1. Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup, dan ideologi negara.
2. Pembukaan UUD 1945
3. Batang Tubuh UUD 1945
Pada pasal 27 ayat 3 tentang bela negara, pasal 30 ayat 1 tentang pertahanan dan keamanan, pasal 31 ayat 1 tentang pendidikan.
4. UU Nomor 20 Tahun 1982
tentang pendidikan bela negara.
5. UU Nomor 20 Tahun 2003
tentang mata kuliah pengembangan kepribadian.
6. SK Dirjen DIKTI Nomor 43 Tahun 2006
tentang pengembangan mata kuliah kepribadian.

Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik PKN

1. Sumber Historis sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka.
2. Sumber Sosiologis, masyarakat memerlukan pendidikan kewarganegaraan untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan eksistensi negara-negara.
3. Sumber Politik dimuatnya kurikulum pendidikan kewarganegaraan sejak tahun 1957-2013 yaitu KKN.

Dinamika, Esensi, dan Urgensi PKN
PKN perlu mendorong warga negara agar mampu memanfaatkan pengaruh positif perkembangan iptek untuk membangun negara bangsa. Masa depan PKN sangat ditentukan oleh eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia.

Jadi menurut saya, Pendidikan Kewarganegaraan diberikan kepada peserta didik agar menjadi pribadi yang berpikir kritis, membantu untuk memahami hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara, dan dapat menumbuhkan rasa nasionalisme kepada NKRI.