གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Evi Nur Rahma Wati

Nama : Evi Nur Rahma Wati
NPM : 2217051010
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

A. Artikel ini membahas tentang kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019 dan Isu yang masih menjadi tantangan seperti pelanggaran HAM berat di masa lalu, pembatasan kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi gender, dan hukuman kejam. Hal positif yang saya peroleh dari artikel tersebut adalah seperti melakukan beberapa langkah reformasi untuk memastikan perlindungan HAM, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.

B. Analisis saya mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia adalah nilai-nilai budaya dan adat istiadat telah mempengaruhi cara demokrasi yang dijalankan di Indonesia. Seperti musyawarah mufakat, gotong royong, keberagaman, dan toleransi. Aspek tersebut memainkan peran penting dalam mempengaruhi proses demokrasi saat ini. Pendapat saya mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah negara yang berlandaskan pada keyakinan akan adanya Tuhan Yang Maha Esa. Prinsip ini menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia dijalankan dengan menghormati kebebasan beragama dan kepercayaan yang berbeda-beda. Prinsip ini juga menekankan bahwa pentingnya hidup saling berdampingan secara damai, tanpa diskriminasi atau kekerasan berdasarkan agama.

C. Dalam praktiknya, demokrasi Indonesia saat ini mengalami penurunan demokrasi dan masih memiliki tantangan yang harus dihadapi. Beberapa masalah yang terjadi adalah Pelanggaran HAM, diskriminasi gender, serta perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.

D. Sikap saya mengenai kondisi tersebut adalah dengan tindakan anggota parlemen yang melaksanakan agenda politik mereka sendiri saya merasa bahwa anggota parlemen mengabaikan kepentingan masyarakat. Sehingga dari kondisi ini dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap anggota parlemen sebagai wakil rakyat. Untuk mengatasi masalah ini, penting bagi masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam proses politik serta memantau tindakan anggota parlemen.

E. Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat merupakan masalah yang serius. Karena dari tindakan tersebut mengarah pada penyalahgunaan kekuasaan dan pelanggaran terhadap hak asasi manusia. Dalam demokrasi dewasa saat ini dalam konsep hak asasi manusia, penting untuk membangun sistem yang melindungi hak-hak individu dari penyalahgunaan kekuasaan. Tidak hanya itu, Pemerintah harus menghormati hak asasi manusia, melindungi masyarakat dari penindasan, dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan oleh pihak-pihak yang berakar dari tradisi atau agama.
Nama : Evi Nur Rahma Wati
NPM : 2217051010
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang meliputi darat, laut, udara diatasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan. Wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia antar kelompok dan konteks sosiologi, politis, serta tantangan yang harus dihindari adalah perbuatan tindakan yang menanggapi norma-norma, etika, moral, nilai agung menuju kearah disintegrasi bangsa.

Wawasan nusantara memiliki manfaat sebagai pedoman, motivasi, dorongan, serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggara negara ditingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Wawasan nusantara bertujuan mewujudkan nasionalisme yang tinggi disegala aspek kehidupan rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu, kelompok, golongan, suku bangsa, atau daerah.

Keutuhan wilayah Indonesia adalah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Perwujudan kepulauan nusantara bagi satu kesatuan sosial budaya akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun, bersatu tanpa membedakan suku, daerah, agama, atau kepercayaan serta golongan satu sosial. Perwujudan kepulauan nusantara sebagai salah satu kesatuan pertahanan dan keamanan akan menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan bangsa yang akan membentuk sikap bela negara pada tiap warga negara Indonesia.
Nama : Evi Nur Rahma Wati
NPM : 2217051010
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut? Tanggapan saya mengenai isi artikel tersebut adalah memberikan pemahaman mengenai konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Hal positif yang dapat saya ambil dari artikel tersebut adalah dengan memberikan pemahaman mengenai konflik komunal di perbatasan Indonesia-Timor Leste dapat meningkatkan kesadaran masalah yang terkait dengan perbatasan di wilayah tersebut dan artikel ini menyoroti pentingnya menyelesaikan permasalahan delimitasi batas secara efektif agar dapat mengurangi potensi konflik di masa depan.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara? Tanpa konsepsi wawasan nusantara, kemungkinan terjadinya perpecahan antar wilayah dan peningkatan sentimen separatisme. Hal ini dapat mengancam integritas dan kesatuan wilayah Indonesia. Selain itu tanpa konsepsi wawasan nusantara, koordinasi dan kerjasama antarwilayah dapat menjadi lebih sulit. Hal ini dapat memunculkan konflik kepentingan, persaingan, dan kesulitan dalam mengatasi masalah bersama yang memerlukan kolaborasi antarwilayah.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikel diatas? Konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti yang dijelaskan dalam artikel di atas dapat dilakukan dengan menekankan pentingnya pemeliharaan kesatuan dan keutuhan wilayah Indonesia. Untuk mencegah konflik di perbatasan, penting bagi pemerintah Indonesia untuk menjaga dan memperkuat kedaulatan negara serta melakukan delimitasi dan demarkasi batas yang jelas dengan negara tetangga. Selain itu, Mengedepankan diplomasi sebagai sarana utama dalam menyelesaikan perbedaan dan sengketa antarnegara. Dalam konteks perbatasan, penting bagi Indonesia dan Timor Leste untuk terus berkomunikasi secara diplomatik, membangun kepercayaan, dan mencari solusi yang saling menguntungkan antar kedua negara.
Nama : Evi Nur Rahma Wati
NPM : 2217051010
Kelas : B

Berikut hasil analisis dari video yang berjudul "TIPS PENULISAN ARTIKEL BAGI PEMULA"

Pengertian Artikel untuk Jurnal Ilmiah
• Artikel adalah sebuah karangan yang membahas tentang tema tertentu dan artikel adalah tulisan nonfiksi
• Artikel dapat mengenai hasil penelitian atau study kepustakaan.
• Penulisan artikel ditujukan ubtuk menyampaikan pikiran penulis terhadap realita, fakta dan konsep yang ditemui penulis di lapangan.
• Panjang artikel antara 3.500 hingga 7.000 kata (sudah termasuk abstrak dan daftar pustaka)

Tujuan penulisan artikel
1. Untuk menyampaikan gagasan, dan diajukan ke penerbit jurnal.
2. Untuk didiskusikan dalam sebuah pertemuan ilmiah (Seminar atau Workshop).
3. Untuk laporan hasil suatu penelitian.
4. Untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah.
5. Untuk mengikuti perlombaan.

Langkah-langkah Penulisan Artikel Ilmiah
1. Tentukan tema yang akan anda tulis.
2. Carilah permasalahan dari tema yang telah anda pilih.
3. Tuliskan tujuan penulisan artikel tersebut.
4. Rumuskan beberapa ide pokok artikel anda dalam bentuk rumusan masalah.
5. Carilah referensi dari jurnal-jurnal mutakhir (maksimal 5 tahun terakhir).
6. Pengembangan tema dikuatkan dengan referensi dan data lapangan yang akurat.
7. Lakukan analisis terhadap data lapangan dan referensi yang anda tuliskan
8. Buatlah kesimpulan dari artikel yang anda tuliskan.

Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah
1. Identitas Artikel dan Penulis
2. Abstrak dan Kata Kunci
3. Pendahuluan
4. Metodologi
5. Kajian Teori
6. Hasil dan Pembahasan
7. Penutup (Kesimpulan & Saran)
8. Daftar Pustaka

Identitas Artikel dan Penulisan
• Judul (5 s.d 12 kata), dan buatlah judul yang menarik dan atraktif.
• Nama Penulis tanpa gelar akademis.
• Afiliasi atau lembaga penulis.
• Alamat surat elektronik atau email.

Abstrak dan Kata Kunci
• Abstrak sebuah artikel ilmiah harus memuat seluruh inti permasalahan yang akan dikemukakan oleh penulis, urgensi penulisan artikel, metode pemecahan masalah, hasil temuan serta kesimpulan dan saran dari artikel yang telah dikemukakan.
• Abstrak menggunakan bahasa yang singkat, padat dan to the point.
• Standar panjang abstrak antara 100-250 kata.
• Jarak baris 1 spasi
• Kata kunci terdiri dari 3 s.d 5 kata atau frasa

Pendahuluan
• Pendahuluan artikel ilmiah setidaknya mencakup latar belakang secara khusus sesuai tema yang diangkat.
• Kajian literasi terdahulu yang mmiliki keterkaitan (relevasi) dengan tema yang disajikan dalam bentuk deskripsi untuk menunjukkan kebaruan tulisan yang disajikan.
• Penulisan pendahuluan sewajarnya tidak terlalu panjang, tapi mampu mengantarkan pembaca kepada tulisan yang akan disajikan.

Metodologi
• Dalam menulis artikel ilmiah, pasti menggunakan metode tertentu. Khususnya dalam mendapatkan data penelitian guna memecahkan permasalahan yang disajikan penulis.
• Metode yang digunakan mungkin kualitatif, kuantitatif, survei atau kajian pustaka dsb.

Kajian Teori
• Teori merupakan suatu perangkat yang bertalian satu sama lain, yang disusun sedemikian rupa sehingga memberikan makna yang fungsional terhadap serangkaian kejadian, khususnya teori yang terkait dengan tema yang disajikan penulis.
• Fungsi teori yaitu membantu peneliti dalam menganalisis data untuk membuat ringkasan singkat atau synopsis, sehingga dapat memberikan saran kepada peneliti selanjutnya untuk mencoba hal yang baru.

Hasil dan Pembahasan
• Pada bagian ini dituliskan hasil temuan data dari lapangan, kemudian dilanjutkan dengan analisis dan pembahasan terhadap temuan data tersebut. Hasil yang diperoleh harus mampu menjawab pertanyaan dari rumusan masalah serta hipotesis yang telah di tuliskan pada bagia pendahuluan.
• Sampaikan adanya keterbatasan dari peneliti dalam melakukan pengumpulan data dan analisis data, jika dihubungkan dengan literasi lainnya.

Penutup (Kesimpulan dan Saran)
• Bagian penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan hendaknya mampu menjawab hipotesis dan rumusan masalah yang telah disajikan penulis.
• Kesimpulan tidak boleh mengulang redaksi pada bagian hasil dan pembahasan. Sehingga, kesimpulan berisi ringkasan hasil temuan penulis yang mampu menjawab hipotesis penelitian. Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan saran dari penulis.

Daftar Pustaka
• Semua artikel ilmiah harus melampirkan daftar rujukan di Daftar Pustaka.
• Seluruh daftar pustaka yang dicantumkan, hendaknya berasal dari sumber primer.
• Kriteria sumber primer adalah :
1. Jurnal ilmiah minimum 80% dari keseluruh daftar pustaka.
2. Jurnal dann buku terbitan 10 tahun terakhir
3. Setiap artikel minima berisi 10 daftar pustaka acuan.