Nama : Dino Apriyanto
NPM : 2257051011
Kelas : B
Menuliskan Kembali Hal-Hal Penting Terkait Dengan
Video Menulis Artikel Ilmiah
A. Pengertian Artikel untuk Jurnal Ilmiah
Artikel adalah sebuah karangan yang membahas tentang tema tertentu. Artikel dapat mengenai hasil penelitian atau study kepustakaan. Penulisan artikel ditujukan untuk menyampaikan pikiran penulis terhadap realita, fakta dan konsep yang ditemui penulis di lapangan. Panjang artikel antara 3.500 hingga 7.000 kata (sudah termasuk abstrak dan daftar pustaka).
B. Tujuan Penulisan Artikel Asli
Sebuah artikel di tulis untuk beberapa tujuan, diantaranya:
1. Untuk menyampaikan gagasan, dan diajukan ke penerbit Jurnal.
2. Untuk didiskusikan dalam sebuah pertemuan ilmiah (Seminar atau Workshop).
3. Untuk laporan hasil suatu penelitian.
4. Untuk memenuhi
tugas akhir mata kuliah.
5. Untuk mengikuti perlombaan.
C. Langkah – langkah Penulisan Artikel Ilmiah
1. Menentukan terlebih dahulu tema yang akan ditulis.
2. Mencari permasalahan dan keunikan dari tema yang akan dipilih.
3. Menuliskan tujuan penulisan dari artikel tersebut.
4. Merumuskan ide pokok dari artikel dalam bentuk rumusan masalah.
5. Mencari referensi dari jurnal-jurnal yang mutakhir.
6. Mengembangkan tema yang dikuatkan dengan referensi dan data lapangan yang akurat.
7. Melakukan analisis terhadapa data lapangan dan referensi yang ditulis.
8. Membuat kesimpulan dari artikel yang ditulis.
D. Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah
a) Identitas Artikel dan Penulis
Identitas Artikel dan Penulis terdiri dari:
• Judul yang hanya berjumlah 5 s.d 12 kata, dan judul harus menarik dan atraktif. Nama Penulis tanpa gelar akademis
• Afiliasi atau lembaga penulis.
• Alamat surat elektronik atau email.
b) Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak adalah seluruh inti permasalahan yang akan dikemukakan oleh penulis, urgensi penulisan artikel, metode pemecahan masalah, hasil temuan serta kesimpulan dan saran dari artikel yang telah dibuat.
Penulisan abstrak menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan langsung menuju intinya. Panjang dari abstrak antara 100-250 kata. Kata kunci terdiri dari 3 s.d 5 kata atau frasa.
c). Pendahuluan
Dalam artikel ilmiah, pendahuluan mencakup latar belakang secara khusus dari tema yang dipilih. Kajian literatur terdahulu memiliki relevansi dengan tema yang disajikan dalam bentuk deskripsi. Dituliskan permasalahan yang dikemukakan, serta hipotesis dari tulisan.
Penulisan pendahuluan tidak terlalu panjang, namun mampu mengantarkan pembaca kepada tulisan yang akan disajikan. Alur berpikir dalam pendahuluan adalah umum ke khusus. Di akhir pendahuluan, dicantumkan tujuan penulisan artikel dengan menggunakan bahasa yang jelas dan menggunakan kata kerja. Serta mampu menjelaskan hasil yang akan didapat dari artikel yang dibuat.
d) Metodologi
Dalam menulis artikel ilmiah, pasti menggunakan metode terentu. Khususnya dalam mendapatkan data penelitian guna memecahkan permasalahan yang disajikan penulis. Metode yang digunakan mungkin kualitatif, kuantitatif, survei atau kajian pustaka dsb.
Secara rinci metodologi tersebut digunakan untuk:
• Menjadi panduan dalam mencapai tujuan penelitian, sehingga dapat menjawab pertanyaan penelitian yang disajikan.
• Memaparkan cara yang dilakukan dalam mengumpulkan data, melakukan teknik sampling, serta penentuan instrumen untuk pengumpulan data.
• Menguji keabsahan sumber data baik validitas maupun reliabilitasnya. Untuk menghindari munculnya multi-tafsir atas data yang disajikan.
• Metodologi ini mewakili gambaran proses pengolahan dan analisis data, sehingga tampak kriteria dan indikator dari data yang disajikan dalam artikel.
e) Kajian Teori
Teori merupakan suatu perangkat pernyataan yang bertalian satu sama lain, yang disusun sedemikian rupa sehingga memberikan makna yang fungsional terhadap serangkaian kejadian, khususnya teori yang terkait dengan tema yang disajikan penulis. Fungsi teori yaitu membantu peneliti dalam menganalisis data untuk membuat ringkasan singkat atau sinopsis, sehingga dapat memberikan saran kepada peneliti selanjutnya untuk mencoba hal yang baru. Selain itu, elaborasi peneliti terhadap teori yang disampaikan, dapat melahirkan teori yang baru sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan penulis.
f) Hasil dan Pembahasan
Pada bagian ini dituliskan hasil temuan data dari lapangan, kemudian dilanjutkan dengan analisis dan pembahasan terhadap temuan data tersebut. Hasil yang diperoleh harus mampu menjawab pertanyaan dari Rumusan Masalah serta Hipotesis yang telah dituliskan pada bagian pendahuluan.
Secara rinci, hasil dan pembahasan artikel mencakup beberapa hal berikut:
• Sistematika penulisan disesuaikan dengan tujuan penulisan yang telah disajikan.
• Pembahasan biasanya dilengkapi dengan tabel atau gambar.
• Setiap data yang dipaparkan, dianalisis oleh penulis pada bab ini.
Cara membahas temuan data menggunakan sistematika alur berfikir dari spesifik ke umum (dari khusus ke umum), kebalikan dari alur pendahuluan. Sampaikan adanya keterbatasan dari peneliti dalam melakukan rasi pengumpulan data dan analisis data, jika dihubungkan dengan literature lainnya.
g) Penutupan (Kesimpulan dan Saran)
Bagian penutupan terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan hendaknya mampu menjawab hipotesis dan rumusan masalah yang telah disajikan penulis. Kesimpulan tidak boleh mengulang redaksi pada bagian hasil dan pembahasan. Sehingga, kesimpulan berisi ringkasan hasil temuan penulis yang mampu menjawab hipotesis penelitian. Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan saran dari penulis.
Kriteria kesimpulan yang baik adalah:
• Bukan sekedar ringkasan artikel, tetapi jawaban dari hipotesa yang disajikan.
• Mencantumkan temuan penting yang dapat ditonjolkan.
• Mampu meyakinkan pembaca, akan hasil temuan penulis.
• Hasil temuan dapat dinyatakan secara kuantitatif atau prosentase.
h) Daftar Pustaka
Semua artikel ilmiah harus melampirkan daftar rujukan di Daftar Pustaka. Seluruh daftar pustaka yang dicantumkan, hendaknya berasal dari sumber primer.
Kriteria sumber primer adalah:
• Jurnal ilmiah minimum 80% dari keseluruhan daftar pustaka.
• Jurnal dan buku terbitan 10 tahun terakhir.
• Setiap artikel minimal berisi 10 daftar pustaka acuan