Nama:Intan Purnama Sari
Npm: 2217051050
Kelas: B
Ringkasan Vidio Mengenai Cara Menulis Artikel dalam Jurnal Ilmiah
video tersebut memberikan penjelasan tentang cara menulis artikel untuk jurnal ilmiah, termasuk tujuan, langkah-langkah, dan struktur penulisan. Artikel adalah karya tulis yang membahas suatu tema tertentu, yang dapat berupa hasil penelitian atau studi literatur. Menulis artikel bertujuan untuk menyampaikan gagasan penulis tentang realitas, fakta, dan konsep yang ditemui di lapangan. Panjang artikel berkisar antara 3.500 hingga 7.000 kata, termasuk abstrak dan daftar referensi.
Artikel ditulis untuk beberapa tujuan, seperti pengajuan ide ke penerbit jurnal, berdiskusi dalam pertemuan ilmiah, melaporkan hasil penelitian, menyelesaikan tugas akhir, atau mengikuti kompetisi. Langkah-langkah penulisan artikel meliputi penentuan tema, identifikasi permasalahan atau keunikan tema yang dipilih, penulisan tujuan artikel, merumuskan beberapa pokok pikiran berupa rumusan masalah, mencari referensi dari jurnal terbaru (maksimum 5 tahun terakhir), mengembangkan tema dengan data dan referensi lapangan yang akurat, menganalisis data dan referensi, dan menarik kesimpulan.
Struktur artikel ilmiah terdiri dari beberapa bagian, antara lain identitas artikel dan penulis, abstrak dan kata kunci, pendahuluan, metodologi, tinjauan pustaka, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan saran, serta daftar referensi.
Npm: 2217051050
Kelas: B
Ringkasan Vidio Mengenai Cara Menulis Artikel dalam Jurnal Ilmiah
video tersebut memberikan penjelasan tentang cara menulis artikel untuk jurnal ilmiah, termasuk tujuan, langkah-langkah, dan struktur penulisan. Artikel adalah karya tulis yang membahas suatu tema tertentu, yang dapat berupa hasil penelitian atau studi literatur. Menulis artikel bertujuan untuk menyampaikan gagasan penulis tentang realitas, fakta, dan konsep yang ditemui di lapangan. Panjang artikel berkisar antara 3.500 hingga 7.000 kata, termasuk abstrak dan daftar referensi.
Artikel ditulis untuk beberapa tujuan, seperti pengajuan ide ke penerbit jurnal, berdiskusi dalam pertemuan ilmiah, melaporkan hasil penelitian, menyelesaikan tugas akhir, atau mengikuti kompetisi. Langkah-langkah penulisan artikel meliputi penentuan tema, identifikasi permasalahan atau keunikan tema yang dipilih, penulisan tujuan artikel, merumuskan beberapa pokok pikiran berupa rumusan masalah, mencari referensi dari jurnal terbaru (maksimum 5 tahun terakhir), mengembangkan tema dengan data dan referensi lapangan yang akurat, menganalisis data dan referensi, dan menarik kesimpulan.
Struktur artikel ilmiah terdiri dari beberapa bagian, antara lain identitas artikel dan penulis, abstrak dan kata kunci, pendahuluan, metodologi, tinjauan pustaka, hasil dan pembahasan, kesimpulan dan saran, serta daftar referensi.
• Identitas artikel dan penulis meliputi judul artikel (5 sampai 12 kata), nama penulis tanpa gelar akademik, afiliasi atau institusi, dan alamat email.
• Abstrak memuat seluruh masalah, urgensi, metode pemecahan masalah, temuan, kesimpulan, dan rekomendasi artikel. Panjang standar abstrak adalah antara 100-250 kata dengan satu baris spasi.
• Pendahuluan mencakup latar belakang spesifik, tinjauan literatur tentang tema terkait, masalah yang disajikan dan hipotesis.
• Bagian metodologi menjelaskan metode penelitian yang digunakan, seperti metode kualitatif, kuantitatif, survei, atau tinjauan literatur. Bagian ini merinci bagaimana mencapai tujuan penelitian, termasuk pengumpulan data, teknik pengambilan sampel, dan metode analisis.
• Kajian teori adalah suatu perangkat pernyataan yang terkait satu sama lain, yang disusun sedemikian rupa sehingga memberikan makna yang fungsional terhadap serangkaian kejadian, terutama teori yang terkait dengan tema yang disajikan oleh penulis. Fungsi teori adalah membantu peneliti dalam menganalisis data untuk membuat ringkasan singkat atau synopsis, sehingga dapat memberikan saran kepada peneliti selanjutnya untuk mencoba hal yang baru. Selain itu, elaborasi peneliti terhadap teori yang disampaikan dapat melahirkan teori yang baru sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan penulis.
• Hasil pembahasan mencakup temuan data dari lapangan, dilanjutkan dengan analisis dan pembahasan terhadap temuan data tersebut. Hasil yang diperoleh harus mampu menjawab pertanyaan dari rumusan masalah serta hipotesis yang telah dituliskan pada bagian pendahuluan. Secara rinci, hasil dan pembahasan artikel mencakup beberapa hal seperti sistematika penulisan, pembahasan yang dilengkapi dengan tabel atau gambar, serta analisis setiap data yang dipaparkan oleh penulis pada bab ini.Cara membahas temuan data menggunakan sistematika alur berfikir dari spesifik ke umum (dari khusus ke umum), kebalikan dari alur pendahuluan. Selain itu, penulis juga harus menyampaikan adanya keterbatasan dari penelitian dalam melakukan pengumpulan data dan analisis data, jika dihubungkan dengan literature lainya.
• Bagian penutup terdiri dari kesimpulan dan saran. Kesimpulan harus mampu menjawab hipotesis dan rumusan masalah yang telah disajikan penulis. Kesimpulan tidak boleh mengulang redaksi pada bagian hasil dan pembahasan. Sehingga, kesimpulan berisi ringkasan hasil temuan penulis yang mampu menjawab hipotesis penelitian. Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan saran dari penulis.Kriteria kesimpulan yang baik adalah bukan sekedar ringkasan artikel, tetapi jawaban dari hipotesis yang disajikan. Kesimpulan harus mencantumkan temuan penting yang dapat ditonjolkan, mampu menyakinkan pembaca akan hasil temuan penulis,serta hasil temuan dapat disajikan secara kuantitatif atau prosentase.
• Setiap artikel ilmiah harus melampirkan daftar pustaka. Seluruh daftar pustaka yang dicantumkan harus berasal dari sumber primer. Kriteria sumber primer adalah minimal 80% dari keseluruhan daftar pustaka, jurnal dan buku terbitan 10 tahun terakhir, serta setiap artikel minimal berisi 10 daftar pustaka acuan.