Posts made by Muhammad Setiawan Wibisono

Gadget menjadi ancaman bagi generasi muda terutama anak-anak. Penggunaan gadget yang berlebihan dan tidak terkendali dapat memiliki dampak negatif pada perkembangan fisik, emosional, dan sosial anak-anak. Anak-anak yang terlalu sering terpaku pada gadget cenderung kurang aktif secara fisik, menghabiskan lebih sedikit waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar, dan kurang terlibat dalam aktivitas fisik yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan mereka. Selain itu, efek negatif dari gadget dapat menggangu kesejahteraan mental dan emosional anak-anak, mengganggu pola tidur mereka, dan mempengaruhi kemampuan konsentrasi dan belajar. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk tetap mengawasi dan membatasi waktu yang dihabiskan anak-anak untuk menggunakan gadget.

Perkuliahan selama pandemi COVID-19 telah memberikan banyak hikmah. Pada situasi ini, mahasiswa dituntut untuk melakukan pembelajaran secara daring. Dampak positif yang dapat dirasakan yaitu mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan adaptasi yang kuat, seperti kemampuan untuk mengatur waktu dengan lebih efektif, mandiri dalam belajar, dan berkolaborasi secara online dengan teman-teman mereka. Selain itu, perkuliahan jarak jauh juga telah meningkatkan keterampilan teknologi mereka, seperti penggunaan platform pembelajaran digital dan alat komunikasi online. Pandemi ini telah mengajarkan mahasiswa pentingnya ketahanan mental, ketekunan, dan adaptasi dalam menghadapi situasi yang berbeda.
Nama : Muhammad Setiawan Wibisono
NPM : 2217051099
Kelas : A
Prodi : S1 Ilmu Komputer

Wawasan Nusantara merupakan cermin dari cinta tanah air yang mendalam dan kesadaran akan pentingnya menghargai serta menjaga keberagaman dan kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia. Konsep ini melibatkan sikap yang mencintai dan menghormati Indonesia sebagai tanah kelahiran, mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa, serta menghargai perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa yang ada di Indonesia. Wawasan Nusantara juga mengajarkan nilai-nilai keadilan, keberagaman, dan persatuan dalam membangun bangsa yang maju dan harmonis.

Melalui pemahaman Wawasan Nusantara sebagai cinta tanah air, masyarakat Indonesia diajak untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan negara. Hal ini mencakup kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, memelihara sumber daya alam, serta berperan aktif dalam memajukan ekonomi, sosial, dan budaya di tingkat lokal maupun nasional. Dengan mencintai tanah air dan menjalankan prinsip Wawasan Nusantara, masyarakat Indonesia dapat bersama-sama membangun negara yang kuat, adil, sejahtera, dan bermartabat, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan keberlanjutan generasi masa depan.
Nama : Muhammad Setiawan Wibisono
Npm : 2217051099
Kelas : A
Prodi : S1 Ilmu komputer

A. Pendapat saya mengenai artikel tersebut menyampaikan bahwa situasi HAM di Indonesia pada tahun 2019 masih buruk, dengan banyak pelanggaran HAM yang belum ditindaklanjuti dan konflik sumber daya alam yang belum terselesaikan. Beberapa pakar setuju bahwa tahun tersebut merupakan tahun yang kelam bagi HAM di Indonesia, tetapi terdapat juga beberapa perkembangan positif dan harapan ke depannya. Artikel ini mencatat langkah-langkah reformasi yang dilakukan oleh Indonesia dalam hal perlindungan HAM, penegakan supremasi hukum, dan reformasi sektor keamanan publik. Gerakan mahasiswa dan komunitas masyarakat juga disebutkan sebagai bentuk kontrol sosial yang berperan dalam menjaga hak-hak asasi.

B. Dalam hal demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia, pendapat saya adalah bahwa prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa sejalan dengan kepercayaan dan kebudayaan masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama. Prinsip ini mencerminkan rasa hormat terhadap pluralitas dan keberagaman dalam masyarakat serta mengakui bahwa keberagaman budaya dan agama dapat menjadi sumber kekuatan dalam membangun demokrasi yang inklusif.

C. Praktik demokrasi Indonesia saat ini tidak selalu sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta tidak selalu menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Meskipun prinsip-prinsip demokrasi dan HAM telah diatur dalam konstitusi Indonesia, terdapat beberapa tantangan dalam implementasinya. Beberapa pelanggaran HAM yang terjadi, pembatasan kebebasan berekspresi, dan diskriminasi berbasis gender adalah contoh-contoh di mana praktik demokrasi belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD NRI 1945. Perlu adanya upaya yang lebih baik dalam menerapkan dan melaksanakan prinsip-prinsip demokrasi dan HAM di Indonesia.

D. Saya melihat dengan tidak baik sikap di mana anggota parlemen mengabaikan kepentingan nyata masyarakat dan melaksanakan agenda politik mereka sendiri. Hal ini merugikan dan melanggar prinsip demokrasi yang seharusnya mewakili suara rakyat. Para anggota parlemen seharusnya bertanggung jawab kepada rakyat dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Sikap seperti ini merupakan penyimpangan dari prinsip demokrasi yang sehat dan perlu diperbaiki untuk memastikan perwakilan yang baik dan efektif bagi rakyat.

E. Pendapat saya melihat bahwa pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan memanfaatkannya untuk memobilisasi loyalitas dan emosi rakyat dapat menimbulkan masalah dalam konteks demokrasi dewasa saat ini. Hal ini dapat mengarah pada penggunaan kekuasaan yang otoriter atau manipulatif dan dapat melanggar hak asasi manusia.