Posts made by M. Febri Ardiyan Saputra

Nama : M. Febri Ardiyan Saputra
Npm : 2217051019
Kelas : D

Perlu kita ketahui pemilu Presiden 2019 di Indonesia merupakan proses pemilihan kepala negara yang diadakan pada tanggal 17 April 2019. Pemilu ini melibatkan partai politik, calon presiden, dan calon wakil presiden yang bersaing untuk memperebutkan jabatan kepala negara selama periode 2019-2024.
Namun, seperti halnya pemilu di banyak negara, Pemilu Presiden 2019 di Indonesia juga menghadapi sejumlah masalah, antara lain:
1. Masalah disinformasi dan hoaks juga menjadi tantangan dalam Pemilu Presiden 2019. Penyebaran informasi yang tidak akurat, hoaks, atau berita palsu dapat mempengaruhi persepsi pemilih, mempengaruhi opini publik, dan mengganggu integritas pemilu.
2. Pemilu Presiden 2019 juga menghadapi risiko potensial korupsi dan penyalahgunaan anggaran. tampaknya tidak semua pihak menyadari pentingnya nilainilai budaya sendiri sebagai perisai ketahanan sosial bangsa di mana empat pilar kebangsaan Indonesia (yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) berakar dari falsafah dan sejarah hidup bangsa.
Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan demokrasi yang substansial, reformasi politik dan pemilu juga menuntut lahirnya reformasi birokrasi yang profesional terbebas dari pragmatisme dan kooptasi partai politik dan penguasa. Reformasi birokrasi harus mendorong terwujudnya transparansi dalam pengambilan kebijakan, pengelolaan anggaran, serta pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah. Akuntabilitas juga harus ditegakkan, di mana pegawai negeri bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan yang diambilnya, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Benar, pemilu dalam konteks demokrasi bertujuan untuk menghasilkan pemerintahan yang efektif. Pemilu adalah mekanisme formal di mana warga negara memilih wakil mereka untuk menjadi pemimpin atau anggota pemerintahan, baik di tingkat nasional, regional, maupun lokal. Pemilu yang dilaksanakan secara bebas, jujur, adil, dan transparan diharapkan dapat menghasilkan pemerintahan yang efektif dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Nama : M. Febri Ardiyan Saputra
Npm : 2217051019
Kelas : D


Judul video “ Demokrasi Itu Gaduh, tapi Kenapa Bertahan dan Dianut Banyak Negara?”.
Menurut saya, point point penting yang saya dapatkan pada video tersebut adalah, Kebanyakan negara masih tetap menggunakan system demokrasi, karena mampu mempertahankan kesejahtraan dan kemakmuran rakyat dengan jangka Panjang. Dengan menerapkan sistem bebas mengemukakan pendapat, Demokrasi mampu mewujudkan kesetaraan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik demi mendapatkan keadilan sosial bagi setiap warga negaranya. Selain itu banyak negara yang menganut system demkrasi memiliki skor penegakan HAM yang lebih tinggi dibanding dengan system pemerintah yang lainnya.
Banyak negara yang menganut demokrasi memiliki masyarakat yang beragam, baik dalam hal etnis, agama, budaya, dan pandangan politik. Keberagaman ini dapat menjadi sumber konflik atau perselisihan dalam proses demokrasi. Namun, demokrasi juga memberikan mekanisme untuk menyelesaikan konflik tersebut secara damai melalui jalur politik, seperti pemilihan umum, perundingan, dan kompromi. penting untuk diingat bahwa tidak semua negara yang menganut demokrasi memiliki sistem demokrasi yang sempurna. Setiap sistem politik memiliki kelebihan dan kelemahan, termasuk demokrasi. Konflik dan ketegangan dalam demokrasi sebagian besar berkaitan dengan kompleksitas politik dan sosial dalam suatu negara, dan bagaimana negara tersebut menghadapinya dapat bervariasi. Namun, sebagai prinsip dasar, demokrasi memberikan mekanisme untuk menyelesaikan konflik secara damai dan melibatkan partisipasi aktif warga negara dalam proses pengambilan keputusan politik.