Nama = Rumata Artha Uli br. Pardede
Npm = 2207051018
Kelas = d3 mi
Prodi = d3 mi
1. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
=Artikel tersebut mencatat bahwa pada tahun 2019, kinerja Indonesia terkait Hak Asasi Manusia (HAM) masih buruk. Terdapat pelanggaran HAM berat di masa lalu, pembatasan kebebasan sipil, diskriminasi gender, dan kegagalan dalam menghadirkan keadilan bagi korban pelanggaran HAM. Meski demikian, terdapat beberapa perkembangan positif, seperti langkah reformasi dan peran aktif gerakan mahasiswa dan masyarakat sipil dalam memperjuangkan HAM. Hal ini memberikan harapan untuk perbaikan penegakan HAM di masa depan.
2. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
= Demokrasi Indonesia dapat diinterpretasikan dan diimplementasikan dengan mempertimbangkan nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia. Keanekaragaman budaya dan adat istiadat yang dimiliki oleh Indonesia merupakan aset yang berharga dalam membangun demokrasi yang inklusif dan partisipatif. Nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah, keadilan sosial, dan rasa saling menghormati dapat menjadi landasan dalam praktek demokrasi di Indonesia.
Pendekatan yang mempertimbangkan nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia juga dapat meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi. Dengan memperkuat institusi adat lokal dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan publik, demokrasi dapat lebih relevan dengan konteks budaya setempat.
3. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
=Menurut pandangan saya, prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa memiliki kedudukan penting dalam mengakui dan menghormati keberagaman agama dan keyakinan di Indonesia. Prinsip ini memberikan landasan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan yang diyakini oleh masyarakat Indonesia.
Namun, dalam menjalankan prinsip ini, penting untuk memastikan bahwa tidak ada diskriminasi atau pemaksaan terhadap agama atau keyakinan tertentu. Demokrasi Indonesia harus melindungi hak-hak individu untuk memilih, menganut, dan mengamalkan agama atau keyakinan sesuai dengan kebebasan beragama yang dijamin dalam Pancasila dan konstitusi.
4. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
=Sikap saya terkait kondisi di mana anggota parlemen mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat adalah sangat tidak setuju. Anggota parlemen harus menjadi wakil rakyat yang bertanggung jawab dan harus memprioritaskan kepentingan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili.
Sikap seperti itu merusak prinsip demokrasi yang seharusnya berfungsi sebagai representasi kehendak rakyat. Anggota parlemen memiliki tanggung jawab untuk menghormati dan memperjuangkan kepentingan rakyat, serta menjalankan
tugas mereka secara jujur, transparan, dan akuntabel.
5. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
=Terkait dengan pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama, dan mampu menggerakan loyalitas dan emosi rakyat, penting untuk memastikan bahwa kekuasaan tersebut tidak disalahgunakan untuk tujuan yang tidak jelas atau melanggar hak asasi manusia.
Dalam konteks demokrasi dewasa saat ini, penting untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi yang melibatkan partisipasi, akuntabilitas, dan perlindungan hak asasi manusia