གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Audhia Safitri

Nama : Audhia Safitri
NPM : 2217051105
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Ketahan nasional adalah keuletan, keeterampilam, ketangguhan, dan kemampuan mengembangkan potensi nasional untuk menghadapi ancaman yang datang. Ancaman yang datang tersebut berasal dari beberapa sumber yang bersifat ancaman langsung, ancaman luar, ancaman dalam, dan ancaman tidak langsung. Yang diserang oleh ancaman tersebut dapat berupa integritas, identitas, kelangsungan hidup, dan perjuangan mencapai tujuan nasional. Dikarenakan hal tersebut, warga negara Indonesia berhak untuk mempertahankan diri dengan mengembangkan kekuatan nasional.

Ancaman dapat dibagi menjadi dua, yaitu ancaman unsur trigatra dan ancaman unsur panca gatra. Untuk ancaman unsur trigata dapat meliputi lokasi, posisi georafis, keadaan, kekayaan alam, serta kemampuan penduduk yang akan diancam. Sedangkan ancaman unsur panca gatra, dapat meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam yang akan diancam.

Untuk menghadapi ancaman tersebut dapat digunakan dengan cara perwujudan aspek alamiah (trigatra) atau perwujudan aspek sosial (gatra). Untuk aspek alamiah (trigatra), cara menghadapinya dapat berupa, peningkatan potensi laut dan darat, serta posisi dengan negara tetangga. Lalu, mengembangkan sumber daya alam, serta keadaan dan kemampuan penduduk dalam pendidikan sehingga mampu bersaing dengan negara lain. Sedangkan perwujudan aspek sosial (panca gatra), cara menghadapinya bisa dengan, peningkatan nilai yang menampung aspirasi, memberikan akomodasi modal kepada masyarakat. mempertahankan budaya dan tradisi yang ada di Indonesia. Lalu, adanya demokrasi serta partisipasi dan kesadaran masyarakat juga termasuk ke dalam cara untuk menghadapinya.
Nama : Audhia Safitri
NPM : 2217051105
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat bangsa dan wilayah NKRI yang meliputi darat, laut, udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. Tujuannya ialah untuk mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala aspek kehidupan dan lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan lainnya sehingga wawasan nusantara memiliki peranan penting untuk mewujudkan persepsi yang sama bagi seluruh warga negara Indonesia. Dalam konsepsi wawasan nusantara, perbedaan persepsi, pendapat, dan fraksi antar kelompok dianggap sebagai hal yang wajar dalam konteks sosiologis, politis, dan demokrasi. Bahkan, perbedaan tersebut diharapkan dapat menghasilkan masyarakat yang dinamis dan kreatif yang saling menyesuaikan demi mencapai integrasi.

Wawasan nusantara juga memiliki latar belakang historis dan politis yang kuat. Dalam sejarahnya, bangsa Indonesia telah memperjuangkan konsepsi wawasan nusantara untuk mendapatkan pengakuan dari bangsa lain dan masyarakat internasional. Melalui perjuangan panjang, pada tanggal 30 April 1982, konferensi PBB menerima dokumen yang disebut United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, yang mengakui Indonesia sebagai negara kepulauan berdasarkan asas kepulauan. Hal ini menjadikan wilayah laut Indonesia menjadi sangat luas. Oleh karena itu, wawasan nusantara juga melibatkan pandangan wilayah Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi beragam flora, fauna, serta penduduk yang mendiami wilayah tersebut.
Nama : Audhia Safitri
NPM : 2217051105
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

A. Artikel ini membahas mengenai situasi penegakan HAM pada 2019. Di tahun tersebut banyak sekali pelanggaran HAM yang terjadi, yang bahkan dilakukan juga oleh aparat keamanan. Ditambah, para korban pelanggaran HAM tersebut tidak mendapatkan keadilan dari pemerintah. Hal itu menggambarkan bahwa penegakan HAM di Indonesia masih sangat kurang baik. Tetapi, Indonesia terus maju dan melakukan beberapa langkah reformasi kunci guna memastikan perlindungan HAM yang lebih baik, menegakkan supremasi hukum, dan mereformasi sektor keamanan publik.

Hal positif yang dapat saya ambil ialah masih adanya kesadaran serta keiinginan Indonesia untuk memperbaiki dan berupaya menegakkan hukum dan memastikan perlindungan HAM masyarakat. Walaupun sudah pasti akan ada banyak tantangan dan lika-likunya, Indonesia akan terus berusaha agar semua masyarakatnya mendapatkan keadilan.

B. Demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia mencerminkan pengaruh kuat dari sistem nilai lokal dalam sistem politik nasional. Nilai-nilai tesebut berkitan erat dengan musyawarah, gotong royong, toleransi. Pendapat saya mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa adalah diakuinya agama dan keyakinan yang beragam dalam kehidupan masyarakat. Dengan adanya keberagaman tersebut, prinsip ini seperti menunjukkan untuk menghormati kebebasan beragama bagi semua warga negara. Tetapi sebelum itu, harus dipastikan dahulu adanya perlindungan HAM dan tidak adanya diskriminasi antar umat beragama.

C. Praktik demokrasi Indonesia saat ini menghadapi tantangan dalam menjaga kesesuaian dengan Pancasila, UUD NRI 1945, dan nilai hak asasi manusia. Meskipun telah ada kemajuan, masih ada isu terkait implementasi prinsip-prinsip Pancasila, interpretasi dan implementasi UUD NRI 1945 yang konsisten, serta perlindungan hak asasi manusia secara menyeluruh. Misalnya, masih ada tantangan dalam menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia secara konsisten. Isu seperti kebebasan berekspresi dan beragama. Namun, perlu diperhatikan bahwa demokrasi Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak reformasi pada tahun 1998. Seperti proses pemilihan umum yang teratur dan partisipasi politik yang semakin inklusif.

D. Jika seorang anggota perlamen melakukan hal tersebut merupakan tindakan yang melanggar dan tidak sejalan dengan prinsip demokrasi. Seharusnya mereka sudah sadar akan tanggung jawabnya sebagai perwakilan rakyat dan tidak mengabaikannya begitu saja. Kepercayaan rakyat juga akan berkurang terhadap lembaga legislatif jika hal itu terjadi.

E. Pihak-pihak yang menggunakan kekuasaan kharismatik untuk menggerakkan loyalitas dan emosi rakyat dengan tujuan yang tidak jelas melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia dan mengkhawatirkan dalam demokrasi saat ini. Hal ini dapat mengancam hak asasi manusia, yang seharusnya dijunjung tinggi dalam setiap tindakan pemerintah. Sekarang ini, perlindungan terhadap hak asasi manusia harus menjadi prioritas. Prinsip-prinsip hak asasi manusia harus dijunjung tinggi untuk menjaga keseimbangan yang sehat antara kekuasaan dan perlindungan hak individu, serta menjadikannya sebagai dasar dalam pengambilan keputusan politik dan pemerintahan yang adil dan berkeadilan.
Nama : Audhia Safitri
NPM : 2217051105
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Indonesia adalah negara hukum, dan harus memiliki hukum yang berbasis pada sosial dan faktor teknologi agar terciptanya negara hukum yang mampu menjadi rumah hukum bagi masyarakatnya. Di era yang serba modern ini, hukum sosial menjadi peran yang penting dalam kegiatan sosial politik yang tengah terjadi di dunia yang modern ini. Dikarenakan hal tersebut, maka sistem hukum perlu diperbarui agar sesuai dengan perkembangan zaman dengan tujuan untuk menciptakan struktur hukum baru yang dapat menjadi sandarannya.

Reformasi 1988 membuka babak baru dalam penyelenggaraan hukum di Indonesia, seperti adanya slogan hukum yaitu demokratisasi dan desentralisasi. Demokrasi ialah transisi ke rezim politik yang lebih demokratis, sedangkan desentralisasi ialah penyerahan kekuasaan pemerintahan oleh pemerintah pusat kepada daerah otonom berdasarkan asas otonomi. Selain itu, terbentuk pula lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang menonjol.
Nama : Audhia Safitri
NPM: 2217051105
Kelas : B
Prodi : Ilmu Komputer

Analisis Kasus:
1. Artikel tersebut membahas mengenai konflik komunal antara Indonesia dan Timor Leste, dan dapat dipastikan terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya konflik tersebut. Tentu saja, peristiwa tersebut sangat memprihatinkan untuk siapa saja yang membaca berita itu. Lalu, hal positif yang dapat saya ambil dari artikel tersebut ialah bertambahnya pemahaman mengenai kronologi, faktor, upaya dari konflik tersebut. Ditambah, adanya upaya yang dikerahkan pemerintah untuk menyelesaikan konflik turut menjadi hal positif yang saya terima.

2. Jika Indonesia tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara, kesatuan dan identitas nasional dapat terancam, juga keamanan serta pertahanan negara akan ikut terpengaruh. Wawasan Nusantara memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim dan menjembatani hubungan dengan negara-negara tetangga serta komunitas internasional. Tanpa konsepsi ini, Indonesia mungkin menghadapi kesulitan dalam membangun kerja sama regional dan menjalankan peran sebagai pemain global. Selain itu, konsekuensi yang dapat dialami ialah pengelolaan sumber daya alam yang kurang terkoordinasi. Akan ada risiko lebih besar terhadap kerusakan lingkungan, dan konflik terkait sumber daya alam.

3. Wawasan Nusantara adalah konsep strategis yang dikembangkan oleh Indonesia untuk Konsepsi wawasan nusantara yang dapat mengelola keberagaman etnis, budaya, agama, dan sumber daya di wilayah kepulauan Nusantara memiliki relevansi dalam mencegah konflik. Melalui pemeliharaan persatuan dan kesatuan, dialog dan diplomasi, pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan, pendidikan dan pemahaman antarbudaya, serta kerja sama regional, konsepsi wawasan Nusantara berupaya meminimalisir konflik dan menjaga hubungan harmonis antara negara-negara tersebut. Dengan mengedepankan nilai-nilai tersebut, diharapkan konflik-konflik komunal dapat dicegah dan stabilitas serta kerja sama dapat terwujud di antara negara-negara di wilayah Nusantara.