གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Rhalasya Eleina Putri

NAMA : Rhalasya Eleina Putri
NPM : 2217051083
KELAS : A
PRODI : S1 Ilmu Komputer

Ketahanan nasional adalah kemampuan negara untuk bertahan, melawan ancaman, dan mengembangkan potensinya. Ancaman dapat datang dari berbagai sumber, termasuk serangan langsung, serangan dari luar, ancaman dari dalam, dan ancaman tidak langsung. Ancaman langsung terjadi saat negara lain menyerang untuk menghancurkan negara, misalnya Belanda menyerang Indonesia untuk menguasai sumber daya alam.

Ada dua unsur ancaman, yaitu:
Ancaman unsur trigatra
1. Lokasi dan posisi geografis Indonesia.
2. Keadaan dan kekayaan alam.
3. Kemampuan penduduk.

Ancaman unsur pancagatra
1. Ideologi (G30SPKI)
2. Politik (Tidak bole memberi suara/pendapat)
3. Ekonomi (Masyarakat tidak diakomodir kebutuhannya)
4. Sosial budaya (Tradisi)
5. Hankam atau Pertahanan Keamanan
Gadget menjadi ancaman bagi generasi muda terutama anak-anak. Saat ini, penggunaan gadget pada usia anak-anak meningkat pesat. Hal ini menjadi ancaman karena penggunaan gadget dapat mengakibatkan hal buruk jika pengunaannya tidak dalam pengawasan orang tua. Banyaknya kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara daring mengakibatkan anak-anak menggunakan gadget sebelum waktunya. Seharusnya, anak-anak diperbolehkan menggunakan gadget sesudah memasuki masa remaja. Hal tersebut dikarenakan banyaknya dampak negatif yang dapat diakibatkan oleh gadget dan dapat menjadi ancaman bagi generasi muda.

Perkuliahan selama pandemi covid membuat mahasiswa memiliki banyak hikmah. Hal tersebut tersebut disebabkan banyaknya kegiatan perkuliahan yang diadakan secara daring. Penggunaan gadget secara berlebihan yang disebabkan perkuliahan daring menjadi salah satu hikmah yang dirasakan.  Para mahasiswa merasa perkuliahan menjadi kurang menyenangkan dan membosankan karena dilaksanakan secara daring yang mewajibkan mahasiswa berada di depan gadget dalam waktu yang lama. Kejenuhan pun menjadi salah satu hikmah yang didapatkan mahasiswa selama masa pandemi.
Nama : Rhalasya Eleina Putri
NPM : 2217051083
Kelas : A

1. Para pakar juga setuju bahwa meskipun ada perkembangan positif sejak 2019 dalam penegakan hak asasi manusia masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki. Hal positif yang dapat saya ambil dari artikel tersebut adalah gerakan mahasiswa yang menjadi kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara dan dengan ini pula langkah perlindungan HAM akan diharapkan berjalan dengan lebih baik.

2. Menurut saya, dalam hal demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia, pendapat saya adalah bahwa prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa sejalan dengan kepercayaan dan kebudayaan masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama. Budaya, tata krama dan adat istiadat masyarakat asli Indonesia juga memiliki nilai positif, jadi tidak ada salahnya, namun budaya dan adat istiadat yang kurang baik sebaiknya dijadikan sebagai acuan demokrasi.

3. Permasalahan utama dalam praktik demokrasi Indonesia adalah adanya kecenderungan untuk mengabaikan hak asasi manusia, terutama dalam konteks pengambilan keputusan politik dan perlindungan terhadap minoritas. Selain itu, korupsi dan politik uang juga menjadi masalah penting dalam praktik demokrasi di Indonesia. Meskipun demikian, terdapat beberapa perkembangan positif dalam praktik demokrasi di Indonesia. Hak-hak minoritas dan kelompok marginal semakin diakui dan dihargai dalam beberapa dekade terakhir, dengan peningkatan perlindungan dan partisipasi mereka dalam proses politik.

4. Menurut Saya, hal ini merugikan dan melanggar prinsip demokrasi yang seharusnya mewakili suara rakyat. Para anggota parlemen seharusnya bertanggung jawab kepada rakyat dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam pengambilan keputusan dan kebijakan. Sikap seperti ini merupakan penyimpangan dari prinsip demokrasi yang sehat dan perlu diperbaiki untuk memastikan perwakilan yang baik dan efektif bagi rakyat.

5.Dalam demokrasi yang matang, hak asasi manusia menjadi landasan yang penting, yang melindungi martabat, kebebasan, dan keadilan bagi semua individu. Penggunaan kekuasaan kharismatik yang memanipulasi dan memanfaatkan emosi rakyat untuk tujuan pribadi atau kelompok, tanpa memperhatikan hak-hak asasi manusia, bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi yang inklusif dan egaliter. Dalam era demokrasi dewasa saat ini, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan hak asasi manusia, melawan manipulasi yang merugikan dan mendorong perlindungan hak-hak individu serta kebebasan yang mendasar bagi setiap warga negara.
Nama : Rhalasya Eleina Putri
NPM : 2217051083
Kelas : A

Latar belakang sejarah pandangan nusantara Bangsa Indonesia juga memperjuangkan konsep pandangan nusantara berdasarkan Deklarasi Djuanda untuk mendapatkan pengakuan dari bangsa lain atau masyarakat internasional melalui perjuangan yang panjang.
Melalui konferensi PBB tanggal 30 April 1982, yang disebut dokumen
Berdasarkan Konvensi Hukum Laut tahun 1982, “Konvensi PBB tentang Hukum Laut” atau nama umumnya UNCLOS diakui sebagai negara kepulauan. maka wilayah laut milik Indonesia yang disahkan undang-undang menurut Konvensi Hukum Laut menjadi sangat luas.

Konsep Wawasan Nusantara sangat erat kaitannya dengan ideologi dan konstitusi negara Indonesia. Konsep Wawasan Nusantara juga menonjolkan keragaman budaya dan tradisi yang ada di nusantara serta mengedepankan kesatuan dalam keberagaman. Konsep Wawasan Nusantara terkait dengan ideologi dan konstitusi negara, dan menekankan pentingnya persatuan dan keragaman di Indonesia. Cara memandang bangsa, rakyat, dan wilayah Republik Indonesia sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya, dan pertahanan keamanan yang meliputi darat, laut, dan udara di atasnya.

Maka dapat disimpulkan, wawasan nusantara memiliki peran yang sangat penting untuk dapat mewujudkan presepsi yang sama bagi seluruh rakyat indonesia. Karena Indonesia terdiri dari berbagai perbedaan suku, budaya, agama, bahasa, kebiasaan dan lain-lain wawasan nusantaralah yang menjadi rambu-rambu bangsa indonesia dalam mengambil keputusan. Dengan Wawasan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan akan menumbuhkan kesadaran akan cinta terhadap tanah air dan membentuk sikap bela negara.