Npm : 2217051090
Kelas : B
Jurnal tersebut membahas tentang dinamika sossial politik yang terjadi pra-pemilu 2019.
Pemilu 2019 merupakan pemilu yang menyita perhatian publik karena didalamnya terdapat hal-hal menarik yang sangat bagus untuk dibahas. Pelaksanaan pilpres sendiri bukan hanya sekedar pemilihan biasa karena sejatinya hal ini merupakan tindak lanjut perwujudan prinsip-prinsip kebebasan dalam berdemokrasi. Pemilu sendiri sejatinya merupakan pendalaman demokarsi bagi pemerintah dan rakyatnya, karena negara harus terlibat aktif untuk mampu memberdayakan masyrakat dalam berkehidupan bernegara maka dengan pemilu ini rakyat sudah aktif untuk mendukung pemerintah dalam tugasnya.
salah satu hal yang sangat mencolok adalah politisasi identitas agama islam, dalam hal tersebut adalah para ulama melakukan ijtima terhadap pemilihan cawapres untuk prabowo namun NU menyatakan bahwa tidak mengikuti ijtima tersbut tapi telah mendukung cawapres Jokowi yaitu Ma'ruf amin sehingga dari kenyataan tersebut pasangan ini telah hampir mendapatkan seluruh jamaah NU sebagai salah satu basis islam tebesar di indonesia, namun sebenarnya hal ini merupakan hal yang wajar dan sudah sering terjadi di indonesia.
Konsolidasi demokrasi di Indonesia cenderung fluktuatif dan belum berjalan secara regular karena pilar-pilar pentingnya (pemilu, partai , politik, civil society, media massa) belum berfungsi efektif dan belum maksimal.