Kiriman dibuat oleh Nadya Ruth Rezeki Sitanggang

Feb B EP -> FORUM JAWABAN POST TEST

oleh Nadya Ruth Rezeki Sitanggang -
Nama : Nadya Ruth Rezeki Sitanggang
NPM : 2211021127
KELAS: PKN B EP
Judul Jurnal : Demokrasi sebagai wujud nilai-nilai sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum Daerah di Indonesia

Hasil analisis:
Demokrasi Sebagai Wujud Nilai-Nilai Sila Keempat Pancasila dalam Pemilihan Umum sangat penting bagi bangsa Indonesia sebagai Negara hukum. Oleh karena itu, sebagai negara hukum yang memegang teguh prinsip negara hukum, maka seharusnya juga memegang teguh prinsip demokrasi. Pemilihan umum daerah Indonesia belum mencerminkan nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila sila keempat yaitu kerakyatan yang dimpimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Menurut terminologi pemilu adalah proses memilih orang untuk mengisi jabatan-jabatan politik tertentu. Jabatan- jabatan tersebut beraneka-ragam, mulai dari presiden, wakil rakyat di berbagai tingkat pemerintahan, sampai kepala desa. Pemilu merupakan salah satu usaha untuk memengaruhi rakyat secara persuasif tidak memaksa dengan melakukan kegiatan retorika, hubungan publik, komunikasi massa, lobi dan lain-lain kegiatan.

Negara Republik Indonesia menganut sistem demokrasi yaitu bentuk atau sistem pemerintahan yang seluruh rakyatnya turut serta memerintah dengan perantara wakilnya atau dapat artikan sebagai pemerintahan rakyat Erisanti, 2014. Pemilihan umum ini merupakan jembatan untuk mewujudkan Indonesia yang berdikari, karena pemimpin yang diseleksi dengan begitu ketat dan mempunyai harapan untuk Indonesia dipimpin oleh kepala Negara atau kepala daerah yang memiliki kompentensi. Perkembangan pemilihan umum di Indonesia begitu panjang seharusnya sudah banyak mendapatkan dan belajar dari konflik untuk lebih menekankan nilai demokasi sebagai perwujudan dari sila keempat Pancasila dalam pemilihan umum di Indonesia saat ini. Sistem pemilihan umum ini merupakan cerminan atau perwujudan dari demokrasi sebagai wujud dari sila keempat Pancasila. Belum tercerminnya demokrasi sebagai perwujudan Pancasila sila keempat dalam pemilihan umum di indonesia terlihat dari beberapa contoh kasus didalam pemilihan umum sering terjadi berbagai macam konflik.

Feb B EP -> PRETEST

oleh Nadya Ruth Rezeki Sitanggang -
Nama : Nadya Ruth Rezeki Sitanggang
NPM : 2211021127
1. Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan Ibu Walikota Surabaya Tri Rismaharini di berita. Yang dilakukan Risma adalah mencegah anak-anak terjerumus pada provokasi dan terlibat dalam demonstrasi yang tidak bertanggung jawab. Banyak anak dilecehkan karena mereka mudah dimanipulasi. Anak-anak digunakan sebagai massa demonstrasi yang bahkan mereka tidak mengerti.
2. penyampaian pendapat berdasarkan asas keseimbangan, hak dan kewajiban, serta mengutamakan musyawarah untuk mufakat. mengkomunikasikan segala bentuk upaya penyampaian pendapat di muka umum secara aman, tertib, dan damai, serta santun dan bertanggung jawab. tolak segala bentuk anarkisme dan kerusuhan saat menyampaikan pendapat di depan umum. tidak memberi ruang dan menolak segala bentuk intoleransi, kekerasan, radikalisme, anarkisme, rasisme, dan separatisme
3.Kewajiban dasar manusia merujuk pada tanggung jawab atau tugas moral yang dimiliki oleh semua manusia, tanpa terkecuali. Kewajiban dasar ini bersifat universal, artinya berlaku untuk semua orang, tidak tergantung pada faktor seperti agama, bangsa, atau budaya.Kewajiban fundamental manusia tidak selalu mmembatasi hak individu, tetapi dalam beberapa kasus kewajiban fundamental manusia dapat membatasi hak individu yang bertentangan dengan kewajiban tersebut. Misalnya, hak atas kebebasan berekspresi tidak boleh digunakan untuk menyebarkan kebencian atau mendiskriminasi kelompok tertentu, karena bertentangan dengan kewajiban untuk menghormati hak asasi manusia dan membawa kedamaian masyarakat.