Posts made by YOGA FIRNANDO RAHMAD_2211011061 YOGA

NAMA: Yoga Firnando Rahmad
NPM:2211011061
KELAS: S1 Manajemen A

1.14A
PENTINGNYA IMPLEMENTASI NILAI NILAI PANCASILA DALAM MENGHADAPI PERKEMBANGAN IPTEK

Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang
mengandung nilai-nilai luhur yang dipercaya sebagai perisai pelindung bangsa tentunya juga harus ikut berperan dalam menghadapi kemajuan IPTEK ini,dan sebaliknya IPTEK juga harus senantiasa berdasar pada nilai-nilai pancasila, karena pancasila sejatinya adalah media akulturasi dari berbagai pemikiran mengenai agama,pendidikan,politik,sosial,budaya,dan juga ekonomi yang mengkoordinir berbagai aktivitas kehidupan dalam masyarakat (Amir,2013).

Pancasila adalah paradigma ilmu bagi aktivitas ilmiah di Indonesia, oleh karena itu ilmuwan harus mengembangkan
ilmunya dengan pertimbangan apakah tujuannya sudah sesuai dan tidak merugikan manusia,serta harus diimbangi juga dengan pelestarian alam dan budaya(Kaelan,2000).

a) Perkembangan IPTEK di Indonesia
IPTEK
ini dikembangkan dengan tujuan untuk memudahkan kehidupan manusia di
berbagai bidang kehidupan.Perkembngan
IPTEK di Indonesia dapat dilihat dengan adanya teknologi yang terus berkembang seperti adanya satelit yaitu di Indnesia misalnya ada satelit Palapa yang menjadikan Indonesia dapat mengakses berbagai informasi melalui sinyal yang dipancarkan ke perangkat elektronik
seperti televisi,radio,telepon dan yang
lainnya.

b). Dampak positif dan negatif dari perkembangan IPTEK

-Menunjang kegiatan produksi.
-Memudahkan komunikasi dengan orang
lain.
-Membuat ketergantungan dan rasa malas.
-Mengandung unsur kekerasan bahkan
pornografi.

c). Pancasila Sebagai Pandangan Hidup
Bangsa .

Pancasila ini
memuat lima sila yang berisikan cita-cita negara Indonesia. Adapun pokok-pokok nilai dalam Pancasila yaitu Ketuhanan,Kemanusiaan,Persatuan,dan Kerakyatan,
serta Keadilan.Selain menjadi ideologi dasar. Pancasila juga menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia dimana nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila ini dijadikan petunjuk masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara oleh karena itu semua tindakan masyarakat Indonesia tidak boleh menyimpang dengan nilai-nilai Pancasila
(Setiady Elly M,2003).

d). Makna Tiap Sila Pancasila
-Sila Pertama : Ketuhanan yang Maha Esa,nilai Ketuhanan iyang dijadikan sebagai sila pertama menunjukkan bahwa Tuhan menjadi pedoman yang utama bagi setiap manusia dalam menjalankan kehidupan dengan ini manusia harus senantiasa berperilaku sesuai ajaran agama mereka.
-Sila Kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,makna dari Pancasila sila kedua ini yaitu mengajarkan mengenai nilai kemanusiaan yang adil dan beradab hal ini dapat diterapkan dengan mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku,agama, rasa, dll
-Sila Ketiga: Persatuan Indonesia,makna dari Pancasila sila ketiga ini yaitu walaupun bangsa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku,agama,dan unsur latar belakang yang berbeda namun tetap bisa bersatu untuk negara.
-Sila Keempat: Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan,makna dari Pancasila sila keempat ini
adalah menjadikan musyawarah sebagai solusi untuk setiap perbedaan atau pertentangan yang terjadi di kehidupan.
-Sila Kelima: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, makna dari Pancasila sila kelima ini yaitu suatu keadilan sosial yang mana keadilan social
ini berhak didapatkan oleh setiap masyarakat tanpa melihat status maupun
kedudukannya serta negara ini menjamin kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

e). Implementasi Nilai-Nilai Pancasila
Dalam Kehidupan Sehari-Hari Implementasi nilai-nilai pancasila dalam
kehidupan sehari-hari yaitu dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam
setiap pribadi,perseorangan, setiap warga
negara,setiap individu,setiap penduduk,
setiap orang Indonesia.Pelaksanaan dalam perilaku sehari-hari ini lebih berkaitan dengan norma-norma moral.

2. 14B
TEORI KEBENARAN PANCASILA SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN ILMU

Ilmu dengan metode ilmiahnya bertujuan untuk mencapai kebenaran. Karena yang berilmu itu manusia, maka kebenaran semata-mata tidak hanya murni memenuhi kriteria koherensi dan korespondensi saja tetapi kebenaran juga harus dikembalikan pada manusianya. Pengembangan ilmu di Indonesia juga harus dikembalikan pada manusia Indonesia, jati diri bangsa Indonesia. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik.
Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya. Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya.
Metode dalam penelitian ini dengan metode deskripsi yaitu pembahasan yang bersifat literer, khususnya literatur yang membahas masalah ilmu, teori kebenaran dalam ilmu, masalah Pancasila baik sebagai secara ilmiah maupun secara filsafati. Didalam metode ini dilakukan klasifikasi, pengolahan data dan penyimpulan. Data yang dikumpulkan adalah data kualitatif kemudian diolah dengan metode analisa dan reflektif, dilengkapi dengan metode ‘verstehen’.
Berdasarkan uraian diatas maka dapat disimpulkan bahwa:
1. Teori kebenaran Pancasila menghendaki, bahwa kebenaran ilmiah itu sekaligus memenuhi kebenaran koherensi, korespondensi, dan pragmatik. Ketiga hal tersebut secara simultan saling melengkapi dalam kerja ilmiah. Artinya tidak menonjolkan atau mementingkan salah satunya.
2. Pemahaman filosofis tentang kebenaran dalam konteks Pancasila dapat digeneralisasikan bahwa dalam konteks Pancasila, kebenaran adalah
1) tiadanya pertentangan dengan Tuhan,
2) aktualisasi atau perwujudan dan terpenuhinya hakekat manusia,
3) suatu hal yang satu, tidak dapat dibagi-bagi,
4) kemanfaatan pada semua pihak, dan
5) terpenuhinya hakekat keadilan (adil). Untuk pengembangan ilmu di Indonesia nilai kebenaran Pancasila harus dijadikan dasarnya
3. Dengan berorientasi Pancasila secara ilmiah dalam upaya mencari kebenaran dan konsep bahwa Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu di Indonesia serta visi ilmu di Indonesia tersebut maka ilmu yang dikembangkan di Indonesia tidak akan ada alienasi terhadap bangsa Indonesia, tetapi sepenuhnya cocok dan sejalan dengan budaya dan jati diri bangsa Indonesia.
Nama: Yoga Firnando Rahmad
Npm:2211011061
Kelas : S1 Manajemen
Judul:URGENSI PENEGASAN PANCASILA
SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK

Dalam perkembangan Ilmu Pengetahuan Teknologi di Indonesia didasarkan
kelima sila dalam Pancasila merupakan pegangan dan pedoman dan pengembangan
ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga diharapkan melalui tulisan ini diharapkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan iptek dapat menjadi rambu-rambu normatif bagi pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

1. Konsep Dasar Nilai Pancasila Sebagai Pengembangan Ilmu
Artinya nilai-nilai dasar Pancasila secara
normatif menjadi dasar,kerangka acuan,
dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan
di Indonesia.
Nilai-nilai Pancasila Pancasila meliputi :1)nilai dasar instrinsik,2)nilai instrumental,dan 3) nilai praktis,

2. Pancasila Sebagai Sumber Nilai dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pancasila sebagai landasan etika pengembangan iptek dapat dirinci sebagai berikut: (1) pengembangan iptek yang terlebih menyangkut manusia haruslah menghormati martabat manusia, (2) iptek seharusnya harus meningkatkan kwalitas hidup manusia, baik sekarang maupun masa yang akan datang, (3)pengembangan iptek hendaknya membantu pemekaran komunitas manusia, bail lokal, nasional ,maupun global. (4) iptek harus terbuka untuk masyarakat dan memiliki dampak langsung dalam kondisi hidup masyarakat. (5) iptek hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin lebih adil (Surajiyo, 2017:143).

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan Politik Pancasila SebagaiDasar
Nilai Pengembangan Iptek

Sebagai sumber sosiologis Pancasila
sebagai dasar nilai pengembangan iptek
dapat ditemukan dalam sikap masyarakat yang peka terhadap isu-isu Ketuhanan dan Kemanusiaan yang ada dibalik peistiwa yang terjadi dalam masyarakat.

Sehingga urgensi Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Setiap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek)
yang dikembangkan di Indonesia
haruslah berdasar dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila
2. Setiap iptek yang dikembangkan di Indonesia harus menyertakan nilai-nilai Pancasila sebagai faktor internal pengembangan iptek
3. Pancasila dijadikan sebagai rambu-rambu normatif dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia agar nantinya mampu mengendalikan diri serta tidak keluar dari cara berpikir bangsa Indonesia.
Nama : Yoga Firnando Rahmad
Npm :2211011061
Kelas : S1 Manajemen A
Analisis jurnal

"Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Iimu Pengetahuan dan Teknologi"

Pendidikan Pancasila adalah mata kuliah yang membimbing masyarakat untuk mengkaji dan menganalisis masalah-masalah yang berkaitan dengan berbangsa dan bernegara dari perspektif nilai-nilai inti Pancasila. Pendidikan Pancasila memiliki nilai-nilai inti dalam pelaksanaannya, yaitu:
(1) Landasan filosofis.
(2) Landasan sosiologis.
(3) Landasan hukum.

Tujuan pendidikan Pancasila adalah untuk memperkuat Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa, memberikan pemahaman tentang jiwa dan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, dan mengembangkan sikap mental untuk mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Sikap memiliki tiga aspek, yaitu kognitif (gagasan), perilaku,dan perasaan.

Sikap memiliki beberapa fungsi, yaitu:
(1) fungsi utilitas.
(2) fungsi perlindungan diri.
(3) fungsi ekspresi nilai
(4) fungsi pengetahuan.

Melihat kenyataan dalam masyarakat terutama pada kalangan mahasiswa,sebenarnya bukan pancasila yang
terpengaruh oleh perkembangan teknologi
informasi melainkan masyarakat itu sendiri. Memberi pengaruh baik atau buruk terhadap pancasila tergantung bagaimana masyarakat sebagai penganut ideologi
pancasila menyikapi perkembangan
teknologi informasi tersebut. Pesatnya
perkembangan teknologi informasi memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh dari luar yang bertentangan
dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Jika hal tersebut dibiarkan akan
menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila
dalam masyarakat terkikis bahkan habis
tergilas budaya barat yang berkembang.
Pancasila merupakan warisan luar biasa dari pendiri bangsa yang mengacu kepada nilai-nilai luhur. Hampir tidak ada
keraguan lagi, mayoritas bangsa Indonesia ini berpendapat bahwa Pancasila sebagai
dasar negara sekaligus pandangan hidup
masyarakat Indonesia yang plural tidak tergantikan. Pancasila yang akomodatif terhadap agama tidak dapat tergantikan
oleh ideologi sekulerisme yang tidak selalu bersahabat dengan agama.Oleh karena itu,
perlu adanya pemulihan kembali kesadaran
kolektif bangsa tentang posisi vital dan urgensi Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui
mata kuliah Pengembangan Kepribadian
Pancasila.
Nama: Yoga Firnando Rahmad
Npm:2211011061
Kelas: S1 Manajemen A

Pancasila sebagai dasar Pengembangan IPTEK

IPTEK (Ilmu pengetahuan dan teologi) merupakan karya atau ciptaan manusia yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan,memanfaatkan IPTEK bisa dapat berdampak positif maupun negatif.

Pada dasarnya pancasila merupakan rumusan dan pedoman pandangan hidup berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nilai nilai yang terkandung dalam pancasila menjadi hal yang penting dalam proses perkembangan teknologi.

Setiap sila dapat diterapkan dalam proses pengembangan iptek
1.Sila ketuhanan yang maha esa : mengkomplimentasika antara rasional dgn irasional, dan antara akal dan kehendak. pd sila ini Iptek tidak hanya memikirikan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan maksud dan akibatnya.
2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab : memberikan dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan Iptek harus memiliki sifat beradab.
3. Sila persatuan indonesia : Pengembangan Iptek hendaknya mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran bangsa serta keluruhan negara.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dan permusyawaratan perwakilan : mendasari perkembangan Iptek secara demokratis. Semua ilmuan harus memiliki kebebasan dalam mengembangkan Iptek tetapi juga harus saling menghomati dan menghargai kebebasan orang lain dan harus memiliki sifat yang terbuka.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia : Harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia. Hubungan antara diri sendiri, antara dengan tuhannya, manusia dengan manusia, manusia dengan masyarakat bernegara, manusia dengan alam dan sekitarnya.