Kiriman dibuat oleh Yeezkiel Patrick

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Yeezkiel Patrick -
Nama : Yeezkiel Patrick Rambe
NPM : 2215011080

Analisis Jurnal

“Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia"

Saat ini manusia hidup di era globalisasi, dimana segala informasi dapat mudah kita dapatkan melalui media massa. Media massa memberikan dampak yang begitu besar dalam menyebarkan arus informasi karena setiap kalangan masyarakat telah menggunakan media massa. Tanpa disadari, media massa dapat membentuk karakter suatu bangsa. Masyarakat mengalami perkembangan dan perubahan baik sikap maupun tata pergaulan, bahkan tata nilai yang ada. Oleh karena itu, perlu adanya pengendalian sosial.

Media massa adalah sarana dan
saluran resmi sebagai alat komunikasi
untuk menyebarkan berita dan pesan
kepada masyarakat luas. Terdapat hubungan antara tatanan sosial dan tatanan politik disambung oleh media massa artinya media massa saling mengisi dan melengkapi dalam bentuk komunikasi. Dengan adanya media massa masyarakat akan mengetahui hukum dengan membaca maupun mendengar informasinya. Media massa mempunyai peran yang strategis dalam kontrol sosial. Melalui pemberitaan, media massa dapat melakukan kontrol atau pengawasan terhadap hukum.

Nilai-nilai pancasila terbagi menjadi 3 yaitu
1. Nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia
2. Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas
3. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia
nilai-nilai pancasila tersebut merupakan norma dan pedoman yang harus diterapkan. Norma pancasila dapat ditemukan melakui hakekat isi pancasila yaitu hakekat Tuhan, hakekat manusia, hakekat satu, hakekat rakyat, hakekat adil. Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai tersebut maka segala kegiatan dapat dikatakan beretika pancasila. Etika membicarakan tingkah laku dan perbuatan yang dilakukan dengan sadar dilihat dari kacamata baik dan buruk.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Yeezkiel Patrick -
NAMA : YEEZKIEL PATRICK RAMBE
NPM : 2215011080
Analisis artikel berjudul “Hubungan Hukum dan Etika dalam Kebijakan Hukum di Indonesia (Membaca Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Etika)”.
Hubungan antara etika dan moralitas
Moralitas adalah produk budaya dan agama, yang mengatur interaksi manusia (perbuatan, perilaku dan ucapan). Dengan kata lain, istilah moralitas menunjukkan tindakan seseorang dengan nilai-nilai positif, perilaku sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
Etika, di sisi lain, adalah konsep untuk mengevaluasi kebenaran atau kebaikan tindakan sosial berdasarkan tradisi individu dan kelompok. Etika terbentuk melalui proses filosofis sehingga etika merupakan bagian dari filsafat. Unsur terpenting yang terdiri dari etika adalah moralitas.
Tahapan Perkembangan Etika
Tahap pertama, etika teologis: asal usul etika berasal dari ajaran agama.
Kedua, etika ontologis: tahap perkembangan etika agama.
Ketiga, kepositifan etis dalam bentuk aturan etika dan kode etik: pedoman perilaku yang lebih spesifik.
Keempat, etika tindakan tertutup, dimana proses keadilan etik dilakukan dalam internal komunitas/organisasi secara tertutup.
Kelima, etika tindakan terbuka: berupa pengadilan etika terbuka.
Pengertian Politik Hukum
Ada beberapa ahli, salah satunya adalah Soedarto. Menurutnya, kebijakan hukum adalah kebijakan negara melalui lembaga-lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk menciptakan peraturan-peraturan yang dikehendaki yang diharapkan dapat mengungkapkan apa yang terkandung dalam masyarakat dan mencapai apa yang dicita-citakan. Soedarto juga mendefinisikan kebijakan hukum sebagai upaya untuk melaksanakan peraturan yang baik sesuai dengan keadaan dan situasi pada saat yang bersamaan.
Hubungan antara hukum dan etika dalam kebijakan hukum di Indonesia.
Hubungan antara hukum dan etika dapat dipelajari menurut dimensi substansi dan wadahnya, dimensi hubungannya, luasnya ruang lingkupnya dan alasan manusia untuk taat atau tidak taat.
Kursi Hukum Politik
Hukum Politik Pasal 102 UUD 19
5 berbunyi sebagai berikut: “Hukum perdata dan niaga, hukum pidana perdata dan pidana militer, hukum acara pidana, susunan dan kekuasaan kehakiman diatur dengan undang-undang dalam undang-undang, undang-undang, kecuali legislatif menganggap perlu untuk mengatur masalah dan undang-undang tertentu secara terpisah.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Video-1

oleh Yeezkiel Patrick -
Nama : Yeezkiel Patrick Rambe
NPM : 2215011080
Warga melakukan aksi unjuk rasa dikarenakan limbah pabrik yang berasal dari lokasi pabrik pembuatan pakaian. Limbah tersebut menyebabkan beberapa dampak yaitu lingkungan menjadi bau dan air sungai tercemar. Warga meminta pemerintah setempat untuk menutup 6 pabrik tersebut. Pemiliki pabrik pun menerima keputusan warga dikarenakan pemilik pabrik mengaku tidak mengetahui cara mengelola limbah tersebut. Aksi unjuk rasa tersebut akan terus berlangsung hingga ke 6 pabrik tersebut tutup.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

oleh Yeezkiel Patrick -
Nama : Yeezkiel Patrick Rambe
NPM : 2215011080
Analisis Jurnal

"Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi."


Mata Kuliah Pendidikan Pancasila merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap manusia untuk meneliti, menganalisis, dan memecahkan masalah-masalah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia. Bangsa Indonesia yang majemuk secara sosiologis membutuhkan ideologi pemersatu Pancasila. Oleh karena itu nilaiPancasila harus dilestarikan dari generasi ke generasi untuk menjaga integritas masyarakat. Pelestarian nilai nilai Pancasila dilakukan lewat proses pendidikan formal, karena lewat pendidikan berbagai butir nilai Pancasila tersebut dapat dikembangkan secara terencana dan terpadu.
Saat ini, segala aspek kehidupan telah mampu berkembang dengan pesatnya, perkembangan tersebut beriringan pula dengan perkembangan pendidikan dari yang tradisional menjadi modern, secara otomatis perkembangan tersebut menuntut masyarakat menuju kearah globalisasi. Penyebab utama yang paling terasa pada
perubahan tersebut adalah pada aspek teknologi informasi, kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada kehidupan manusia dengan segala
peradaban dan kebudayaannya.
Secara spesifik tujuan penyelenggaraan Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi adalah untuk :
1. Memperkuat Pancasila sebagai dasar falsafah negara dan ideologi bangsa melalui revitalisasi nilai-nilai dasar Pancasila sebagai norma dasar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
2. Memberikan pemahaman dan penghayatan atas jiwa dan nilai-nilai dasar Pancasila kepada mahasiswa sebagai warga negara Republik Indonesia.
3. Membimbing untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
4. Membentuk sikap mental mahasiswa yang mampu mengapresiasi nilai-nilai Pancasila.