Nama : Niki Nabila Utami
NPM : 2217011088
Kelas : B
Dari masa ke masa, tentu saja negara kita mengalami perkembangan demokrasi yang berbeda. Pertama, pada masa revolusi mengalami demokrasi yang sangat terbatas dan pers yang mendukung revolusi kemerdekaan seperti tempo serta para jago dan kaum revolusioner jakarta. Kedua, pada masa parlementer (1945-1959) bisa dibilang masa kejayaan demokrasi di Indonesia karena hampir terdapat semua elemen demokrasi yang diwujudkan dalam kehidupan politik, namun gagal oleh beberapa sebab seperti dominannya politik aliran (partai islam, partai nasionalis), ekonomi negara yang masih lemah, adanya ketidaksukaan proses politik oleh presiden Soekarno dengan AD. Ketiga, pada masa terpimpin (1959-1965) adanya tiga kekuatan politik utama antara ABRI, Soekarno, dan PKI. Keempat, masa orde baru di mana pada 3 tahun pertama kekuasaan berpegang pada kekuatan masyarakat tetapi ternyata adanya dominan peranan ABRI dalam beberapa hal (pengambilan putusan politik, pembatasan peran fungsi partai politik, ikut serta dalam partai politik dan publik). Kelima, pada masa reformasi (1998-sekarang) diterapkan demokrasi pancasila yang diawali oleh presiden BJ. Habibie di mana memiliki beberapa ciri (pemilu demokratis, rotasi kekuasaan dari pusat hingga desa, transparan, dan kebebasan menyuarakan pendapat).