Kiriman dibuat oleh Ananda suci Ramadhani

NAMA : ANANDA SUCI RAMADHANI
NPM : 2217011075
KELAS : B

Indonesia, sebagai negara yang kaya akan keragaman budaya dan etnis, menghadapi tantangan dalam mencapai integrasi nasional. Etnosentrisme dan konflik kepentingan menjadi penghalang utama. Sejak proklamasi kemerdekaan, Indonesia telah mengalami berbagai perubahan ideologi dan politik yang berkontribusi pada disintegrasi. Era Orde Baru dan Reformasi menunjukkan bagaimana politik identitas sering kali diabaikan, yang mengarah pada ketidakstabilan sosial. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai lingua franca yang menyatukan berbagai kelompok etnis, meskipun awalnya merupakan atribut identitas lokal. Pemberian otonomi daerah dan pemekaran wilayah dapat memperkuat etnosentrisme, yang berpotensi mengancam integrasi nasional. Untuk mencapai integrasi yang lebih luas, masyarakat perlu bersedia meninggalkan identitas sempit dan berfokus pada kepentingan bersama. Ini menjadi kunci untuk mengatasi konflik yang terus-menerus melanda Indonesia.
Kesimpulan Integrasi nasional di Indonesia merupakan suatu keharusan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat yang plural. Dengan memahami identitas sebagai sesuatu yang dinamis dan mengedepankan nilai-nilai kemajemukan, diharapkan dapat tercipta kesatuan yang lebih kuat di tengah keragaman.
NAMA : ANANDA SUCI RAMADHANI
NPM : 2217011075
KELAS : B

Jurnal ini menekankan bahwa pelestarian nilai-nilai kearifan lokal di Indonesia sangat penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dan multikulturalisme. Kearifan lokal diharapkan dapat memperkuat identitas budaya dan kesadaran kolektif masyarakat. Indonesia, sebagai negara yang kaya akan keragaman budaya, menghadapi risiko homogenisasi budaya global yang dapat mengancam identitas budaya lokal. Kesenjangan sosial, ketidakadilan, dan konflik antar suku menjadi isu yang perlu diatasi. Penulis mengusulkan perlunya revitalisasi kearifan lokal sebagai upaya untuk memperkuat modal budaya dan identitas nasional. Ini diharapkan dapat menjadi perekat bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi perbedaan dan mendukung diplomasi kebudayaan. Jurnal ini menekankan pentingnya memahami dan mengintegrasikan budaya lokal untuk menciptakan persatuan dan kerukunan antar etnis di Indonesia. Hal ini sangat penting dalam konteks homogenisasi budaya yang disebabkan oleh globalisasi. Kesimpulan dari analisis ini adalah bahwa bangsa Indonesia harus mampu hidup berdampingan dalam keragaman tanpa kehilangan identitas budaya masing-masing, serta mengedepankan budaya damai sebagai solusi untuk mengatasi konflik yang mungkin timbul. Secara keseluruhan, jurnal ini mengajak pembaca untuk menyadari dan menghargai kearifan lokal sebagai fondasi penting dalam menjaga identitas budaya di tengah tantangan global.
NAMA : ANANDA SUCI RAMADHANI
NPM : 2217011075
KELAS : B

Analisis yang dapat saya ambil dari vidio ini adalah identitas nasional adalah ciri khas yang dimiliki suatu bangsa yang membedakannya dengan bangsa lain. Ciri khas ini mencakup keunikan, sifat, ciri-ciri, dan karakter tersendiri dari setiap bangsa. Video menekankan pentingnya menjaga identitas negara Indonesia. Ada ajakan langsung kepada penonton sebagai anak bangsa untuk bertanggung jawab dalam menjaga identitas tersebut. Pertanyaan "kalo bukan kita, siapa lagi?" memperkuat pesan ini. Secara keseluruhan, video ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya identitas nasional dan mendorong setiap warga negara Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaganya.

MKU PKN KIMIA B GENAP 2024 -> FORUM ANALISIS JURNAL

oleh Ananda suci Ramadhani -
NAMA: ANANDA SUCI RAMADHANI
NPM : 2217011075
KELAS: B

Jurnal ini membahas sejarah dan perkembangan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, dengan fokus pada era Orde Baru (1966-1998) di bawah Presiden Soeharto. Meskipun ada janji untuk penegakan HAM, kenyataannya banyak pelanggaran yang terjadi. Setelah jatuhnya Orde Baru, Indonesia memasuki era reformasi yang membawa komitmen baru terhadap HAM. Meskipun ada janji untuk penegakan HAM, pemerintah Orde Baru menolak konsep universal HAM dan menindas gerakan oposisi. Pelanggaran HAM terjadi secara sistematis. Setelah 1998, Indonesia mulai menunjukkan komitmen terhadap HAM dengan pembentukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan ratifikasi instrumen HAM internasional. Pendidikan Kewarganegaraan dianggap penting untuk membentuk karakter warga negara yang kritis, aktif, dan demokratis. Ini juga berfungsi untuk mengintegrasikan nilai-nilai lokal dan global dalam konteks demokrasi yang berlandaskan Pancasila. Jurnal ini menekankan enam norma penting untuk masyarakat demokratis:
1. Kesadaran akan pluralisme
2, Musyawarah
3. Cara yang sesuai tujuan
4. Kejujuran dalam pemufakatan
5. Kebebasan nurani
6. Percobaan serta kesalahan

Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting untuk mengatasi masalah ketidakpahaman politik dan apatisme politik di kalangan masyarakat. Jurnal ini menekankan bahwa pendidikan kewarganegaraan yang efektif dan terintegrasi dengan nilai-nilai HAM dan demokrasi sangat penting untuk membangun masyarakat yang sehat dan demokratis di Indonesia. Dengan memahami hak dan kewajiban mereka, warga negara diharapkan dapat berkontribusi pada proses demokrasi dan penegakan HAM.
NAMA : ANANDA SUCI RAMADHANI
NMP : 2217011075
KELAS : B

Berikut analisis saya tentang vidio yang telah diberikan :

Dalam vidio ini membahas bahwa PKn adalah mata pelajaran yang bertujuan untuk membentuk warga negara yang baik, cerdas, partisipatif, dan bertanggung jawab. PKn memiliki landasan yang kuat, yaitu Pancasila sebagai landasan ideal dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan hukum. PKn memiliki akar yang kuat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, nilai-nilai sosial budaya masyarakat, dan dinamika politik yang berkembang.

PKn terus berkembang seiring dengan perubahan zaman dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia. PKn sangat penting untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan, nilai, dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi warga negara yang baik dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Secara ringkas, PKn memiliki hakikat sebagai pendidikan yang membentuk warga negara yang ideal berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. PKn sangat penting karena membekali generasi muda dengan nilai-nilai dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. PKn juga mampu mendorong agar mampu memanfatkan pengaruh iptek untuk membangun negara bangsa