Kiriman dibuat oleh M.Dzakwan Ulhaq Agnastha

NAMA : M.DZAKWAN ULHAQ A
NPM : 2255011016

1. Sebagai paradigma Pancasila, yaitu. nilai-nilai inti Pancasila adalah landasan normatif, kerangka acuan. dan tolak ukur seluruh aspek pembangunan nasional yang dilaksanakan di Indonesia. Hal ini sebagai akibat pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat maju tentunya membawa dampak positif dan negatif. Oleh karena itu, Pancasila berperan sebagai paradigma keilmuan bagi disiplin ilmu yang terkandung dalam Lima Perintah, yaitu:

1) Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Melengkapi sains menciptakan keseimbangan antara rasional dan irasional, emosi dan akal. Panduan ini menempatkan manusia di alam sebagai bagian darinya dan bukan sebagai fokus.

2) Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Sila ini mengembangan paradigma disiplin ilmu harus dilandasi dengan nilai kemanusiaan yang tinggi dan berpegang teguh pada nilai-nilai moral agar kemanusiaan tidak dirugikan.

3) Sila Persatuan Indonesia
Sila ini sebagai tanda bahwa kemajuan semakin pesat, karena lagu-lagu semakin perlu mempersatukan bangsa Indonesia, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan era globalisasi semakin memudahkan untuk mencapai hal-hal yang jauh dan sulit dijangkau.

4) Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan
Sila ini mengandung gagasan bahwa wakil rakyat harus memimpin dengan bijaksana dan bertanggung jawab.

5) Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Dalam tatanan ini, keadilan bukanlah keadilan formal, keadilan yang muncul dari peraturan perundang-undangan, tetapi keadilan yang didasarkan pada lingkungan sosialnya, yaitu masyarakat Indonesia yang pada hakekatnya komunal-religius. Proses pembangunan saat ini membawa dampak positif dan negatif dari pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi negara Indonesia, baik secara politik, ekonomi, sosial budaya maupun hukum.


2. Pancasila adalah ideologi bangsa. Seorang pemimpin yang baik tentunya mengemban tugas memimpin Indonesia untuk mewujudkan cita-cita bangsa, yaitu mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia yang bertakwa, manusiawi, bersatu, kerakyatan, dan berkeadilan. Pemimpin harus memiliki kelima sifat tersebut sesuai dengan kebijakan yang dijalankannya dengan berpedoman pada ideologi bangsa Indonesia.
Nama : M.Dzakwan Ulhaq AgnasthA
NPM : 2255011016
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?
Jawab : Menurut saya, berita tersebut benar adanya, masyarakat langsung saja mempercayai berita yang beredar tanpa mencari tahu terlebih dahulu kebenarannya sehingga dapat menimbulkan konflik. Cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi hoax :
- Bersikap kritis terhadap apapun yang didapat
- Laporkan konten yang mengandung hoax
- Verifikasi data
2. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Jawab : Pengaruh IPTEK yang tidak sesuai yaitu adanya bullying yang terjadi di media sosial, penipuan online, dan meluasnya situs pornografi. Solusinya yaitu menolak IPTEK yang memberikan pengaruh buruk pada HAM dan menyalahi dasar negara, pendidikan yang kuat akan dasar negara, nilai agama, dan nilai sosial di sekolah dan juga adanya pengawasan dari orangtua dalam menggunakan media sosial.
3. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimanakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Jawab : Dilihat dari jurusan saya solusi yang dapat diambil adalah dapat membangun infrastruktur teknologi di negara sendiri sehingga Indonesia dapat menjual produknya sendiri dan dapat menaikkan perekonomian
Nama : M.Dzakwan Ulhaq A
npm : 2255011016
Invasi Jepang ke Amerika Serikat pada 7 Desember 1941 menandai dimulainya aliansi antara Amerika Serikat, Inggris Raya, Belanda, Hindia Belanda, dan beberapa koloni Inggris lainnya. Serangan balik terjadi pada 6 Agustus 1945. Pasukan sekutu menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima di Jepang. Akibat pengeboman ini, puluhan ribu nyawa tidak terselamatkan dan kekuatan angkatan bersenjata Jepang melemah. Tiga hari kemudian, pada tanggal 9 Agustus 1945, Sekutu kembali menjatuhkan bom atom di kota Nagasaki. Serangan ini membuat Jepang kalah telak dan akhirnya menyerah kepada Sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945. Menteri luar negeri Jepang menandatangani surat yang mengumumkan penyerahan Jepang kepada kapal perang Amerika dan mengakhiri Perang Dunia II di Pasifik.

Dengan latar belakang ini, masyarakat Indonesia mendapat manfaat dari status quo Indonesia saat ini, atau kekosongan kekuasaan. Dapat digunakan untuk Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Dari video tersebut terlihat bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memberikan dampak negatif. Adanya bom atom merupakan salah satu dampak negatifnya. Bom atom Sekutu tampaknya mengabaikan kemanusiaan. Akibatnya, insiden tersebut merenggut puluhan ribu nyawa tak berdosa


A. Dari berita yang saya baca, berita bohong menyebar begitu mudah sehingga Anda mungkin tidak bisa membedakan mana berita yang sebenarnya. Masyarakat mudah termakan berita bohong karena dikemas secara menarik dan disebarluaskan. Penyebaran berita bohong dapat dikelola dengan terlebih dahulu memastikan keakuratan informasi, tidak mudah terprovokasi oleh headline, bersikap kritis dan menggunakan logika ketika memberikan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

B. Menurut saya perkembangan iptek sekarang ini banyak yang bertentangan dengan nilai-nilai pancasila di media sosial karena banyak kebebasan yang tidak dilandasi nilai-nilai pancasila yang berdampak negatif maka solusi yang bisa kita terapkan agar moralitas negara tidak Kerugiannya adalah menggunakan teknologi sesuai kebutuhan, meneruskan kebaikan lama, melestarikan budaya dan menerima budaya baru yang sesuai dengan bangsa dan agama, mempelajari agama agar tidak masuk ke dalam perangkat hal-hal yang negatif.

C. Solusi yang bisa saya tawarkan, dalam cakupan Farmasi adalah mengubah pola pikir konsumen yang lebih tertarik pada utilitas dan berpikir bahwa "negara-negara di sana bisa melakukannya, mengapa Indonesia tidak?" ini membantu masyarakat untuk menjadi agen produksi dengan memanfaatkan segala kekayaan alam dan pengetahuan yang ada.
nama : M.Dzakwan Ulhaq Agnastha
NPM : 2255011016'
Ratusan warga dari desa Pegadeng Tengah, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup saluran pembuangan limbah olahan pabrik dengan langsung menuju lokasi pabrik yang membuang olahan limbah pabrik tersebut ke sungai. Di lokasi pabrik , warga langsung melakukan penutupan terhadap saluran pembuangan limbah yang berasal dari 6 pabrik pakaian . pembuangan limbah pabrik ke sungai ini sudah berlangsung kurang lebih selama 25 tahun .Selain mencemarkan lingkungan sungai ,warga juga merasa tidak nyaman karena olahan limbah pabrik yang di buang ke sungai tersebut menimbulkan bau busuk . warga meminta pihak aparat desa agar segera menutup keenam pabrik pembuatan pakaian yang tidak memiliki alat pengolahan limbah.

PANCASILA TEKNIK SIPIL C -> Forum Analisis Jurnal

oleh M.Dzakwan Ulhaq Agnastha -
Nama : M.Dzakwan Ulhaq Agnastha
NPM : 2255011016
Analisis Jurnal URGENSI PENEGASAN PANCASILA SEBAGAI DASAR NILAI PENGEMBANGAN IPTEK
Jurnal tersebut berpendapat bahwa Pancasila bertanggung jawab atas dasar negara dan Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tahun 1945, serta cita-cita hukum Indonesia berikutnya, sebagai akibat dari pandangan dan falsafah hidup bangsa yang dilakukan karena sifat -sifat dan akhlak mulia Indonesia. Pada mulanya Pancasila dikenal sebagai tanah air Indonesia dan kemudian sebagai bangsa. Sebagai hasil dari teori ini, masyarakat Indonesia secara keseluruhan didukung oleh meta-hukum berdasarkan moral yang sama dan nilai-nilai.Pancasila berbeda dari ini dan fakta.Nilai metalegal ini memiliki sejumlah besar hukum.
Pancasila, juga dikenal sebagai Dasar Ilmu, dapat ditemukan di setiap belahan dunia;
Akibatnya, timbul pemikiran ulang dan perenungan tentang perlu atau tidaknya Indonesia dimasukkan ke dalam Pertama Pelatihan. Pluralitas bangsa yang terlibat dalam sistem pelayanan kesehatan Indonesia telah direbut oleh iptek dan berfokus pada cara orang belajar tentang pelayanan kesehatan. Nilai yang tidak ada hubungannya dengan bangsa utama.
Yang kedua adalah faktor negatif yang digunakan untuk mengukur kualitas iptek berdasarkan keberadaan hidup di sekitar titik nadir pada saat datang. Karena itu, moralitas berperan dalam pembentukan iptek di Indonesia.
Selain itu, kebijakan global dominasi iptek atas bangsa Barat menyoroti spiritualitas, royong, solidaritas, musyawarah, dan rasa keadilan Indonesia dalam pendidikan negara.
1. Sebagai sarana untuk memperoleh Ilmu Konsep Dasar Nilai Pancasila.
Pancasila disebut sebagai acuan, kerangka, atau sistem nilai. Akibatnya, pancasila menjadi pemain kunci dalam larangan hukum nasional. Standar normatif dasar Pancasila adalah upah minimum nasional yang ditetapkan di Indonesia. Ini akibat dari fokus Pancasila pada ekonomi Indonesia dan rakyat secara keseluruhan sebagai ideologi nasional.
Pancasila meliputi nilai-nilai:
1.Nilai dasar intrinsik (nilai dasar) Nilai dasar adalah nilai dasar adalah pokok yang tidak ditemukan pada pagi hari atau pada waktu-waktu tertentu, dan disingkirkan sehingga menimbulkan cita-cita, tujuan, dan tatanan dasar.
2.Istilah "nilai instrumental" mengacu pada penggunaan nilai dasar sebagai kinerja untuk tujuan membangunkan dan mempertahankan keadaan saat ini. Lebih mencolok secara visual dan bercirikan penggunaan zaman tuntunan.
3. Yang dimaksud dengan “nilai praktis” adalah dialog yang terjadi antara orang yang berinstrumen dengan situasi saat kritis dan situasi saat ini. Ini ditandai dengan pertukaran informasi dan identifikasi seseorang yang relevan dengan pengalaman unik individu yang berkaitan dengan zamanya.
2.Pancasila sebagai Landasan Moral dan Spiritual Pengkajian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Iptek harus digunakan untuk meningkatkan kesehatan manusia dan meringankan penderitaan manusia, karena harus digunakan bersamaan dengan metode yang digunakan saat ini. Pancasila adalah salah satu dari sekian banyak lembaga agama di Sila. Pancasila merupakan simbol moralitas bagi masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Hal ini dapat dilihat pada sistem Pancasila yaitu sistem ekonomi tersendiri, misalnya:
sebuah. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangkan rasional, antara akal, rasa dan kehendak.
b. Kemanusiaan Adil dan Beradab menjadi model moralitas manusia dalam proses penerapan IPTEK.
c. Partisipasi Persatuan Indonesia dalam kesadaran rasa adalah nasionalisme Indonesia.
d. Kerakyatan yang dibahas oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyarawatan/Perwakilan adalah yang dibahas dalam konteks IPTEK dan paling tidak didasarkan pada satu kepentingan demokrasi. Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah suatu bangsa mampu mencapai kewajiban dalam konteks IPTEK dengan menjunjung tinggi dan meningkatkan kebebasan
e. Jaminan Sosial bagi penduduk Indonesia. IPTEK harus mampu meningkatkan kesehatan manusia melalui pendidikan.
3.Ringkas Sejarah, Sosiologi, dan Politik Pancasila sebagai Batas Waktu Iptek.
Sejarah Pancasila sebagai contoh iptek Indonesia dimuat dalam laporan UUD 1945. Mulai tahun 1945, Pembukaan UUD berlaku.
Pancasila sebagai contoh Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dapat digunakan dengan segala cara yang dapat dibayangkan;
1.Pluralitas yang lazim dalam masyarakat Indonesia pada saat penulisan ini didasarkan pada penekanan IPTEK pada pendidikan dan perilaku manusia.
2. IPTEK pada saat gempa memiliki efek peredam yang dapat diabaikan dan hadir di titik berdasarkan populasi manusia yang ada yang akan menghilang.
3.Selain itu, IPTEK yang dilakukan oleh negara-bangsa Barat dapat ditelusuri kembali ke khas Indonesia. Karena itu, ada perspektif global tentang ekonomi Indonesia