Nama : Teli Hosana Marpaung
NPM: 2217011162
Kelas : B
NPM: 2217011162
Kelas : B
Video ini membahas tentang kenapa sistem demokrasi tetap dipilih oleh banyak negara meskipun sering terlihat tidak stabil dan penuh perdebatan. Faktanya, demokrasi justru bertahan karena kegaduhan itu menunjukkan adanya keterbukaan, kontrol kekuasaan, dan partisipasi masyarakat. Sistem ini memungkinkan rakyat menyuarakan pendapat, mengkritik kebijakan, dan ikut menentukan arah pemerintahan sesuatu yang tidak bisa dilakukan dalam sistem pemerintahan non-demokrasi.
Dari segi data dan fakta, negara-negara yang menganut sistem demokrasi memiliki performa yang lebih baik di berbagai aspek. Misalnya, penegakan hak asasi manusia (HAM) lebih kuat, angka harapan hidup lebih tinggi, pendapatan per kapita lebih besar, serta tingkat korupsi lebih rendah dibanding negara non-demokratis. Ini menunjukkan bahwa demokrasi bukan hanya sistem politik, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Perbedaan antara negara demokrasi dan otokrasi semakin terlihat jelas setelah era Perang Dingin. Negara demokratis berkembang lebih cepat karena memberi ruang pada inovasi, kebebasan berpikir, dan kritik. Sementara negara otoriter cenderung menekan perbedaan pendapat.
Namun demikian, video ini juga menegaskan bahwa demokrasi bukanlah sistem yang sempurna. Saat ini, demokrasi tengah menghadapi fase krisis . Banyak negara mengalami penurunan dalam kualitas demokrasi, baik karena kemunculan pemimpin yang hanya peduli dengan kekuasaan dan menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi demokratis. Indeks demokrasi di banyak negara mengalami penurunan, menunjukkan bahwa tantangan terhadap sistem ini nyata dan serius.
Dari segi data dan fakta, negara-negara yang menganut sistem demokrasi memiliki performa yang lebih baik di berbagai aspek. Misalnya, penegakan hak asasi manusia (HAM) lebih kuat, angka harapan hidup lebih tinggi, pendapatan per kapita lebih besar, serta tingkat korupsi lebih rendah dibanding negara non-demokratis. Ini menunjukkan bahwa demokrasi bukan hanya sistem politik, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Perbedaan antara negara demokrasi dan otokrasi semakin terlihat jelas setelah era Perang Dingin. Negara demokratis berkembang lebih cepat karena memberi ruang pada inovasi, kebebasan berpikir, dan kritik. Sementara negara otoriter cenderung menekan perbedaan pendapat.
Namun demikian, video ini juga menegaskan bahwa demokrasi bukanlah sistem yang sempurna. Saat ini, demokrasi tengah menghadapi fase krisis . Banyak negara mengalami penurunan dalam kualitas demokrasi, baik karena kemunculan pemimpin yang hanya peduli dengan kekuasaan dan menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi demokratis. Indeks demokrasi di banyak negara mengalami penurunan, menunjukkan bahwa tantangan terhadap sistem ini nyata dan serius.