གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ M. Nashirul Haqq Cayaputra

Nama: M. Nashirul Haqq Cayaputra
NPM: 2217011123
Kelas: B

Jurnal ini membahas peran kearifan budaya lokal sebagai perekat identitas nasional Indonesia di tengah tantangan globalisasi. Penulis, Ida Bagus Brata, menekankan bahwa kearifan lokal, yang mencakup nilai-nilai tradisional, adat istiadat, dan pengetahuan turun-temurun, memiliki peran strategis dalam menjaga keunikan dan jati diri bangsa. Di era globalisasi yang cenderung menghomogenisasi budaya, revitalisasi kearifan lokal menjadi penting untuk mempertahankan identitas nasional. Jurnal ini mengajak pembaca untuk memandang multikulturalisme Indonesia sebagai kekuatan yang memperkuat persatuan, bukan sebagai sumber perpecahan. Dengan demikian, pelestarian budaya lokal bukan sekadar nostalgia, melainkan strategi untuk menghadapi perubahan zaman.

Jurnal ini juga menyoroti bagaimana interaksi budaya yang beragam di Indonesia membentuk identitas nasional yang dinamis. Keberagaman suku, agama, dan budaya seharusnya menjadi peluang untuk membangun integrasi sosial yang lebih kuat, bukan sumber konflik. Konsep “Bhinneka Tunggal Ika” dijelaskan bukan hanya sebagai semboyan, tetapi sebagai prinsip yang harus diwujudkan dalam sikap saling menghormati dan menerima perbedaan. Tantangan terbesar yang dihadapi adalah membangun kesadaran kolektif yang mampu mengakomodasi keberagaman tanpa kehilangan esensi identitas nasional. Penulis juga menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai bagian dari ketahanan budaya, yang telah terbukti mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai intinya.

Secara keseluruhan, jurnal ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya kearifan lokal dalam memperkuat identitas nasional Indonesia. Penulis berhasil menggambarkan bagaimana nilai-nilai tradisional seperti gotong royong, toleransi, dan musyawarah dapat menjadi solusi bagi masalah sosial, ekonomi, dan politik di era modern. Jurnal ini juga mengajak pembaca untuk tidak hanya menghargai kearifan lokal sebagai warisan budaya, tetapi juga memanfaatkannya dalam kebijakan publik, pendidikan, dan kehidupan sosial. Dengan demikian, Indonesia dapat memiliki fondasi yang kokoh untuk menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitasnya. Meskipun jurnal ini telah membahas berbagai aspek penting, akan lebih baik jika dilengkapi dengan studi kasus konkret dan strategi revitalisasi yang lebih spesifik untuk memperkuat relevansi dan aplikasinya dalam konteks kekinian.
NAMA : M. Nashirul Haqq Cayaputra

NPM : 2217011123

KELAS : B

Video ini membahas konsep identitas nasional sebagai ciri khas yang dimiliki oleh suatu bangsa, yang membedakannya dari bangsa-bangsa lain di dunia. Identitas nasional mencakup berbagai aspek, seperti budaya, sejarah, nilai-nilai, simbol-simbol, dan geografi, yang secara bersama-sama membentuk jati diri suatu bangsa. Video ini menekankan bahwa setiap bangsa memiliki keunikan, sifat, dan karakter tersendiri, yang menjadi inti dari identitas nasional. Dalam konteks Indonesia, identitas nasional tercermin dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa, serta simbol-simbol kenegaraan seperti Bendera Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan Pancasila sebagai dasar negara. Video ini juga mengajak penonton, khususnya generasi muda, untuk mengambil tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan identitas nasional Indonesia.

Selain menjelaskan unsur-unsur identitas nasional, video ini juga menyoroti pentingnya identitas nasional dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta membedakan Indonesia dari bangsa lain. Identitas nasional menjadi landasan penting bagi pembangunan bangsa, terutama di era globalisasi yang penuh tantangan, seperti pengaruh budaya asing, isu disintegrasi, dan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya identitas nasional. Video ini mengingatkan bahwa identitas nasional bukan hanya sekadar karakteristik fisik, tetapi juga mencakup nilai-nilai luhur yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Nama: M. Nashirul Haqq Cayaputra
NPM: 2217011123
Kelas: B Kimia 2022

Video ini membahas hakikat dan pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di perguruan tinggi sebagai upaya untuk membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab. PKN tidak hanya bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme, tetapi juga melatih mahasiswa untuk berpikir kritis, analitis, dan bersikap demokratis. Landasan hukum PKN, seperti Pancasila, UUD 1945, dan peraturan perundang-undangan terkait, menjadi dasar kuat bagi pelaksanaan pendidikan ini. Video ini menegaskan bahwa PKN adalah usaha sadar untuk menyiapkan generasi muda agar siap membela bangsa dan negara, serta mampu menghadapi tantangan global dengan wawasan kebangsaan yang kuat.

Selain itu, video ini menjelaskan bahwa PKN memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk memahami dan menghadapi berbagai masalah dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Melalui PKN, mahasiswa dibekali dengan nilai-nilai kebangsaan, seperti kesadaran berbangsa dan bernegara, semangat bela negara, serta rasa nasionalisme dan patriotisme. Video ini juga menekankan bahwa PKN adalah sarana untuk membentuk karakter bangsa yang sesuai dengan ideologi dan dasar negara Indonesia. Dengan demikian, PKN tidak hanya menjadi mata kuliah pengembangan kepribadian, tetapi juga sebagai fondasi untuk membangun persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keragaman.

Secara keseluruhan, video ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang pentingnya PKN di perguruan tinggi. Melalui penjelasan yang sistematis, video ini berhasil menyoroti peran PKN dalam membentuk generasi muda yang berwawasan kebangsaan, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Video ini sangat relevan bagi mahasiswa, pendidik, dan pemangku kebijakan yang ingin memahami lebih dalam tentang hakikat dan urgensi PKN dalam konteks pembangunan karakter bangsa Indonesia.