Nama:Ulfi Mira Sasmita
Npm: 2217011057
Kelas : Kimia B
Demokrasi sering kali dianggap sebagai sistem pemerintahan yang gaduh dan penuh dengan hal yang berkaitan. Meskipun demikian, banyak negara di seluruh dunia tetap memilih untuk menerapkan dan mempertahankan sistem demokrasi ini. Ada beberapa alasan mengapa demokrasi bertahan meskipun tantangan dan kekacauan yang menyertainya.
Pertama, demokrasi memberikan ruang bagi partisipasi masyarakat. Warga negara memiliki hak untuk berbicara, mengemukakan pendapat, dan terlibat dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka. Kebebasan berekspresi ini memungkinkan masyarakat untuk merasakan bahwa suara mereka dihargai dan didengar.
Kedua, meskipun sering terjadi konflik dan berbagai pendapat yang bertentangan, demokrasi mendorong adanya konflik solusi yang lebih terstruktur. Melalui pemilu dan dialog, masalah dapat diselesaikan secara damai alih-alih dengan keras dan, yang sering terjadi dalam sistem pengarah.
Ketiga, demokrasi cenderung menghasilkan pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi rakyat. Ketika pemimpin dipilih melalui pemilu, mereka lebih termotivasi untuk memenuhi janji-janji politik dan menjalankan kebijakan yang sesuai dengan harapan warganya. Hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, demokrasi juga memiliki potensi untuk mendukung hak asasi manusia dan kebebasan individu. Sistem ini banyak dianggap sebagai cara terbaik untuk melindungi hak-hak fundamental warganya, seperti hak untuk berpendapat, berkumpul, dan berorganisasi.Meskipun kelemahan seperti kebijakan yang lambat dan perpecahan politik sering muncul, daya tarik utama demokrasi terletak pada kemampuannya untuk memberikan suara kepada banyak orang dan memberi mereka kendali atas nasib mereka sendiri. Oleh karena itu, meski ada kesulitan dan kontroversi, demokrasi tetap menjadi pilihan bagi banyak negara karena menjanjikan partisipasi, tanggung jawab, dan perlindungan hak asasi manusia yang lebih baik.