Nama: Dwi Pauliyanna Safitri
NPM: 2217011061
Kelas: B
Identitas nasional sebagai kumpulan nilai budaya yang berkembang dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia, yang terdiri dari banyak suku, agama, budaya, dan bahasa. Identitas nasional terbagi menjadi tiga kategori: identitas fundamental (Pancasila sebagai dasar negara), identitas instrumental (UUD 1945, bendera Merah Putih, Garuda Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan lagu kebangsaan Indonesia Raya), serta identitas alamiah (keberagaman suku, budaya, dan kondisi geografis kepulauan Indonesia).
Sementara itu, integrasi nasional sebagai proses menyatukan unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat agar menjadi satu kesatuan yang utuh. Faktor pendorong integrasi nasional mencakup sejarah perjuangan bangsa, keinginan untuk bersatu, cinta tanah air, sikap rela berkorban, dan konsensus nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Namun, ada pula faktor penghambat seperti heterogenitas masyarakat, etnosentrisme, ketimpangan sosial, dan gangguan dari pihak luar.
Integrasi nasional diwujudkan dalam dua bentuk utama, yaitu asimilasi (pembauran budaya dengan tetap mempertahankan ciri khas asli) dan akulturasi (penerimaan unsur asing tanpa menghilangkan kebudayaan lokal). Konsep integrasi ini diperjelas dengan teori Myron Weiner, yang menekankan pentingnya penyatuan budaya, pembentukan wewenang, hubungan antara pemerintah dan masyarakat, kesepakatan nilai-nilai bersama, serta perilaku yang menunjukkan identitas nasional. Kesimpulannya, pemahaman dan penguatan identitas serta integrasi nasional sangat penting untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia.