Posts made by MELANI KARUNIA_2211011110

Nama : Melani karunia
NPM : 2211011110
Prodi :S1 Manajemen
Panasila A

Analisis Video :

Pada dasarnya Iptek dipergunakan oleh manusia untuk membantu kegiatan sehari-hari. Iptek juga memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positifnya adalah penyampaian informasi yang cepat, semakin mudah, menambah ilmu pengetahuan, dan membantu perekonomian. Dampak Negatifnya adalah kejahatan di internet, penyebaran virus komputer,penyebaran berita hoax dll.

Sila Sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan IPTEK:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila Ini Iptek tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan tetapi yang dipertimbangkan maksud dan akibatnya agar tidak menyimpah dari norma Pancasila yang ada.

2. Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab
Memberikan dasar² moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus bersikap beradab dalam penyampaiaan di internet.

3. Sila Persatuan Indonesia
IPTEK hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme kebesaran generasi bangsa Indonesia.

4. Sila Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan.
IPTEK secara demokratis artinya setiap ilmuwan harus memiliki kebebasan untuk mengekspresikan pengembangan IPTEK dan juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain.

5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Perkembangan Iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya maupun tuhannya.
Nama : Melani karunia
NPM : 2211011110
Prodi :S1 Manajemen
Panasila A


Pendidikan Pancasila adalah pedoman manusia untuk mengkaji dan menganalisis terkait masalah bangsa dan Negara dalam perspektif nilai nilai dasar Pancasila. Pendidikan Pancasila memiliki nilai dasar dalam pelaksanaannya yaitu:
• Nilai dasar filosofis; ketika proklamasi kemerdekaan Indonesia,dunia di kecam pertentangan ideologi . Namun para pendiri negara mampu melepaskan diri dari tarikan tarikan dua kutub ideologi. Dengan merumuskan pandangan ideologi yaitu Pancasila.
• Nilai dasar sosiologis; Bangsa Indonesia yang plural secara sosiologis membutuhkan ideologi negara seperti Pancasila.
• Nilai dasar yuridis; Pancasila sebagai norma dasar negara yang berlaku adalah Pancasila yang terkandung dalam pembukaan UUD dasar 1945.

Tujuan dari pendidikan Pancasila adalah memberikan pemahaman atas jiwa dan nilai nilai yang ada di Pancasila, serta membentuk sikap mental agar mengamalkan nilai nilai yang terkandung di Pancasila.
• Sikap terdiri dari 3 aspek:
a. Kognitif (ide/gagasan)
b. Perilaku
c. Emosi/perasaan
• Sikap terdiri dari berbagai tingkatan yaitu:
a. Menerima (receiving)
b. Merespon (responding)
c. Menghargai (valuing)
d. Bertanggung jawab (responsible)
• Sikap mempunyai beberapa fungsi, yaitu:
a. Fungsi instrumental atau fungsi penyesuaian atau fungsi manfaat, Fungsi ini berkaitan dengan sarana dan tujuan.
b. Fungsi pertahanan ego, Ini merupakan sikap yang diambil oleh seseorang demi untuk mempertahankan ego.
c. Fungsi ekspresi nilai, Sikap yang ada pada diri seseorang merupakan jalan bagi individu untuk mengekspresikan nilai yang ada pada dirinya.
d. Fungsi pengetahuan ,Individu mempunyai dorongan untuk ingin mengerti dengan pengalaman-pengalaman.

Hasil penelitian menyatakan bahwa para responden memiliki kepribadian Pancasila yang baik dan dapat menyikapi perkembangan Iptek. Sebagai mahasiswa menjaga kepribadian bangsa itu sangat penting karena di era modern ini kita harus bisa menghadapi tantangan perkembangan Iptek. Oleh karena itu kita harus tetap berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan IPTEK dapat memberikan dampak positif bagi bangsa indonesia sekarang.
Nama : Melani karunia
NPM : 2211011110
Prodi : S1 MANAJEMEN
PANCASILA A

Analisis soal 2
A.    Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!
:Etika Politik Pancasila merupakan percabangan dari filsafat politik Pancasila yang memandang baik dan buruknya suatu perbuatan maupun perilaku politik dengan dasar Filsafat politik Pancasila. Adapun definisi Filsafat Politik Pancasila yaitu segenap keyakinan yang diperjuangkan penganutnya dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia berdasarkan Pancasila. Sedangkan nilai-nilai etika yang dapat kita temukan dalam Pancasila dimanifestasikan dalam bentuk tatanan :
* Tatanan bermasyarakat memiliki nilai-nilai dasar seperti pelarangan akan eksploitasi sesama manusia. Semua orang wajib untuk berperikemanusiaan dan juga berkeadilan sosial.
* Tatanan bernegara memiliki nilai-nilai dasar merdeka, berdaulat, bersatu, adil dan makmur.
* Tatanan luar negeri memiliki nilai ketertiban dunia, perdamaian abadi, kemerdekaan, dan keadilan sosial.
* Tatanan pemerintah daerah dengan nilai-nilai permusyawaratan yang mengakui asal-usul atau latar belakang keistimewaan daerah.
* Tatanan hidup beragama dengan kebebasan beribadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.
* Tatanan bela negara, hak dan kewajiban warga negara untuk membela negara.
* Tatanan pendidikan, dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
* Tatanan berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat.
* Tatanan hukum dan keikutsertaan dalam pemerintahan, dan
* Tatanan kesejahteraan sosial dengan nilai dasar kemakmuran bagi seluruh masyarakat.
Sumber : https://voi.id/berita/46327/etika-politik-pancasila-nilai-nilai-dan-contoh-penerapannya

B.     Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !
: Dekadensi moral merupakan pengikisan jati diri yang terkait merosotnya tentang nilai-nilai keagamaan, nasionalisme, nilai sosial budaya bangsa dan perkembangan moralitas individu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran sehingga sangat penting dan diperlukan pendekatan yang lebih serius dalam memperkokoh jati diri para generasi muda melalui pendidikan moral dan budaya bangsa.

Sumber : https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jurnalcivichukum/article/download/9182/pdf

Beberapa hal yang bisa kita lakukan setidaknya meminimalisir dan mengantisipasi sejak dini masalah Dekadensi Moral :
a. Pengawasan dan Perhatian Orangtua : Orang tua memegang peranan penting dalam mendidik dan memberikan pengarahan pada anak
b. Memberikan Pendidikan Karakter pada Anak Sejak Dini : Pendidikan karakter akan lebih mudah dilakukan sejak anak berusia dini hal ini berkaitan dengan tumbuh kembang anak terhadap pengenalan lingkungan sekitar dan tentu menuntu bimbingan orang tua.
c. Penegakan Hukum Atas Pelaku Kejahatan  : Hukum merupakan salah satu tonggak bangsa dalam memberantas Dekadensi Moral, karena hukum memiliki fungsi dalam menegakkan dan melindungi kepentingan manusia
d. Meningkatkan Pendidikan Moral dan Agama : Moral merupakan suatu kondisi pikiran, perasaan, ucapan dan perilaku seseorang yang terkait dengan nilai baik dan buruk.

sumber : https://www.websitependidikan.com/2018/06/pengertian-dan-contoh-dekadensi-moral-serta-cara-mengatasinya.html?m=1