NAMA : NATALINE GLORYVHA SIANTURI
NPM : 2257051013
KELAS : D
Analisa saya berdasarkan video tersebut,jika kita bandingkan negara yang mempunyai demokrasi dengan yang tidak memiliki demokrasi,umumnya negara yang memiliki demokrasi akan lebih kaya karena memiliki tingkat perkembangan manusia yang jauh lebih tinggi.Jika suatu negara memiliki demokrasi maka angka korupsi di negara tersebut jauh lebih rendah dibanding dengan negara yang tidak memiliki demokrasi.Masyarakat di negara demokrasi juga akan lebih Bahagia dan sehat serta mereka akan lebih banyak menikmati jaminan atas Hak Asasi Manusia.
Namun pasca-perang dingin banyak negara ingin kebebasan dan kemakmuran seperti negara demokrasi.Sejak akhir 1980-an negara yang menganut demokrasi pun meningkat dengan pesat dan semakin banyak pula rezim autokrasi yang ikut berjatuhan.Ini bukan berarti demokrasi merupakan system pemerintahan yang sempurna.Banyak kritikus demokrasi yang kerap mempertanyakan soal memberikan hak pilih kepada warga atas sesuatu yang tidak mereka mengerti/kuasai merupakan keputusan yang tepat?,ini sejalan dengan banyak nya pemimpin-pemimpin populis yang anti-sains serta politikus yang menolak untuk dikritik dan menampik kebebasan berpendapat.
Sekarang banyak analisis mengatakan demokrasi berada dalam fase krisis.Jika dilihat dari The Economist Intelligence Unit Indonesia sudah masuk flawed democracy.Kondisi ini juga telah terjadi di berbagai negara bahkan negara yang sudah established demokrasi nya seperti Amerika Serikat rankingnya drop.Ada beberapa alasan yang menyebabkan demokrasi dilanda krisis mulai dari rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus,penurunan jumlah keanggotaan partai politik,hingga regulasi pemerintah yang dianggap tidak transparan.
NPM : 2257051013
KELAS : D
Analisa saya berdasarkan video tersebut,jika kita bandingkan negara yang mempunyai demokrasi dengan yang tidak memiliki demokrasi,umumnya negara yang memiliki demokrasi akan lebih kaya karena memiliki tingkat perkembangan manusia yang jauh lebih tinggi.Jika suatu negara memiliki demokrasi maka angka korupsi di negara tersebut jauh lebih rendah dibanding dengan negara yang tidak memiliki demokrasi.Masyarakat di negara demokrasi juga akan lebih Bahagia dan sehat serta mereka akan lebih banyak menikmati jaminan atas Hak Asasi Manusia.
Namun pasca-perang dingin banyak negara ingin kebebasan dan kemakmuran seperti negara demokrasi.Sejak akhir 1980-an negara yang menganut demokrasi pun meningkat dengan pesat dan semakin banyak pula rezim autokrasi yang ikut berjatuhan.Ini bukan berarti demokrasi merupakan system pemerintahan yang sempurna.Banyak kritikus demokrasi yang kerap mempertanyakan soal memberikan hak pilih kepada warga atas sesuatu yang tidak mereka mengerti/kuasai merupakan keputusan yang tepat?,ini sejalan dengan banyak nya pemimpin-pemimpin populis yang anti-sains serta politikus yang menolak untuk dikritik dan menampik kebebasan berpendapat.
Sekarang banyak analisis mengatakan demokrasi berada dalam fase krisis.Jika dilihat dari The Economist Intelligence Unit Indonesia sudah masuk flawed democracy.Kondisi ini juga telah terjadi di berbagai negara bahkan negara yang sudah established demokrasi nya seperti Amerika Serikat rankingnya drop.Ada beberapa alasan yang menyebabkan demokrasi dilanda krisis mulai dari rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus,penurunan jumlah keanggotaan partai politik,hingga regulasi pemerintah yang dianggap tidak transparan.