Kiriman dibuat oleh Angelica Asmara Basanti

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Soal

oleh Angelica Asmara Basanti -
Nama : Angelica Asmara Basanti
NPM : 2218031005
Prodi : Farmasi

A. Menurut saya sistem etika perilaku politik pada saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Hal ini dapat dilihat pada pelaksanaan di kehidupan yang ada di Indonesia masih banyak terjadi penyimpangan. Contohnya yaitu banyak kasus birokrasi yang memberikan atau memperlakukan pelayanan secara tidak adil dan merata kepada masyarakat yang mengakibatkan ketidak percayaan masyarakat terhadap jajaran birokrasi dan pemerintah. Penyimpangan lain yang terjadi yaitu adanya tindakan korupsi yang dilakukan oleh jajaran birokrasi pemerintahan, tentu saja hal ini merupakan penyimpangan karena korupsi hanya menguntungkan suatu pihak saja sedangkan pihak lain dirugikan . Tentunya hal ini merupakan penyimpangan pada pengamalan pancasila ke 5 yang menunjukkan suatu ketidakadilan.

B. Di lingkungan tempat tinggal saya , generasi-generasi muda memiliki etika dan mencerminkan perilaku yang baik. Contoh sikap yang dilakukan generasi muda dilingkungan tempat tinggal saya yaitu ketika saat berjumpa dengan orang lain selalu menyapa dan tersenyum baik itu dari kalangan muda sampai kalangan tua. Tidak hanya itu saja ketika melewati orang yang lebih tua, kami para generasi muda membungkukkan badan dan sambil mengucapkan permisi, hal ini terjadi karena dilingkungan saya masih menganut adat istiadat setempat. Kemudian setiap hari sabtu generasi muda dilingkungan saya melakukan gotong royong dan kerja bakti dengan membersihkan sampah dilingkungan sekitar, tetapi di lingkungan saya masih ada beberapa generasi muda yang melakukan penyimpangan dengan tidak mencerminkan etika yang baik contohnya banyak anak dibawah umur yang mencoba merokok serta mencoba meminum minuman keras dan banyak generasi muda yang ikut ikutan melakukan tindakan pencurian.
Menurut saya solusi untuk mengatasi dekadensi moral yaitu memberikan pendidikan karakter serta menanamkan ilmu agama yang berisi nilai moral kepada anak pada usia dini, orang tua harus dapat mendidik anak anaknya dengan tegas dan menerapkan hidup disiplin ,dan kita harus menggunakan kemajuan tekhnologi dengan baik dan bijak dengan menyaring hal hal yang baik dan membuang hal yang buruk.

Farmasi MKU Pancasila -> Forum Analisis Video

oleh Angelica Asmara Basanti -
NAMA : ANGELICA ASMARA BASANTI
NPM : 2218031005
PRODI : FARMASI

ANALISIS VIDEO

Dari video tersebut kesimpulan yang saya dapatkan adalah pancasila merupakan buku manual dan sebuah pedoman bagi Bangsa Indonesia untuk mencapai cita cita bagi masyarakat yang adil dan makmur.

Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas yang terdiri dari banyak atau berbagai pulau yang di diami oleh berbagai masyarakat yang memiliki keaneka ragaman baik itu budaya, adat istiadat , dan kepercayaan. Keberagaman yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia ini merupakan suatu kekayaan dan sebuah kekuatan bagi bangsa Indonesia sendiri. Di negara yang beragam ini diperlukan suatu unsur perekat secara universal yaitu kepercayaan akan adanya Tuhan. Dengan meyakini adanya Tuhan maka kita akan bisa menghargai dan menghormati keberagaman karena keberagaman itu terjadi atas kehendak Tuhan.

Pada dasarnya ketika kita mampu menghormati sesama manusia maka kita dapat disebut sebagai manusia yang beradab , dan ketika kita sudah tidak lagi membeda bedakan manusia atau ketika jiwa kita sudah menjadi manusia yang beradab maka otomatis akan tercipta persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Dari persatuan ini akan menghasilkan manusia yang bijak dan manusia bijak tentu saja memiliki sikap adil kepada semua orang sehingga dapat mencapai cita cita masyarakat yang adil dan makmur.

Namun kondisi Bangsa Indonesia pada saat ini, sering terjadi hal hal yang bertentangan dengan implementasi nilai nilai pancasila contohnya yaitu masih terjadi pembakkaran tempat ibadah, terjadi tawuran dikarenakan perbedaan suku, agama, dan golongan . Maka dari itu, untuk mencapai cita cita masyarakat yang adil dan makmur kita harus memperbaiki dan membenahi masalah masalah tersebut.
NAMA : ANGELICA ASMARA BASANTI
NPM : 2218031005
PRODI : FARMASI

ANALISIS JURNAL 1 DAN 2

Sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila memiliki nilai-nilai keseimbangan hukum, nilai nilai tersebut yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, dan nilai kemasyarakatan. Dengan memahami Pancasila melalui pemahaman historis, dapat disimpulkan bahwa Pancasila menjadi ideologi negara yang universal dan komperhensif yang memuat relasi hablumminallah (hubungan umat dengan Tuhan yang Maha Esa), hablumminannas ( Hubungan baik dengan sesama manusia), dan hablum minal alam( Hubungan manusia dengan alam sekitar). Pembentukan sumber nilai yang tercakup kedalam sistem falsafah kebangsaan telah berjalan dalam sejarah bangsa Indonesia.

Pancasila sebagai dasar negara mempunyai nilai nilai keseimbangan hukum, adapun nilai nilai yang dimiliki yaitu nilai Ketuhanan (moral religius), nilai kemanusiaan (humanisme) dan nilai kemasyarakatan (nasionalisme dan keadilan sosial).
1. Konsep nilai Ketuhanan ( moral religius)
Konsep Ketuhanan ini tidaklah mengarah atau memihak kepada salah
satu agama saja. Konsep Ketuhanan ini dimaksudkan yaitu konsep yang mengarah ke arah politik hukum harus mengandung nilai-nilai universalitas yang bersifat keyakinan (aqidah)
atas sifat-sifat Ilahiyah yaitu nilai-nilai keadilan, persamaan, kemerdekaan,
kebenaran, kasih sayang, perlindungan, kebersamaan, kejujuran, kepercayaan,
tanggungjawab, keterbukaan, keseimbangan, perdamaian dan lain-lainnya dari
beberapa nilai permanen di dalamnya.

2. Konsep Nilai Kemanusiaan (Humanisme)
Konsep ini memiliki arah ke politik hukum yang harus dapat memposisikan manusia tetap sebagai makhluk yang memiliki hak-hak dasar yang melekat, yaitu hak untuk hidup, hak untuk memperoleh pendidikan, hak berkarya, hak berserikat, hak berkeluarga, hak untuk mendapatkan kebahagiaan, hak untuk berfikir, bersikap dan mengembangkan potensi.

3. Nilai Kemasyarakatan (Nasionalisme dan keadilan sosial).
Konsep Nilai kemasyarakatan merupakan sebuah keniscayaan adanya peran negara di dalam segala proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Akan tetapi peran negara tersebut bukanlah untuk negara, namun diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat
yang didasarkan atas prinsip keadilan.

Tentunya dari ketiga konsep nilai pancasila ini saling berkaitan dan berhubungan dan sudah menjadi suatu kesatuan dalam penerapan nilai nilai keseimbangan hukum pancasila
NAMA : ANGELICA ASMARA BASANTI
NPM : 2218031005
PRODI : FARMASI
TANGGAPAN UNTUK MAKALAH KELOMPOK 3
Dinamika Pancasila Dalam Arus Sejarah Bangsa
Seperti yang kita ketahui proses kemerdekaan Bangsa Indonesia tidak didapatkan dengan mudah . Pastinya terdapat banyak proses dan arus sejarah yang harus dilalui. Tentunya terdapat keterkaitan dan kesinambungan antara arus sejarah dengan dinamika Pancasila. Berikut ini merupakan arus sejarah Pancasila :

1. Pancasila Pra Kemerdekaan
Dr. Radjiman Wediodiningrat sebagai ketua BPUPKI meminta kepada siding untuk mengemukakan dasar negara Indonesia merdeka pada tanggal 29 Mei 1945. Begitu lamanya penjajahan di Indonesia menyebabkan bangsa ini hilang arah dalam menentukan dasar negaranya. Atas permintaan itulah figur negarawan bangsa Indonesia berusaha keras untuk menemukan kembali jati diri bangsa. Pada sidang pertama BPUPKI yang dilaksanakan dari tanggal 29 Mei – 1 Juni 1945.

2. Pancasila Era Kemerdekaan

Jepang dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat di kota Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945 . Hal ini menyebabkan moral semangat tentara Jepang mulai menurun. Sehari kemudian BPUPKI berganti nama menjadi PPKI dengan menegaskan keinginan dan tujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. Kemudian pada tanggal 9 Agustus 1945 , Jepang dijatuhi bom atom yang ke dua di kota Nagasaki dan hal itu membuat Jepang menyerah kepada Amerika dan sekutunya. Dengan adanya peristiwa tersebut bangsa Indonesia memanfaatkan situasi ini untuk memproklamasikan kemerdekaannya, Untuk merealisasikan tekad tersebut, maka pada tanggal 16 Agustus 1945 terjadi perundingan antara golongan muda dan golongan tua dalam penyusunan teks proklamasi yang berlangsung singkat, mulai pukul 02:00 – 04:00 dini hari. Teks proklamasi sendiri disusun oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta dan Mr. Ahmad Soebardjo di ruang makan Laksamana Tadashi Maeda .Konsepnya sendiri ditulis oleh Ir. Soekarno. Sukarni (dari golongan muda) mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Kemudian teks proklamasi Indonesia tersebut diketik oleh Sayuti Melik.

3 . Pancasila Menurut Piagam Jakarta
Rumusan Pancasila yang tertuang dalam Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 merupakan rumusan Pancasila yang ke II. Pada tanggal 30 September 1965, merupakan awal dari gerakan 30 september (G 30 S PKI). Pemberontakan ini merupakan wujud usaha untuk merubah Pancasila menjadi Ideologi Komunis. Terjadilah pembunuhan terhadap 7 orang jenderal yaitu Jendral ahmad Yani, Mayjen R. Suprapto, Mayjen MT haryono, Mayjen S Parman, Brigjen D.I Panjaitan, Brigjen Sutoyo Siswomiharjo, Lettu Pierre Andreas Tendean.

4. Pancasila Era Orde Lama

Masa orde lama terjadi selama 20 tahun . Orde lama terjadi pada tiga periode berbeda yaitu periode 1945-1950, periode 1950- 1959, serta periode 1959-1966.
-Di tahun 1945-1950, Indonesia menyandang status peralihan dari bangsa terjajah menjadi bangsa yang merdeka .
- Kemudian di tahun 1950-1959, sistem demokrasi berhasil diterapkan melalui pemilu 1955 yang dilakukan untuk memilih anggota konstituante.
- Pada tanggal 5 Juli 1959, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 1959 untuk membubarkan konstituante dan membatalkan UUDS 1950 menjadi UUD 1945.

5. Pancasila Era Orde Baru
Pada masa orde baru kekuasaan berada di bawah kepemimpinan Presiden Suharto. Era tersebut berlangsung selama 32 tahun, menggantikan masa Order Lama. Pada era Orde Baru, bentuk kehidupan masyarakat Indonesia mengalami kemajuan, seperti inflasi menurun dan mata uang nasional yang stabil. Awalnya masa ini untuk menata kembali kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ternyata selama kepemimpinan nya presiden Suharto justru mementingkan kelompok-kelompok tertentu saja, hal ini mengakibatkan terjadinya perubahan masyarakat pada masa Orde Baru karena masyarakat mulai merasa kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.

6. Pancasila Era Reformasi
Gerakan reformasi terjadi atas tuntutan rakyat kepada pemerintah. Ketidakadilan terjadi di berbagai bidang, seperti politik, hukum, dan ekonomi. Pada masa reformasi , demokrasi dilakukan lebih terbuka, tetapi dengan adanya kebebasan ini masyarakat Indonesia melakukan kebebasan yang tidak sesuai dengan nilai nilai Pancasila . Pada masa ini juga demokrasi yang dilakukan tidak relevan dengan perkembangan zaman pada saat itu.


- Tantangan Pancasila Dalam Arus Sejarah Bangsa Indonesia

Kehidupan berbangsa dan bernegara salah satu tantangan terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah meletakan nilai-nilai Pancasila tidak dalam posisi yang sesuai sehingga nilai-nilai Pancasila menyimpang dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejarah bangsa Dinamika pancasila dalam sejarah Bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pemahaman dan pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Misalnya pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, terutama pada 1960 NASAKOM lebih popular daripada Pancasila, sehingga terjadi kecenderungan para penguasa tidak menganggap adanya Pancasila.Semasa Indonesia merdeka pernah terjadi peristiwa pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) ,dalam peristiwa ini terdapat pembunuhan 7 orang jenderal. Tujuan utama G-30S PKI adalah menggulingkan pemerintahan era Soekarno dan mengganti negara Indonesia menjadi negara Komunis, tentunya hal ini sangat bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia.
Jadi kesimpulannya arus sejarah Pancasila melalu berbagai macam tahap dan proses yang dimulai dari arus pra kemerdekaan hingga arus di era reformasi. Tentunya Pancasila mengalami banyak sekali dinamika, perjalanan dan kesulitan-kesulitan selama mengikuti sejarah Bangsa Indonesia. Pada hakekatnya fungsi pancasila tidak berubah dan bahkan tidak boleh berubah, Pancasila harus tetap sebagai dasar negara, sebagai ideologi negara, maupun sebagai pandangan hidup bangsa.