Nama : Heny Agnes Nurlita
Npm : 2217011040
Kelas : B
Analisis saya dari jurnal tersebut adalah Materi ini membahas hubungan antara kesadaran kolektif lokal, identitas nasional, dan tantangan globalisasi dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca-reformasi. Pasca-reformasi, terjadi perubahan signifikan dalam tatanan sosial dan politik Indonesia. Munculnya berbagai tuntutan dalam berbagai aspek kehidupan menandakan adanya dinamika baru dalam masyarakat yang semakin kompleks. Tuntutan yang berlebihan ini berpotensi menimbulkan permasalahan serius, terutama dalam menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa.
Globalisasi membawa arus informasi, budaya, dan nilai-nilai baru yang dapat mempengaruhi identitas nasional. Dalam konteks ini, ada risiko bahwa nilai-nilai budaya lokal mulai terpinggirkan karena pengaruh budaya luar yang semakin dominan. Hal ini dapat menyebabkan krisis identitas dan melemahnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap nilai-nilai lokal yang menjadi ciri khas bangsa.
Materi menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai elemen budaya yang harus dikaji dan direvitalisasi. Kearifan lokal mencerminkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun dan berperan sebagai perekat sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam menghadapi globalisasi, kearifan lokal dapat menjadi fondasi yang kuat untuk mempertahankan identitas nasional agar tidak tergerus oleh budaya asing.
Npm : 2217011040
Kelas : B
Analisis saya dari jurnal tersebut adalah Materi ini membahas hubungan antara kesadaran kolektif lokal, identitas nasional, dan tantangan globalisasi dalam konteks kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara pasca-reformasi. Pasca-reformasi, terjadi perubahan signifikan dalam tatanan sosial dan politik Indonesia. Munculnya berbagai tuntutan dalam berbagai aspek kehidupan menandakan adanya dinamika baru dalam masyarakat yang semakin kompleks. Tuntutan yang berlebihan ini berpotensi menimbulkan permasalahan serius, terutama dalam menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa.
Globalisasi membawa arus informasi, budaya, dan nilai-nilai baru yang dapat mempengaruhi identitas nasional. Dalam konteks ini, ada risiko bahwa nilai-nilai budaya lokal mulai terpinggirkan karena pengaruh budaya luar yang semakin dominan. Hal ini dapat menyebabkan krisis identitas dan melemahnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap nilai-nilai lokal yang menjadi ciri khas bangsa.
Materi menekankan pentingnya kearifan lokal sebagai elemen budaya yang harus dikaji dan direvitalisasi. Kearifan lokal mencerminkan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun dan berperan sebagai perekat sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam menghadapi globalisasi, kearifan lokal dapat menjadi fondasi yang kuat untuk mempertahankan identitas nasional agar tidak tergerus oleh budaya asing.