གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Heny Agnes Nurlita

MKU PKN KIMIA B GENAP 2024 -> ANALISIS KASUS

Heny Agnes Nurlita གིས-
HENY AGNES NURLITA
2217011040
KIMIA B

1. Menurut pendapat saya Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan besar seperti arus globalisasi yang deras, melemahnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta meningkatnya sikap individualisme dan egoisme kelompok. Banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang mulai kehilangan arah identitas kebangsaan karena terpengaruh budaya asing yang tidak selalu sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Masalah lain seperti kesenjangan sosial-ekonomi, intoleransi antarumat beragama, lemahnya sistem pendidikan karakter, dan krisis moral di kalangan pemuda juga turut memperparah situasi. Jika tidak ditangani secara serius, semua tantangan ini berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa, karena rasa persatuan dan kesatuan mulai tergeser oleh kepentingan pribadi dan kelompok tertentu. Hal ini terjadi karena lemahnya penanaman nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme di tengah masyarakat. Banyak orang yang tidak lagi memiliki rasa memiliki terhadap bangsa dan negara. Ditambah lagi, media sosial dan kemajuan teknologi seringkali disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, serta ide-ide radikal yang dapat memecah belah bangsa. Sikap saya terhadap hal ini adalah prihatin dan merasa perlu untuk terus menguatkan rasa nasionalisme, memperkuat pendidikan karakter, dan menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air agar masyarakat tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar.

2. Menanamkan nilai-nilai budaya dan Pancasila sejak dini melalui pendidikan formal dan informal. Sekolah harus menjadi tempat untuk mengenalkan dan membiasakan nilai-nilai luhur bangsa. Mengembangkan rasa bangga terhadap kebudayaan sendiri, seperti menggunakan produk lokal, mencintai bahasa daerah, dan melestarikan tradisi serta seni budaya Indonesia.Memperkuat peran media dan teknologi sebagai alat untuk menyebarkan konten positif yang mengangkat nilai-nilai persatuan dan keberagaman, bukan justru memecah belah. Meningkatkan peran keluarga dan masyarakat dalam mendidik generasi muda agar tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian yang mencerminkan budaya bangsa. Mendukung kegiatan lintas budaya, seperti festival kebudayaan, pertukaran pelajar, dan seminar kebhinekaan agar masyarakat lebih saling mengenal satu sama lain dan menghargai perbedaan.

MKU PKN KIMIA B GENAP 2024 -> FORUM JAWABAN ANALISIS JURNAL

Heny Agnes Nurlita གིས-
NAMA: HENY AGNES NURLITA
NPM: 2217011040
KELAS: B

Analisis saya dari jurnl tersebut, Transisi politik seringkali menimbulkan kegoncangan nasional karena perebutan kekuasaan dan konflik antar elite. Pemberontakan G30S/PKI menjadi titik balik penting yang menunjukkan bagaimana ideologi bisa menjadi sumber disintegrasi jika tidak dikelola secara inklusif. Langkah Orba yang memusatkan kekuasaan adalah reaksi atas kekacauan, namun pada akhirnya justru menekan aspirasi daerah.Politik sentralistik Orba berhasil menciptakan stabilitas jangka pendek, tetapi menekan kebhinekaan dan aspirasi daerah. Reformasi membawa harapan melalui desentralisasi, namun tidak diiringi kesiapan struktural dan budaya politik yang matang. Akibatnya, otonomi malah membuka peluang etnosentrisme dan kepentingan sempit daerah untuk tumbuh subur, mengancam semangat nasionalisme dan integrasi nasional. Identitas bangsa saat ini bersifat multilapis dan dinamis. Identitas tidak dibatasi hanya pada simbol formal negara, tetapi lebih pada cara pandang dan peran sosial masyarakat yang terbentuk dari interaksi dalam dunia nyata dan media. Ini menuntut pendekatan integrasi nasional yang tidak hanya normatif, tetapi juga adaptif terhadap arus globalisasi dan perubahan sosial. Media berperan sebagai pembentuk identitas baru, namun juga menciptakan jurang antara yang dominan dan yang terpinggirkan. Tayangan yang bersifat homogen justru dapat mengikis identitas lokal. Media berpotensi memperkuat integrasi nasional, tapi juga bisa menjadi alat hegemoni budaya jika tidak diatur dengan bijak. Semangat otonomi yang seharusnya untuk memberdayakan daerah, malah dijadikan alasan untuk menonjolkan identitas kelompok. Ini berbahaya bagi Indonesia yang plural, karena mempersempit ruang pertemuan antarbudaya. Jika tidak diimbangi dengan pendidikan multikultural dan kebijakan nasional yang inklusif, maka konflik horizontal bisa menjadi ancaman serius. Strategi kebudayaan harus mengakui pluralitas sebagai kekuatan, bukan ancaman. Dengan mengangkat nilai-nilai lokal, bahasa daerah, seni tradisi, dan norma-norma sosial yang positif, budaya bisa menyatukan bangsa dalam perbedaan. Strategi kebudayaan nasional yang dirumuskan dan diterapkan dengan konsisten bisa menjadi fondasi integrasi nasional yang paling kokoh.

MKU PKN KIMIA B GENAP 2024 -> FORUM ANALISIS VIDEO

Heny Agnes Nurlita གིས-
Nama : Heny Agnes Nurlita
Npm : 2217011040
Kelas : B

Analisis saya dari video tersebut adalah Identitas nasional adalah ciri khas suatu bangsa yang membedakannya dari bangsa lain. Identitas ini terbentuk dari berbagai aspek, seperti budaya, bahasa, agama, ideologi, sejarah, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat dalam suatu negara. Dalam konteks Indonesia, identitas nasional tercermin dalam Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, bahasa Indonesia, serta simbol-simbol negara seperti bendera merah putih dan lambang Garuda Pancasila.

Identitas nasional suatu bangsa terbentuk dari berbagai faktor, di antaranya:
1. Sejarah: Perjuangan kemerdekaan membentuk rasa nasionalisme dan kebersamaan.
2. Budaya: Keberagaman budaya mencerminkan kekayaan identitas bangsa.
3. Agama: Menjadi salah satu
3. faktor yang mempengaruhi nilai dan norma dalam masyarakat.
4. Bahasa: Bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa.
5. Ideologi: Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

Integrasi nasional adalah proses penyatuan berbagai kelompok sosial dan budaya dalam suatu negara agar tercipta kesatuan dan keharmonisan. Integrasi sangat penting dalam menjaga stabilitas dan keutuhan negara, terutama di negara dengan keberagaman seperti Indonesia.