HENY AGNES NURLITA
2217011040
KIMIA B
1. Menurut pendapat saya Bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan besar seperti arus globalisasi yang deras, melemahnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta meningkatnya sikap individualisme dan egoisme kelompok. Banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang mulai kehilangan arah identitas kebangsaan karena terpengaruh budaya asing yang tidak selalu sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Masalah lain seperti kesenjangan sosial-ekonomi, intoleransi antarumat beragama, lemahnya sistem pendidikan karakter, dan krisis moral di kalangan pemuda juga turut memperparah situasi. Jika tidak ditangani secara serius, semua tantangan ini berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa, karena rasa persatuan dan kesatuan mulai tergeser oleh kepentingan pribadi dan kelompok tertentu. Hal ini terjadi karena lemahnya penanaman nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme di tengah masyarakat. Banyak orang yang tidak lagi memiliki rasa memiliki terhadap bangsa dan negara. Ditambah lagi, media sosial dan kemajuan teknologi seringkali disalahgunakan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, serta ide-ide radikal yang dapat memecah belah bangsa. Sikap saya terhadap hal ini adalah prihatin dan merasa perlu untuk terus menguatkan rasa nasionalisme, memperkuat pendidikan karakter, dan menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air agar masyarakat tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh luar.
2. Menanamkan nilai-nilai budaya dan Pancasila sejak dini melalui pendidikan formal dan informal. Sekolah harus menjadi tempat untuk mengenalkan dan membiasakan nilai-nilai luhur bangsa. Mengembangkan rasa bangga terhadap kebudayaan sendiri, seperti menggunakan produk lokal, mencintai bahasa daerah, dan melestarikan tradisi serta seni budaya Indonesia.Memperkuat peran media dan teknologi sebagai alat untuk menyebarkan konten positif yang mengangkat nilai-nilai persatuan dan keberagaman, bukan justru memecah belah. Meningkatkan peran keluarga dan masyarakat dalam mendidik generasi muda agar tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepribadian yang mencerminkan budaya bangsa. Mendukung kegiatan lintas budaya, seperti festival kebudayaan, pertukaran pelajar, dan seminar kebhinekaan agar masyarakat lebih saling mengenal satu sama lain dan menghargai perbedaan.