Kiriman dibuat oleh M. Reza Satya Nugraha

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

oleh M. Reza Satya Nugraha -
Nama : M. Reza Satya Nugraha
NPM : 2215061087
Kelas : PSTI-C

Berdasarkan jurnal diatas, dapat dianalisis jurnal diatas berisi tentang pancasila sebagai filsafat ilmu dan implikasinya pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pancasila adalah pedoman atau aturan tentang tingkah laku yang penting dan baik dan juga sebagai dasar falsafah negara indonesia yang lahir dari pemikiran mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa dengan tujuan untuk dijadikan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan serta sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia. Menurut Friedrich Hegel bahwa hakekat filsafat ialah satu sinthese fikiran yang lahir dari pada antithese fikiran. Dari pertentangan fikiran lahirlah perpaduan pendapat yang harmonis. Sedangkan menurut Muhtar Filsafat dapat diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam, dan ingin melihat dari segala segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan.

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berpikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek ketuhanan yang merupakan landasan dalam setiap berfikir manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek kemanusiaan, tanpa memperhatikan landasan ini, Pancasila ada karena suatu proses pembentukan pengetahuan dari berbagai sumber yang kemudian terakumulasi dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai filsafat ilmu mengadakan pemikiran yang sedalam-dalamnya, tidak hanya bertujuan mencari kebenaran dan kebijaksanaa, tidak sekedar unutk memenuhi hasrat ingin tahu dari manusia yang tidak ada habis-habisnya, tetapi juga dan terutama hasil pemikiran yang berwujud filsafat pancasila tersebut dipergunakan sebagai pedoman hidup sehari-hari (pandangan hidup, filsafat hidup, way of life, dsb.) dan juga sebagai pedoman pengembangan ilmu pengetahuan agar hidupnya dapat mencapai kebahagiaan lahir dan batin, baik di dunia maupun di akhirat.

Pancasila sebagai filsafat ilmu mengandung nilai ganda, yaitu harus memberikan landasar teoritik (dan normatif) bagi penguasaan dan pengembangan iptek dan menetapkan tujuan; dan nilai intrinsik tujuan iptek dilandasi oleh nilai mental dan kepribadian dan moral manusia. Pancasila sebagai filsafat ilmu memungkinkan masyarakat dapat memikirkan masalah-masalah dasar hidupnya secara rasional daengan bahasa, wawasan dan argumentasi yang universal.

Implikasi sila-sila dalam pengembangan IPTEK

1. Ketuhanan yang maha esa
Ketuhaann yang maha esa mengandung pengertian dan keyakinan bahwa adanya tuhan yang maha esa, pencipta alam semesta beserta isinya. Implikasi Sila 1 Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah makhluk religi. Sebagai makhluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta dan menguasai jagad raya.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradap
Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradap dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Ilmu dikembalikan pada fungsinya semula, yaitu untuk kemanusiaan, tidak hanya untuk kelompok, lapisan tertentu.

3. Persatuan Indonesia
Implikasi Sila Persatuan Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberikan kesadaran kepada bangsa indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan iptek secara demokratis. Artinya, setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan Iptek.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Implikasi sila ke-5 dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah mengimplementasikan pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanuisaan yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan masyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Soal-2

oleh M. Reza Satya Nugraha -
Nama : M. Reza Satya Nugraha
NPM : 2215061087
Kelas : PSTI-C

A. Bagaimanakah peran Pancasila sebagai paradigma ilmu bagi disiplin ilmu anda masing-masing dengan merinci setiap sila ke dalam kebijakan ilmu dan landasan etika bagi pengembangan ilmu yang anda pelajari dan bagaimana prosesnya di tengah persaingan global seperti sekarang ini?

Pengertian Pancasila sebagai dasar pengembangan ilmu mengandung konsekuensi yang berbeda-beda. Pengertian pertama bahwa iptek tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila mengandung asumsi bahwa iptek itu sendiri berkembang secara otonom, kemudian dalam perjalanannya dilakukan adaptasi dengan nilai-nilai Pancasila.
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menyampaikan bahwa pengembangan IPTEK dimaknai sebagai bentuk syukur pemberian akal oleh Yang Maha Esa. Sehingga dalam proses pengembangan IPTEK tidak dibuat untuk mencederai keyakinan umat beragama.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus dengan cara-cara yang berperikemanusiaan dan tidak merugikan manusia individual maupun umat manusia yang sekarang maupun yang akan datang agar bisa menyejahterakan manusia.
3. Sila Persatuan Indonesia
Sila ini mengingatkan agar pengembangan IPTEK ditujukan untuk seluruh tanah air dan bangsa secara merata. Selain itu, sila ini juga memberikan kesadaran bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia dapat meningkat dengan adanya kemajuan IPTEK.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Sila ini menekankan agar membuka kesempatan yang sama bagi semua warga untuk dapat mengembangkan IPTEK dan merasakan hasilnya sesuai kemampuan dan keperluan masing-masing sehingga tidak terjadi monopoli IPTEK.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Sila ini menekankan bahwa dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan pada keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

B. Bagaimanakah harapanmu mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang?

Harapan saya adalah semoga pemimpin, warganegara, dan ilmuwan dapat mempertahankan pedoman utama dinegara kita yaitu Pancasila, dan tidak memakai kata-kata ‘Pancasila’ hanya untuk kepentingan politik.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Soal-1

oleh M. Reza Satya Nugraha -
Nama : M. Reza Satya Nugraha
NPM : 2215061087
Kelas : PSTI-C

A. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai berita tersebut dan apa yang anda lakukan untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran hoaxs?

Berita tersebut berisi mengenai berita hoax yang masih berada di sekitar kita. Berita hoax cukup berbahaya jika masih beredar di sekitar kita, karena berita tersebut dapat menyebabkan kesalahpahaman dan perpecahan. Menurut saya, untuk mengantisipasi dampak negatif penyebaran berita hoax adalah dengan secara teliti saat menemukan suatu berita, memeriksa apakah berita tersebut dapat dipercaya atau tidak, dan memilih channel berita yang dapat dipercaya

B. Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?

Pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dapat mengakibatkan masyarakat mudah terjerumus ke dalam kesesatan yang berdampak pada menurunnya kualitas SDM dan pola pikir masyarakat. Solusi untuk memperbaikinya adalah dengan mengimplementasikan nilai-nilai yang ada di dalam Pancasila ke dalam perkembangan iptek di Indonesia sehingga perkembangan iptek dapat terkendali dan memiliki dampak positif untuk kemajuan bangsa Indonesia.

C. Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya, bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?

Solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan memajukan dan mengembangkan iptek yang ada di negara Indonesia, sebagai mahasiwa jurusan Teknik informatika yang erat hubungannya dengan iptek, kita dapat membuat/ menciptakan inovasi yang dibutuhkan agar bisa memajukan pengembangan iptek yang ada di Indonesia.

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-2

oleh M. Reza Satya Nugraha -
Nama : M. Reza Satya Nugraha
NPM : 2215061087
Kelas : PSTI-C

Berdasarkan Vidio diatas, dapat dianalisa bahwas vidio ini menjelaskan tentang pengeboman hiroshima dan nagasaki oleh sekutu yang melatarbelakangi proklami RI. Dimulai pada tanggal 7 Desember 1941 dimana jepang berani menyerang pangakalan Amerika di pearl harbour. Yang menyebabkan negara blok sekutu bersatu untuk menyerang jepang, dan puncaknya terjadi pengeboman yang dilakukan oleh sekutu di kota hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Tak sampai disitu sekutu melakukan pengeboman lagi di kota nagasaki pada tanggal 9 agustus 1945. Hal tersebut membuat jepang tidak bisa berkutik sehingga jepang menyerah kepada sekutu, dan membuat kekosongan kuasa di Indonesia yang langsung dimanfaatkan oleh Indonesia untuk memproklamasikan kemerdakaan pada tanggal 17 agustus 1945

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Video-1

oleh M. Reza Satya Nugraha -
Nama : M. Reza Satya Nugraha
NPM : 2215061087
Kelas : PSTI-C

Berdasarkan video diatas, dapat dianalisa bahwa terdapat sebuah pabrik pakaian, dengan sistem pembuangan limbah yang buruk, dimana pabrik tersebut membuang langsung tanpa mengolah limbah industrinya sendiri dan lebih parahnya lagi limbah tersebut langsung dibuang ke aliran sungai warga yang mengakibatkan saluran air yang kotor dan berbau tidak sedap selama hampir 25 tahun. Sehingga menyebabkan ratusan warga melakukan aksi demo untuk memprotes bagaimana cara pabrik tersebut membuang limbahnya, tak sampai disitu ketika sampai dipabriknya para warga langsung melakukan proses penutupan saluran limbah dari pabrik yang langsung mengarah ke sungai, Hal tersebut pun disaksikan langsung oleh Kepala desa daerah tersebut.

Sebagai warga negara yang berlandasan Pancasila, seharusnya pihak pabrik mampu menerapkan nilai nilai dan norma dalam bermasyarakat. Pembuangan limbah sembarangan tentu melanggar nilai kemanusiaan, bahkan hingga merusak lingkungan sekitar.