གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ AHMAD RAFALY

PSTI C dan D Tahun 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

AHMAD RAFALY གིས-

Nama : Ahmad Rafaly
NPM : 2215061011
Kelas : PSTI-C

HAKEKAT DAN PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI PERGURUAN TINGGI
Pendidikan Kewarganegaraan adalah kesadaran menyiapkan cinta, setia, berani berkorban untuk membela bangsa dan negara serta melatih berfikir kritis, demokratis, berdasarkan nilai Pancasila.

Landasan Ideal dan Landasan Pendidikan Kewarganegaraaan
Landasan ideal adalah Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup dan sebagai ideologi negara.
Landasan hukum antara lain : 
Pembukaan UUD 1941,
batang tubuh uud 1954 khususnya pada pasal 27 ayat 3 tentang bela negara,
UU no 20 tahun 1982 tentang Pendidikan bela negara,
UU no 20 tahun 2003 tentang matakuliah pengembangan kepribadian
serta SK Dirjen DIKTI Nomor 43 tahun 2006 tentang pengembangan matakuliah kepribadian.

Sumber Historis, Sosiologis dan Politik Pendidikan Kewarganegaraan
Sumber historis dimulai sebelum Indonesia merdeka. Sumber sosiologis diperlukan masyarakat untuk menjaga, memelihara, dan mempertahankan negara-bangsa. Sumber politik dimuatnya dokumen-dokumen kurikulum kewarganegaraan (1957), Civics (1962), Kewarganegaraan Negara (1968).

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

AHMAD RAFALY གིས-
AHMAD RAFALY
2215061011
TI C

Pancasila merupakan bagian yang tidak terpisahkan norma norma yang menjadi sumber nilai luhur indonesia, kerangka berpikir dan prinsip moral bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Pancasila merupakan satu kesatuan dari sila-silanya yang merupakan sumber nilai, kerangka berpikir serta asas moralitas bagi pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Pengembangan ilmu dan teknologi yang menyangkut manusia haruslah selalu menghormati martabat manusia, haruslah meningkatkan kualitas hidup manusia baik sekarang maupun di masa depan, membantu pemekaran komunitas manusia, baik lokal, nasional atau global, harus terbuka untuk masyarakat lebih yang memiliki dampak langsung kepada kondisi hidup masyarakat, ilmu dan teknologi hendaknya membantu penciptaan masyarakat yang semakin adil.


Pancasila sebagai nilai dasar dalam strategi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi:
• Menciptakan perimbangan antara yang rasional dan irasional, antara rasa dan akal.
• Menempatkan manusia dalam alam sebagai bagiannya dan bukan pusat.
• Memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan.
• Mengimbangi penerapan dan penyebaran ilmu pengetahuan yang lebih demokratis.
• Menjaga keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat

Teknik Informatika C -> Forum Analisis Jurnal

AHMAD RAFALY གིས-
AHMAD RAFALY
TI C
2215061011

ANALISIS JURNAL

Filsafat dapat diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam, dan ingin melihat dari segala segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan. Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK

1. Ketuhanan yang maha esa
Implikasi Sila Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengembangan ilmu pengetahuan Manusia pada hakikatnya adalah mahluk religi.Dalam Pengembangan Ilmu pengetahuan, sangat perlu dilakukan penanaman nilai religi mulai dari pendidikan dasar, sampai pada pendidikan Tinggi.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
Implikasi Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab dalam pengembangan ilmu pengetahuan adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan.

3. Persatuan Indonesia
Implikasi Sila persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan iptek, dengan iptek persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan pesahabatan antar daerah di berbagai daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan iptek.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
Implikasinya dalam pengembangan pengetahuan adalah Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari pengembangan Iptek secara demokratis.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Implikasi sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adalah bahwa pengembangan iptek haruslah menjaga keadilan dalam kehidupan manusia yaitu keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lain, manusia dengan msyarakat bangsa dan negara serta manusia dengan alam lingkungannya.