Tizra Anhara Fernid
2216031157
Reguler A
Ilmu Komunikasi
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Dari artikel tersebut dapat diperoleh pemahaman tentang tantangan dan rintangan dalam menjaga hak asasi manusia di negara ini. Diskusi yang mendalam mengenai pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi juga membantu meningkatkan pemahaman terhadap situasi tersebut. Salah satu dampak positif setelah membaca artikel ini adalah meningkatnya kesadaran akan pentingnya menghormati hak asasi manusia di Indonesia. Hal ini dapat menjadi pendorong bagi individu dan kelompok untuk terlibat dalam advokasi dan tindakan yang berjuang untuk hak asasi manusia di negara ini. Selain itu, artikel ini juga dapat menginspirasi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam melindungi dan menghormati hak asasi manusia.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Demokrasi Indonesia memiliki akar yang kuat dalam nilai-nilai adat istiadat dan budaya asli masyarakat Indonesia. Sebagai masyarakat yang beragam suku, budaya, dan agama, Indonesia menghargai prinsip inklusivitas dan persatuan dalam sistem demokrasi mereka. Nilai-nilai adat istiadat, seperti gotong royong, musyawarah, dan kebersamaan, telah menjadi bagian integral dari budaya politik Indonesia. Prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa tercermin dalam Pancasila, dasar negara Indonesia. Pancasila merupakan ideologi yang mencakup lima sila, salah satunya adalah "Ketuhanan yang Maha Esa." Prinsip ini menegaskan pentingnya keberagaman agama dan kepercayaan serta nilai-nilai moral dalam kehidupan berdemokrasi. Hal ini mencerminkan pendekatan inklusif yang menghormati kebebasan beragama dan berkeyakinan, sambil membangun kerjasama dan kesatuan di antara warga negara Indonesia.
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Indonesia telah mengadopsi sistem demokrasi dengan pemilihan umum untuk memilih pemimpin dan perwakilan rakyat. Prinsip-prinsip demokrasi seperti kebebasan berpendapat, hak untuk memilih, dan kebebasan beragama dilindungi oleh konstitusi. Indonesia juga memiliki lembaga-lembaga demokratis, termasuk parlemen, lembaga peradilan yang independen, dan kebebasan pers. Seperti di negara demokrasi lainnya, ada beberapa hal yang sudah sesuai dengan pancasila dan UUD 1945 dalam implementasi praktik demokrasi di Indonesia namun masih banyak juga kekurangan, tantangan, dan permasalahannya. Beberapa isu yang sering menjadi perhatian adalah korupsi, ketimpangan sosial dan ekonomi, serta permasalahan hak asasi manusia, terutama terkait dengan perlindungan minoritas, kebebasan beragama, dan hak perempuan.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap saya tentu tidak setuju dengan hal tersebut sebab dalam sistem demokrasi yang baik, anggota parlemen seharusnya menjadi perwakilan rakyat yang memperjuangkan kepentingan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili. Mereka memiliki tanggung jawab untuk mendengarkan pendapat dan kebutuhan rakyat serta membuat keputusan yang berlandaskan pada kepentingan publik. Jika anggota parlemen menggunakan posisi dan suara mereka untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, hal ini dapat merusak integritas sistem demokrasi dan mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga demokratis. Transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif dari masyarakat adalah penting dalam mengatasi masalah semacam ini.
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Ketika pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik mengeksploitasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas atau melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia, hal ini bisa menjadi ancaman terhadap demokrasi dewasa dan kebebasan individu. Prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia harus saling melengkapi, dan tindakan yang merugikan hak asasi manusia harus dikoreksi dan dihindari. Dalam demokrasi, penting bagi lembaga-lembaga demokratis, termasuk lembaga peradilan dan badan legislatif, untuk menjalankan fungsi mereka secara independen dan memastikan bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada prinsip-prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.