Ramanda Anta Wijaya
2207051026
A.Pancasila sebagai sistem nilai akan mantap berfungsi sebagai paradigma ilmu, apabila para akademisi dan praktisi, warga negara maupun penyelenggara negara, telah meyakini kebenaran nilai-nilai Pancasila dan menjadikannya sebagai acuan dalam berolah ilmu maupun beramal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Sila ke-1 ketuhanan yang maha esa yang selalu mengutapakan konsep ketuhanan dan bertindak sesuai aturan dari ajaran yang ada,dan menerapkan etika pada setiap peristiawa sesuai dengan nilai pancasila.
sila ke-2 kemanusiaan yang adil dan berada bersikap adil dan memanusiakan manusia dengan hal yang wajar berpedoman dengan nilai pancasila yanag ada.
sile ke-3 persatuan indonesia dibutuhkannya persatuan bagi kita semua untuk mencapai sebuah kesejahteraan bersama dan meraih persatuan itu sendiri.
sila ke-4 kemusyawaratan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan dimana sebuah musyawarah untuk melakukan tindakan yang ingin dilakukan membutuhkan sebuah pendapat yang harus dihargai dan dihormati untuk mencapai mufakat dan tujuan.
sila ke-5 keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia hak dan kewajiban Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia artinya setiap warga negara di Indonesia berhak untuk mendapatkan perlakuan yang sama di bidang hukum, sosial, politik, ekonomi, dan kebudayaan. Untuk itu seluruh warga harus bersikap adil terhadap sesama serta menjaga hak dan kewajiban.
2. Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara dan ilmuwan yang Pancasilais di Indonesia sekarang dan di masa mendatang ialah pemimpin yang berjiwa pancasila karna pemimpin yang berjiwa pancasila adalah pemimpin yang mengerti benar akan hakikat pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia. Sehingga dengan begitu, semua kebijakan yang diambilnya kelak akan berpedoman pada ideologi Bangsa. Pemimpin harus memiliki lima karakteristik sebagaimana yang terkandung dalam Lima sila yang terdapat dalam Pancasila.