Kiriman dibuat oleh Naswan Fachri Ramadhan Zain

NAMA : Naswan Fachri Ramadhan Zain
NPM: 2255061011
KELAS: PSTI B

Identitas Nasional
Identitas nasional inilah yang mendasari suatu negara dan membedakan negara tersebut dari yang lainnya. Ini juga mengidentitaskan bangsanya dari negara tersebut,
Identitas nasional juga penting untuk terjaganya keutuhan negara dan bangsanya. Identitas nasional dibagi menjadi 4 unsur, yaitu

1. Suku Bangsa
Suku bangsa di Indonesia erdapat banyak suku bangsa atau kelompok etnis yang berbeda - beda. Seperti Bali, Batak, jawa, dan lain - lainnya yang berpenduduk di wilayah mereka masing - masing.

2. Agama
Bangsa Indonesia dikenal dengan bangsa yang agamis, di Indonesia dikenal dengan adanya agama yang beragam dan yang tumbuh di Indonesia ada 6, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

3. Kebudayaan
Indonesia dengan banyaknya suku bangsa, maka terdapat banyak pula budaya - budaya dari suku bangsa dengan kepercayaan mereka juga. Hal ini berguna untuk membantu mereka memahami lingkungan disekitarnya dengan lebih mudah dan tahu apa saja yang harus dilakukan.

4. Bahasa
Bahasa juga menandakan identitas nasional lainnya. Diperlukannya bahasa juga digunakan untuk alat komunikasi dan melakukan interaksi secara lisan dan tulisan.


Identitas Nasional yang menunjukkan jati diri indonesia ada 10, yaitu
1. Bahasa Indonesia
2. Bendera Negara Sang Merah Putih
3. Lagu Kebangsaan Indonesia Raya
4. Lambang Negara Pancasila
5. Semboyan Negara yaitu "Bhinneka Tungga Ika"
6. Dasar Falsafah Negara yaitu "Pancasila"
7. Konstitusi Hukum Dasar UUD 1945
8. Bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia
9. Wawasan Nusantara
10. Kebudayaan Daerah yang diterima menjadi Kebudayaan Nasional

Dengan kita sebagai generasi penerus bangsa diperlukannya kita untuk memahami lebih dalam Wawasan Nusantara negara kita dan mengenal Identitas Negara kita sebenarnya.
Nama : Naswan Fachri Ramadhan Zain
NPM : 2255061011
Kelas : PSTI B

Tanggapan saya adalah saya setuju dengan apa yang disampaikan berita tersebut dan kita harus menggunakan media sosial dengan bijak. Ketika kita mendapat berita atau informasi dari orang lain, kita juga harus melakukan riset dan mencari tau apakah berita tersebut benar atau tidak. Bila berita atau informasi tersebut tidak benar maka kita tidak boleh
menyebarkan berita tersebut.Dengan menyebarkan berita yang tidak benar kita hanya akan menyesatkan orang lain.
Bagaimanakah pengaruh pengembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila di media sosial dan solusi apa yang anda sampaikan bagi pengembangan iptek yang lebih baik?
Pengembangan iptek tidak dapat kita kendalikan, apalagi nilai dan budaya berbeda yang datang dari budaya lain. Kita hanya bisa mengandalkan diri kita sendiri untuk mengambil hal hal yang baik dan bermanfaat dan meninggalkan pengaruh buruk yang tidak sesuai dengan budaya dan nilai nilai kita.
Sikap Konsumerisme menyebabkan Indonesia menjadi pasar bagi produk teknologi negara lain yang lebih maju ipteknya,
bagaimakah solusi menurut program studi/jurusan yang anda ambil saat ini atas permasalahan tersebut?
Kita harus turun tangan mengembangkan dan menghasilkan produk teknologi yang lebih efektif, unik dan kreatif yang tidak kalah saing dengan produk luar negeri.
Nama : Naswan Fachri Ramadhan Zain
NPM : 2255061011
Kelas : PSTI B
1. Nilai-nilai dasar Pancasila menjadi dasar, kerangka acuan, tolak ukur, dan patokan untuk segala aspek ilmu yang digunakan di Indonesia. Peran Pancasila pada paradigma disiplin ilmu di sila pertama, menyiratkan adanya keberadaaan Tuhan Yang Maha esa yang menjalin hubungan dan kesatuan kepada alam semesta dan seisinya. Kemudian pada sila kedua, mengacu pada adab perilaku manusia baik rohani dan jasmani. Lalu sila ketiga, ilmu dan kegiatan yang dilakukan dengan adanya keterpaduan karakter ilmu dan kebangsaan Indonesia. Sila keempat, Mengacu dengan setiap penguasa yang memimpin diharapkan dengan kebijaksanaan, dengan penuh rasa tanggung jawab, baik dengan Tuhan Yang Maha Esa dan kepada Rakyat Indonesia. Sila kelima, diharapkan dengan keadilan sosial kepada seluruh rakyat Indonesia.

2. Harapan saya kepada pemimpin sekarang maupun yang akan datang, bahwa mampu menggunakan ilmunya dan mengembangkannya dengan bijaksana sesuai dengan nilai-nilai pada Pancasila. Sebagai pemimpin juga agar bisa lebih mendengar dan lebih peduli apa saja yang terjadi kepada masyarakatnya dan kepada negaranya.