Kiriman dibuat oleh Nisriinaa Maharrani

PANCASILA 2022 -> FORUM TUGAS -> FORUM TUGAS -> Re: FORUM TUGAS

oleh Nisriinaa Maharrani -
Nama : Nisriinaa Maharrani
NPM : 2214211047
Kelas : PPN A
Mata Kuliah : Pendidikan Pancasila

1. Metode Induktif/Rasional
Pengetahuan yang diperoleh oleh manusia melalui akal, indera, dan lain-lain mempunyai metode tersendiri dalam teori pengetahuan. Metode Induktif (proses berfikir dari peristiwa khusus (konkrit) ke umum. Induksi yaitu suatu metode yang menyimpulkan pernyataan-pernyataan hasil observasi (khusus) disimpulkan dalam suatu pernyataan yang lebih umum.

2.Metode Deduktif/Empiris
Deduksi proses berfikir dari hal umum ke khusus (umum ke khusus). Atau metode yang menyimpulkan bahwa data-data empiris diolah lebih lanjut dalam suatu sistem pernyataan yang runtut. Hal-hal yang harus ada dalam metode deduktif ialah adanya perbandingan logis antara kesimpulan-kesimpulan itu sendiri. Ada penyelidikan bentuk logis teori itu dengan tujuan apakah teori tersebut mempunyai sifat empiris atau ilmiah, ada perbandingan dengan teori-teori lain dan ada pengujian teori dengan jalan menerapkan secara empiris kesimpulan-kesimpulan yang bisa ditarik dari teori tersebut.

3.Metode Positivis
Metode ini dikeluarkan oleh August Comte (1798-1857),. Metode ini berpangkal dari apa yang telah diketahui, yang faktual, yang positif. Apa yang diketahui secara positif, adalah segala yang tampak dan segala gejala. Dengan demikian metode ini dalam bidang filsafat dan ilmu pengetahuan dibatasi kepada bidang gejala-gejala saja.

4. Metode Kontemplatif
Metode ini mengatakan adanya keterbatan indera dan akal manusia untuk memperoleh pengetahuan, sehingga objek yang dihasilkan pun akan berbeda-beda harusnya dikembangkan suatu kemampuan akal yang disebut dengan intuisi.Pengetahuan yang diperoleh lewat intuisi ini bisa diperoleh dengan cara berkontemplasi.

5. Metode Dialektis
Dalam filsafat, dialektika mula-mula berarti metode tanya jawab untuk mencapai kejernihan filsafat. Metode ini diajarkan oleh Socrates. Namun Plato mengartikannya diskusi logika. Kini dialektika berarti tahap logika, yang mengajarkan kaidah-kaidah dan metode-metode penuturan, juga analisis sistematik tentang ide-ide untuk mencapai apa yang terkandung dalam pandangan.Dalam teori pengetahuan ini merupakan bentuk pemikian yang tidak tersusun dari satu pikiran tetapi pemikiran itu seperti dalam percakapan.