Dea Nisa Sifana 2216031001 reg a
Analisis artikel
Dengan mengembangkan gagasan tentang Pancasila dan UUD 1945 diharapkan bangsa kita mampu mengembangkan dan mengembangkan gagasan, konsep bahkan teori baru yang bersumber dari ideologi dan UUD 1945 dalam berbagai bidang kehidupan, dan sekaligus berhasil dalam memperkuat kepentingannya. Dalam realitas perkembangan masyarakat dan tuntutan perubahan zaman, sejarah Pancasila sebagai ideologi sering dilanda berbagai peristiwa, salah satunya sejarah kelam yang terjadi pada tahun 1965 pada gerakan 30-an, yang dijadikan sebagai bukti bahwa The Lenyapnya Pancasila di Indonesia bukanlah hal yang mudah, maka hari ini pada tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Santo Pancasila Namun sedikit demi sedikit peristiwa dalam catatan sejarah bangsa Indonesia terus menerus digeser oleh ideologi Pancasila mengingat hal ini Ideologi Pancasila tetap menjadi satu-satunya ideologi yang digunakan oleh negara Indonesia. Ideologi Pancasila bersifat terbuka. Ideologi, jadi ideologi Pancasila sangat terbuka, dinamis dan mampu menyesuaikan diri dengan zaman di dalam dan luar negeri, serta berupa perubahan dan perubahan sosial atau revolusi. Revolusi pertama dalam catatan sejarah terjadi di tanah Inggris yang lebih dikenal dengan Revolusi Industri 1.0 yang berlangsung antara tahun 1800 sampai dengan tahun 1900. Revolusi Industri 2.0 merupakan kelanjutan yang tidak terpisahkan dari Revolusi Industri 1.0 yang terjadi di Inggris, revolusi ini merupakan berdasarkan pengetahuan, dan revolusi Teknologi 3.0 yang terjadi antara tahun 1900 dan 1960 dipicu oleh munculnya teknologi informasi dan elektronik di dunia. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1960-2010. Peristiwa Revolusi 2.0 hingga Revolusi 3.0 dilalui dengan tepat dan akurat oleh ideologi Pancasila, maka tantangan revolusi Indonesia selanjutnya oleh ideologi Pancasila harus dilaksanakan secara tepat dan akurat, agar ideologi NKRI tetap eksis. di tanah air dan Nusantara. , Pancasila dianggap sebagai bintang penuntun (guiding star). Tracy menyebut ideologi itu sebagai Science of Ideas, yaitu sebuah program yang dimaksudkan untuk membawa perubahan institusional dalam masyarakat Prancis, tetapi Napoleon mengkritik ideologi tersebut, yang dilihatnya sebagai fantasi belaka tanpa makna praktis. Ideologi memiliki inti berupa seperangkat nilai (norma) atau sistem nilai fundamental yang bersifat menyeluruh dan meresap, dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat atau bangsa dalam pandangan dunia atau cara pandang hidupnya. Nilai-nilai yang dilebur atau diintegrasikan menjadi satu sistem, seperti nilai-nilai inti Pancasila, biasanya bersumber dari budaya dan pengalaman sejarah masyarakat atau bangsa yang melahirkan ideologi tersebut. Para ahli dunia yang berbeda memberikan definisi ideologi yang berbeda, tetapi mereka memiliki arti yang hampir sama untuk mencapai cita-cita yang dipelajari atau dipahami oleh para ideolog. Sebagaimana Martin Sileger memahami ideologi, ideologi adalah sistem kepercayaan, ideologi Alvin Gouldner adalah proyek nasional, dan ideologi Paul Hirst adalah hubungan sosial. Ideology in Our World mengidentifikasi beberapa ideologi yang digunakan oleh negara-negara di dunia yaitu Liberalisme, Sosialisme-Komunisme dan Ideologi Pancasila.
Analisis artikel
Dengan mengembangkan gagasan tentang Pancasila dan UUD 1945 diharapkan bangsa kita mampu mengembangkan dan mengembangkan gagasan, konsep bahkan teori baru yang bersumber dari ideologi dan UUD 1945 dalam berbagai bidang kehidupan, dan sekaligus berhasil dalam memperkuat kepentingannya. Dalam realitas perkembangan masyarakat dan tuntutan perubahan zaman, sejarah Pancasila sebagai ideologi sering dilanda berbagai peristiwa, salah satunya sejarah kelam yang terjadi pada tahun 1965 pada gerakan 30-an, yang dijadikan sebagai bukti bahwa The Lenyapnya Pancasila di Indonesia bukanlah hal yang mudah, maka hari ini pada tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Santo Pancasila Namun sedikit demi sedikit peristiwa dalam catatan sejarah bangsa Indonesia terus menerus digeser oleh ideologi Pancasila mengingat hal ini Ideologi Pancasila tetap menjadi satu-satunya ideologi yang digunakan oleh negara Indonesia. Ideologi Pancasila bersifat terbuka. Ideologi, jadi ideologi Pancasila sangat terbuka, dinamis dan mampu menyesuaikan diri dengan zaman di dalam dan luar negeri, serta berupa perubahan dan perubahan sosial atau revolusi. Revolusi pertama dalam catatan sejarah terjadi di tanah Inggris yang lebih dikenal dengan Revolusi Industri 1.0 yang berlangsung antara tahun 1800 sampai dengan tahun 1900. Revolusi Industri 2.0 merupakan kelanjutan yang tidak terpisahkan dari Revolusi Industri 1.0 yang terjadi di Inggris, revolusi ini merupakan berdasarkan pengetahuan, dan revolusi Teknologi 3.0 yang terjadi antara tahun 1900 dan 1960 dipicu oleh munculnya teknologi informasi dan elektronik di dunia. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1960-2010. Peristiwa Revolusi 2.0 hingga Revolusi 3.0 dilalui dengan tepat dan akurat oleh ideologi Pancasila, maka tantangan revolusi Indonesia selanjutnya oleh ideologi Pancasila harus dilaksanakan secara tepat dan akurat, agar ideologi NKRI tetap eksis. di tanah air dan Nusantara. , Pancasila dianggap sebagai bintang penuntun (guiding star). Tracy menyebut ideologi itu sebagai Science of Ideas, yaitu sebuah program yang dimaksudkan untuk membawa perubahan institusional dalam masyarakat Prancis, tetapi Napoleon mengkritik ideologi tersebut, yang dilihatnya sebagai fantasi belaka tanpa makna praktis. Ideologi memiliki inti berupa seperangkat nilai (norma) atau sistem nilai fundamental yang bersifat menyeluruh dan meresap, dimiliki dan dipegang oleh suatu masyarakat atau bangsa dalam pandangan dunia atau cara pandang hidupnya. Nilai-nilai yang dilebur atau diintegrasikan menjadi satu sistem, seperti nilai-nilai inti Pancasila, biasanya bersumber dari budaya dan pengalaman sejarah masyarakat atau bangsa yang melahirkan ideologi tersebut. Para ahli dunia yang berbeda memberikan definisi ideologi yang berbeda, tetapi mereka memiliki arti yang hampir sama untuk mencapai cita-cita yang dipelajari atau dipahami oleh para ideolog. Sebagaimana Martin Sileger memahami ideologi, ideologi adalah sistem kepercayaan, ideologi Alvin Gouldner adalah proyek nasional, dan ideologi Paul Hirst adalah hubungan sosial. Ideology in Our World mengidentifikasi beberapa ideologi yang digunakan oleh negara-negara di dunia yaitu Liberalisme, Sosialisme-Komunisme dan Ideologi Pancasila.