Kiriman dibuat oleh Azizul Hakim

NAMA : AZIZUL HAKIM
NPM : 2207051003
KELAS : D3 MI

Jurnal Penelitian Politik pada edisi Vol. 19, No. 1 tahun 2022, membahas mengenai topik politik pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2019 di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode survey terhadap 1.200 responden di tiga wilayah di Indonesia, yaitu Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendidikan dan tingkat pengetahuan politik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 di Indonesia. Responden yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung memiliki partisipasi pemilih yang lebih tinggi, dibandingkan dengan responden yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah. Selain itu, responden yang memiliki pengetahuan politik yang lebih baik juga cenderung memiliki partisipasi pemilih yang lebih tinggi. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi partisipasi pemilih adalah ketersediaan waktu untuk memilih, akses ke tempat pemungutan suara, dan dukungan dari keluarga dan teman.
NAMA : AZIZUL HAKIM
NPM : 2207051003
KELAS : D3 MI

Sistem demokrasi merupakan sistem pemerintahan yang memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh warga negara untuk terlibat dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada kehidupan mereka. Dalam sistem ini, pemerintahan dijalankan secara transparan dan akuntabel dengan adanya kontrol dari masyarakat. Oleh karena itu, sistem demokrasi dapat dianggap sebagai sistem pemerintahan yang tepat bagi negara yang ingin menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia dan mendorong partisipasi aktif warga negaranya dalam kebijakan publik. Namun, implementasi sistem demokrasi juga memerlukan dukungan dan partisipasi yang aktif dari seluruh warga negara untuk memastikan keberhasilannya.