Nama: Muhammad adipjuliansyah
Npm:2256031027
Kelas:paralel(man A)
pendidikan kewarganegaraan (Civics) berasal dari pendidikan tentang kewarganegaraan (Citizenship). Stanley E. Dimond menjelaskan bahwa Ccitizenship hanya mencakup status hukum warga negara dalam sebuah negara, organisasi pemerintah, mengelola kekuasaan, hak-hak hukum dan tanggung jawab. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter (Character Building) bangsa Indonesia yang antara lain membentuk kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab alam kehidupan berbangsa dan bernegara, menjadikan warga negara Indonesia yang cerdas, aktif, kritis dan demokratis, namun tetap memiliki komitmen menjaga persatuan dan integritas bangsa, mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggungjawab.. Pendidikan kewarganegaraan juga dapat menjadi sarana bagi individu dalam bertemunya dengan beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar maupun pemikiran-pemikiran dan nilai-nilai di indonesia, agar melahirkan sebuah warga negara yang kreatif yang dibutuhkan negara indonesia sebagai sebuah negara demokratis baru yang bersendikan pada pancasila.
Npm:2256031027
Kelas:paralel(man A)
pendidikan kewarganegaraan (Civics) berasal dari pendidikan tentang kewarganegaraan (Citizenship). Stanley E. Dimond menjelaskan bahwa Ccitizenship hanya mencakup status hukum warga negara dalam sebuah negara, organisasi pemerintah, mengelola kekuasaan, hak-hak hukum dan tanggung jawab. Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan untuk membangun karakter (Character Building) bangsa Indonesia yang antara lain membentuk kecakapan partisipatif warga negara yang bermutu dan bertanggung jawab alam kehidupan berbangsa dan bernegara, menjadikan warga negara Indonesia yang cerdas, aktif, kritis dan demokratis, namun tetap memiliki komitmen menjaga persatuan dan integritas bangsa, mengembangkan kultur demokrasi yang berkeadaban yaitu kebebasan, persamaan, toleransi dan tanggungjawab.. Pendidikan kewarganegaraan juga dapat menjadi sarana bagi individu dalam bertemunya dengan beragam nilai dan prinsip yang bersumber dari luar maupun pemikiran-pemikiran dan nilai-nilai di indonesia, agar melahirkan sebuah warga negara yang kreatif yang dibutuhkan negara indonesia sebagai sebuah negara demokratis baru yang bersendikan pada pancasila.