Nama : Vera Maria Margaretha Sihotang
NPM : 2216031121
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi
ANALISIS SOAL
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel tersebut menyajikan analisis tentang situasi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019. Dalam analisisnya, artikel tersebut mencatat bahwa masih terdapat banyak tantangan dan pelanggaran HAM di Indonesia, seperti pelanggaran HAM berat di masa lalu dan konflik sumber daya alam. Artikel juga mencatat adanya pembatasan kebebasan berekspresi, kebebasan beragama, diskriminasi berbasis gender, dan kegagalan dalam menghadirkan keadilan dan pemulihan untuk korban pelanggaran HAM masa lalu. Namun, artikel juga menyebutkan beberapa langkah reformasi yang diambil oleh Indonesia untuk memperbaiki perlindungan HAM dan mereformasi sektor keamanan publik.
Hal positif yang dapat ditemukan setelah membaca artikel tersebut adalah adanya kesadaran dan upaya dari beberapa pihak, termasuk lembaga HAM dan aktivis, dalam mengadvokasi penegakan HAM di Indonesia. Artikel juga mencatat beberapa perkembangan positif, seperti meratifikasinya perjanjian HAM internasional oleh Indonesia dan adanya gerakan masyarakat dan mahasiswa yang tetap berjuang untuk menegakkan hak-hak mereka di tengah tekanan dan ancaman.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Menurut analisis saya demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia memang lah betul, seperti yang kita lihat dalam contoh nyata Nilai-nilai adat istiadat seperti musyawarah, gotong royong, dan kesepakatan bersama menjadi dasar dalam pengambilan keputusan yang melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Pendapat pribadi terkait demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia adalah bahwa prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa sejalan dengan keberagaman budaya dan agama yang ada di Indonesia. Nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Indonesia, yang mencakup toleransi, gotong royong, dan persatuan dalam keragaman, dapat menjadi landasan yang kuat untuk membangun demokrasi yang inklusif dan menjunjung tinggi hak asasi manusia
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi Indonesia saat ini memiliki beberapa kekurangan dan tantangan dalam menjalankan prinsip-prinsip Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi telah memberikan ruang lebih besar bagi partisipasi masyarakat dan kebebasan berekspresi, masih terdapat isu-isu seperti pembatasan kebebasan beragama, diskriminasi, pelanggaran HAM, dan intervensi politik dalam institusi-institusi demokrasi. Namun, penting untuk dicatat bahwa demokrasi adalah proses yang terus berkembang, dan upaya terus dilakukan untuk memperbaiki dan memperkuat praktik demokrasi di Indonesia.
Praktik demokrasi Indonesia saat ini perlu dievaluasi dalam kaitannya dengan Pancasila dan UUD NRI 1945, serta penegakan nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi telah ditegaskan sebagai sistem pemerintahan dalam UUD 1945, implementasinya masih menghadapi tantangan. Terdapat beberapa kasus yang menunjukkan adanya pelanggaran hak asasi manusia, pembatasan kebebasan berekspresi, serta diskriminasi berbasis gender. Penting untuk terus memperkuat institusi demokrasi, memastikan keadilan, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia sebagai pijakan utama demokrasi Indonesia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap terhadap kondisi di mana anggota parlemen mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat adalah bahwa hal tersebut merupakan pengkhianatan terhadap amanat yang diberikan oleh rakyat. Anggota parlemen memiliki tanggung jawab untuk mewakili dan mengadvokasi kepentingan rakyat, dan jika mereka melanggar kepercayaan tersebut, itu adalah pelanggaran terhadap demokrasi yang seharusnya melayani kepentingan
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut saya pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas dapat menjadi ancaman terhadap konsep hak asasi manusia dalam era demokrasi. Konsep hak asasi manusia menekankan pentingnya menghormati martabat dan kebebasan individu. Penggunaan kekuasaan kharismatik yang mengeksploitasi rakyat secara emosional dapat melanggar hak-hak tersebut. Dalam demokrasi yang dewasa, perlindungan dan penegakan hak asasi manusia harus menjadi prioritas.
NPM : 2216031121
Kelas : Reguler A
Prodi : Ilmu Komunikasi
ANALISIS SOAL
A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
Artikel tersebut menyajikan analisis tentang situasi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019. Dalam analisisnya, artikel tersebut mencatat bahwa masih terdapat banyak tantangan dan pelanggaran HAM di Indonesia, seperti pelanggaran HAM berat di masa lalu dan konflik sumber daya alam. Artikel juga mencatat adanya pembatasan kebebasan berekspresi, kebebasan beragama, diskriminasi berbasis gender, dan kegagalan dalam menghadirkan keadilan dan pemulihan untuk korban pelanggaran HAM masa lalu. Namun, artikel juga menyebutkan beberapa langkah reformasi yang diambil oleh Indonesia untuk memperbaiki perlindungan HAM dan mereformasi sektor keamanan publik.
Hal positif yang dapat ditemukan setelah membaca artikel tersebut adalah adanya kesadaran dan upaya dari beberapa pihak, termasuk lembaga HAM dan aktivis, dalam mengadvokasi penegakan HAM di Indonesia. Artikel juga mencatat beberapa perkembangan positif, seperti meratifikasinya perjanjian HAM internasional oleh Indonesia dan adanya gerakan masyarakat dan mahasiswa yang tetap berjuang untuk menegakkan hak-hak mereka di tengah tekanan dan ancaman.
B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa ?
Menurut analisis saya demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia memang lah betul, seperti yang kita lihat dalam contoh nyata Nilai-nilai adat istiadat seperti musyawarah, gotong royong, dan kesepakatan bersama menjadi dasar dalam pengambilan keputusan yang melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Pendapat pribadi terkait demokrasi Indonesia yang diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia adalah bahwa prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa sejalan dengan keberagaman budaya dan agama yang ada di Indonesia. Nilai-nilai adat dan budaya masyarakat Indonesia, yang mencakup toleransi, gotong royong, dan persatuan dalam keragaman, dapat menjadi landasan yang kuat untuk membangun demokrasi yang inklusif dan menjunjung tinggi hak asasi manusia
C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi Indonesia saat ini memiliki beberapa kekurangan dan tantangan dalam menjalankan prinsip-prinsip Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi telah memberikan ruang lebih besar bagi partisipasi masyarakat dan kebebasan berekspresi, masih terdapat isu-isu seperti pembatasan kebebasan beragama, diskriminasi, pelanggaran HAM, dan intervensi politik dalam institusi-institusi demokrasi. Namun, penting untuk dicatat bahwa demokrasi adalah proses yang terus berkembang, dan upaya terus dilakukan untuk memperbaiki dan memperkuat praktik demokrasi di Indonesia.
Praktik demokrasi Indonesia saat ini perlu dievaluasi dalam kaitannya dengan Pancasila dan UUD NRI 1945, serta penegakan nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi telah ditegaskan sebagai sistem pemerintahan dalam UUD 1945, implementasinya masih menghadapi tantangan. Terdapat beberapa kasus yang menunjukkan adanya pelanggaran hak asasi manusia, pembatasan kebebasan berekspresi, serta diskriminasi berbasis gender. Penting untuk terus memperkuat institusi demokrasi, memastikan keadilan, supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia sebagai pijakan utama demokrasi Indonesia.
D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Sikap terhadap kondisi di mana anggota parlemen mengatasnamakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat adalah bahwa hal tersebut merupakan pengkhianatan terhadap amanat yang diberikan oleh rakyat. Anggota parlemen memiliki tanggung jawab untuk mewakili dan mengadvokasi kepentingan rakyat, dan jika mereka melanggar kepercayaan tersebut, itu adalah pelanggaran terhadap demokrasi yang seharusnya melayani kepentingan
E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Menurut saya pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi atau agama dan memanipulasi loyalitas dan emosi rakyat untuk tujuan yang tidak jelas dapat menjadi ancaman terhadap konsep hak asasi manusia dalam era demokrasi. Konsep hak asasi manusia menekankan pentingnya menghormati martabat dan kebebasan individu. Penggunaan kekuasaan kharismatik yang mengeksploitasi rakyat secara emosional dapat melanggar hak-hak tersebut. Dalam demokrasi yang dewasa, perlindungan dan penegakan hak asasi manusia harus menjadi prioritas.