Posts made by Auni Maliki

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by Auni Maliki -
Nama : Auni Maliki
NPM : 2216031144
Kelas : Reguler B

Video di atas menjelaskan tentang pengertian dari pendidikan kewarganegaraan, Landasan ideal dan landasan hukum pendidikan kewarganegaraan, serta sumber pendidikan kewarganegaraan.

Kewarganegaraan berasal dari kata warganegara yang berarti anggota negara. Pendidikan Kewarganegaraan sendiri bertujuan untuk membuat peserta didik sadar untuk memiliki sikap setia, cinta, serta berani berkorban untuk membela bangsa dan negara. Ada juga tujuan lain dari pendidikan kewarganegaraan yaitu untuk melatih peserta didik agar memiliki pemikiran yang kritis, berpikir analis, berpikir demokratis, yang tetap didasarkan kepada Pancasila.
Landasan ideal dan landasan hukum dari pendidikan kewarganegaraan diantaranya yaitu :
1. Pancasila sebagai dasar negara sebagai pandangan hidup serta sebagai ideologi.
2. Pembukaan UUD 1945 sebagai landasan hukum negara
3. Batang tubuh UUD 1945 tentang bela negara tentang tahanan dan keamanan serta tentang pendidikan.
4. UU nomor 20 tahun 1982 tentang pendidikan bela negara
5. UU nomor 20 tahun 2003 tentang mata kuliah pengembangan kepribadian.
6. SK Dirjen Dikti Nomor 43 Tahun 2006 tentang pengembangan mata kuliah kepribadian.

Sumber historis, sosiologi, serta politik dari pendidikan kewarganegaraan.
1. Sumber historis yaitu pendidikan kewarganegaraan yang sudah dimulai sebelum Indonesia merdeka.
2. Sumber sosiologis pendidikan kewarganegaraan yaitu kondisi masyarakat yang sangat membutuhkan Pendidikan Kewarganegaraan itu sendiri untuk menjaga, memelihara dan mempertahankan eksistensi negara serta bangsa.
3. Selanjutnya ada sumber politik pendidikan kewarganegaraan yaitu dibuatnya dokumen-dokumen tentang Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan dari tahun 19 57 sampai 2013.

Dinamika, esensi, dan urgensi pendidikan kewarganegaraan yaitu : Pendidikan Kewarganegaraan menjadi faktor yang paling utama atau faktor pendorong masyarakat atau warga negara agar mereka mampu memanfaatkan pengaruh positif dari perkembangan Iptek serta eksistensi konstitusi negara dan bangsa Indonesia sangat menentukan masa depan pendidikan kewarganegaraan.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Auni Maliki -
Auni Maliki
2216031144
Reguler B

Judul : PANCASILA SEBAGAI FILSAFAT ILMU DAN IMPLIKASI TERHADAP PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
Jurnal : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar
ISSN : 2614-1051
Volume : Volume 2 Nomor 2
Publikasi : Desember 2018
Penulis : Syarifuddin
Reviewer : Auni Maliki
Tanggal Reviewe : 2 Desember 2022
Pembahasan : Pancasila adalah falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai hasil renungan yang mendalam yang dilakukan oleh anak bangsa. Perkembangan ilmu pengetahuan sekarang dan yang akan datang sangat pesat di berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara, menembus dan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan budaya dan adat bangsa. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, jika tidak dibarengi dengan landasan Pancasila yang kokoh, justru akan menjadi sisi perusak bangsa, terutama secara moral dan intelektual. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memudahkan informasi dari seluruh dunia untuk datang ke negara kita, sehingga penting untuk memperkuat warga negara yang dijiwai dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar untuk memahami dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Konsep Dasar Pancasila
Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia, falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia sebagai hasil pemikiran yang cermat dari anak bangsa. Pancasila adalah pedoman atau aturan yang berkaitan dengan tingkah laku yang penting dan baik, serta merupakan landasan falsafah negara Indonesia, lahir dari pemikiran yang mendalam anak bangsa dengan tujuan untuk menjadikannya sebagai pandangan hidup Indonesia. Setiap orang sebagai persatuan dasar, lambang persatuan dan sebagai pertahanan bangsa dan negara Indonesia.

Pancasila sebagai filsafat ilmu
Pancasila adalah filsafat ilmu merupakan landasan proses berpikir dan pengetahuan. Suatu ilmu pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek ketuhanan yang menjadi dasar segala pemikiran manusia. Pengetahuan harus memperhatikan aspek manusia, tanpa memperhatikan landasan ini maka pengetahuan akan jauh dari nilai-nilai yang sebenarnya dari pengetahuan tersebut.

Implikasi sila-sila dalam Pengembangan IPTEK
1.) Pada sila pertama menjelaskan bahwasanya manusia itu berbeda dengan Tuhan karena Tuhan itu tidak bisa disamakan dengan makhluk apapun dan manusia adalah makhluk religi yang segala pengetahuan yang dia miliki berasal dari Tuhan dan bersama-sama meletakkan landasan spiritual, Moral, dan Etik yang kukuh bagi pembangunan Nasional sebagai pengamalan pancasila.
2.) Pada sila kedua, manusia menduduki martabat yang paling tinggi karena merupakan mahluk yang berbudi, yang memiliki potensi pikir, rasa karsa, dan cipta. Di sila ke dua ada adil yang berarti bahwa suatu keputusan dan tindakan didasarkan atas norma-norma yang obyektif, bukan subyektif apa lagi sewenang-wenang. Selanjutnya ada beradab atau berbudaya. kemanusiaan yang adil dan beradab merupakan suatu kesadaran sikap ataupun perbuatan manusia yang berlandaskan kepada potensi budi murni manusia dalam hubungan dengan norma-norma dan kebudayaan umum baik terhadap diri pribadi, sesama manusia maupun terhadap alam, dan hewan. Jadi implikasi dari sila kedua kepada teknologi yaitu bahwasanya setiap teknologi yang diciptakan haruslah berlandaskan sila ke-2 karena suatu teknologi tidak hanya dibutuhkan oleh lapisan masyarakat kelas menengah ke atas tetapi lapisan masyarakat menengah ke bawah juga membutuhkan teknologi-teknologi yang memudahkan kehidupan mereka agar suatu bangsa dapat bersaing dan menjadi negara maju.
3.) Pada sila ketiga ini menjelaskan bahwasanya persatuan terjadi karena memiliki tujuan bersama dan memiliki rasa saling merasakan. Implikasinya terhadap teknologi adalah karena adanya iptek persatuan yang terjadi di negara Indonesia semakin baik karena setiap daerah dapat mengakses atau dapat berinteraksi satu sama lain dengan adanya teknologi tersebut.
4.) Pada sila keempat ini menjelaskan bahwa rakyat dalam menjalankan kekuasaannya melalui system perwakilan dari keputusan-keputusannya diambil dengan jalan musyawarah yang dipimpin oleh pikiran yang sehat serta penuh tanggung jawab, baik kepada Tuhan Yang Maha Esa maupun kepada rakyat yang diwakilinya. Implikasinya terhadap teknologi yaitu pembuat teknologi atau pengembang suatu Teknologi memiliki kebebasan karena Indonesia memiliki sifat yang demokratis dan pengembang teknologi juga haruslah memikirkan kebebasan orang lain juga serta pengembang teknologi haruslah memiliki sifat terbuka yang mana siap dikaji siap direspon dan juga siap dikritik oleh masyarakat yang menggunakan teknologi yang ia buat.
5.) pada sila ini menjelaskan bahwa keadilan terdapat di seluruh lapisan masyarakat dan juga di seluruh bangsa Indonesia karena keadilan haruslah tetap ditegakkan sesuai dengan makna dari sila ini. Implikasinya terhadap teknologi yaitu suatu teknologi haruslah memikirkan keadilan di setiap masyarakat yang harus mementingkan masyarakat terhadap Tuhannya terhadap masyarakat lain terhadap budaya dan terhadap hal-hal lain karena keadilan akan membuat suatu teknologi yang berkembang akan semakin maju dan digunakan oleh banyak orang.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

by Auni Maliki -
Auni Maliki
2216031144
Reguler B

Analisis soal 2:
A. Peran Pancasila dalam ilmu pengetahuan yang telah dipelajari oleh mahasiswa yaitu sebagai pemandu atau acuan dalam menjalankan ilmu-ilmu tersebut dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari mulai dari
1.) Sila pertama yaitu "Ketuhanan yang Maha Esa" mengartikan bahwa semua ilmu pengetahuan berasal dari Tuhan.
2.) Sila yang kedua yaitu "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" yang menjadikan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh manusia dapat memanusiakan manusia lain karena pengetahuan yang ia miliki, bersikap adil terhadap sesama manusia, dan juga memiliki adab dalam mengimplementasikan ilmu tersebut.
3.) Sila ketiga yaitu "Persatuan Indonesia" yang menjadikan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa ataupun masyarakat menjadikan mereka saling bersatu untuk memajukan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang berwawasan global
4. Sila keempat yaitu "Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan" yang berarti masyarakat yang memiliki ilmu pengetahuan yang telah menjadi pemimpin haruslah bersikap selayaknya seorang pemimpin yang Berpikir sebelum bertindak yang mementingkan kepentingan rakyat dan juga menjalankan tugas-tugasnya sebagai pemimpin dengan Pancasila.
5.) Sila kelima yaitu "Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia" mahasiswa ataupun masyarakat yang memiliki pengetahuan pasti memiliki ilmu atau wawasan tentang suatu keadilan masyarakat yang memiliki wawasan tersebut tidak akan bersikap tidak adil kepada orang lain karena pengetahuan tersebut membawa dia kepada suatu hal yang benar dan menjadi seseorang yang selalu bersikap adil.

B. Harapan saya untuk para pemimpin masyarakat dan ilmuwan agar terus menjalankan tugas atau peran mereka dengan Pancasila
1. Pemimpin yang menjalankan tugasnya sebagai pemimpin haruslah berdasarkan Pancasila karena dengan pedoman itu, pemimpin dapat membawa masyarakat kepada kebenaran dan kebaikan berkat pedoman Pancasila.
2. Masyarakat yang menjalankan kewajibannya dan menerima hak-haknya haruslah tetap berdasarkan Pancasila agar dapat lebih berfikir positif dan terus mengembangkan negara.
3. Ilmuwan yang mengembangkan atau membuat suatu penemuan baru tentang teknologi agar selalu berpegang teguh dengan Pancasila agar penemuan tersebut dapat memajukan bangsa Indonesia, agar bangsa Indonesia dapat bersaing dengan bangsa luar, dan menjadikan Indonesia negara maju. Dengan pengembangan teknologi tersebut yang sesuai dengan Pancasila, semua masyarakat Indonesia dapat menikmati teknologi baru tersebut dengan baik dan teknologi tersebut pun mendukung kemajuan Indonesia tersebut karena sesuai dengan nilai-nilai atau butir-butir Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

by Auni Maliki -
Auni Maliki
2216031144
Reguler B

Analisis soal 1 :
A. Hoax mengakibatkan banyak terjadinya perpecahan antar masyarakat yang mempercayai hoax dan yang mempercayai suatu kefalidan atau kebenaran. Karena perbedaan pendapat atau pemahaman dari masing-masing orang yang memiliki kepercayaan tersebut. Dari perpecahan tersebut mengakibatkan banyak konflik di masyarakat yang terjadi. Cara mengatasi dampak negatif dari penyebaran hoax yaitu setiap masyarakat seharusnya diberi pemahaman melalui siaran televisi atau media internet itu sendiri tentang bahaya hoax dan apa saja yang akan terjadi jika hoax tersebar di masyarakat. Oleh sebab itu dengan adanya penyebaran pemahaman tentang bahaya hoax dan ciri-ciri hoax tersebut dapat mengurangi pengaruh negatif dari hoax dan membuat masyarakat sedikit lebih memahami serta dapat membedakan mana berita yang valid dan mana berita yang hoax.

B. Banyak sekali dari masyarakat yang tidak mengimplementasikan nilai-nilai atau butir-butir Pancasila dalam bermedia sosial karena hal tersebut mengakibatkan dampak negatif seperti penyebaran hoax, bullying, dan lain sebagainya. Solusi yang dapat saya berikan untuk hal tersebut yaitu iptek akan lebih baik jika didasarkan dengan Pancasila dan mengimplementasikan butir-butir atau nilai-nilai dari Pancasila karena pedoman masyarakat Indonesia adalah Pancasila yang makna-maknanya dapat mengubah suatu kebiasaan buruk pada perkembangan iptek dan cara bermedia sosial masyarakat Indonesia. Pengimplementasian dari Pancasila tersebut dapat disampaikan atau dijelaskan oleh guru kepada muridnya, oleh dosen kepada mahasiswanya, dan oleh pemerintah kepada masyarakatnya.

C. Menurut saya sebagai mahasiswa ilmu komunikasi, masyarakat tidak akan melakukan pembelian barang yang berteknologi baru dari luar negeri jika teknologi di Indonesia lebih bagus dan dapat bersaing dengan teknologi bangsa luar, tetapi sayangnya teknologi di Indonesia kurang mumpuni. Oleh sebab itu Banyak masyarakat yang membeli dari luar negeri. Solusi saya yaitu pemerintah haruslah membuat suatu wadah untuk masyarakat Indonesia yang memiliki bakat dalam mengembangkan kemajuan teknologi Indonesia agar masyarakat dapat berkembang dan menyalurkan inovasi dan kreativitas mereka. Untuk masyarakat, mereka dapat berperan untuk membangun teknologi di Indonesia dan mengomunikasikan hal tersebut kepada pemerintah agar suatu inovasi yang dilakukan oleh masyarakat tersebut dapat berkembang baik dan lebih maju. Tetapi terkadang masyarakat Indonesia telah memiliki suatu inovasi tidak ada wadah yamg dapat menampung nya itu, bahkan inovasi tersebut tidak dihargai oleh pemerintah karena hal tersebut inovasi anak bangsa itu malah dibeli oleh negara lain.