Posts made by Auni Maliki

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Artikel pertemuan 13

by Auni Maliki -
Auni Maliki
2216031144
Reguler B

Judul : TANTANGAN DAN PENGUATAN IDEOLOGI PANCASILA
DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Volume : Vol. 2, No. 2, September 2019, 66-78 First Received : 16 September 2019
E-ISSN: 2614-6916
Penulis : Nurul Fadilah
Reviewer : Auni Maliki
Tanggal Review : 18 November 2022

Pentingnya Pancasila sebagai ideologi Negara adalah untuk memperlihatkan peran ideologi sebagai penuntun moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga ancaman-ancaman yang datang untuk negeri ini dapat dicegah dengan cepat. Sebab Pancasila merupakakan Ideologi yang terbuka bagi seluruh perkembangan zaman.
Pancasila sebagai ideologi dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ia berperan dan berfungsi sebagai dasar dan sekaligus tujuan dari berbagai bidang kehidupan yang terus berkembang itu seirama dengan perkembangan aspek masyarakat dan perubahan zaman dari masa ke masa. Ada hubungan timbal balik atau interaksi antara dinamika kehidupan dengan Pancasila dan ideologi. Interaksi tersebut akan bersifat positif atau saling menguntungkan bilamana ia bersifat saling merangsang. Pancasila merangsang dan sekaligus menjiwai dinamika kehidupan itu sedangkan pada waktu yang sama dinamika kehidupan itu merangsang dinamika internal yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi terbuka untuk mengembangkan jati dirinya.
Istilah 4.0 berasal dari sebuah proyek yang diprakarsai oleh pemerintah Jerman untuk mempromosikan komputerisasi manufaktur. Emanuel Dimitrios Hatzakis, dalam artikelnya yang berjudul The Fourth Industrial Revolution, menyatakan bahwa salah satu ciri dari era revolusi industri keempat adalah semakin banyaknya perkembangan teknologi dalam kehidupan kita (Hatzakis, 2016). Fenomena ini sekarang sudah semakin terlihat dalam kehidupan kita sehari-hari. Memang jika kita berbicara konsep revolusi industri, maka konteks yang digunakan adalah konteks industri, mencakup produksi, bisnis, pasar, dan lain sebagainya. Akan tetapi dalam tulisan ini saya ingin membawa konsep revolusi industri tersebut ke dalam konteks kehidupan bermasyarakat karena sebenarnya masyarakat juga merupakan elemen dari industri kehidupan. Hermann et al (2016) menambahkan, ada empat desain prinsip 4.0. Pertama, interkoneksi (sambungan) yaitu kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan orang untuk terhubung dan berkomunikasi satu sama lain melalui Internet of Things (IoT) atau Internet of People (IoP).
Ideologi pancasila sebagai pandangan hidup, dasar negara dan jati diri bangsa, menghadapi berbagai macam tantangan dari masa ke masa, sehingga eksistensi pancasila sebagai ideologi harus dipertahankan, terutama di era revolusi industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan melakukan
studi kepustakaan. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan dokumen dan dalam teknik analisis data
menggunakan analisis isi, induktif dan deskriptif. Hasil penelitian terhadap
tantangan dan penguatan ideologi Pancasila sebelum era revolusi industri 4.0 adalah:
(1) Penjangkaran Pancasila,
(2) Peningkatan sumber daya manusia yang profesional berdasarkan nilai-nilai Pancasila,
(3) Pelanggengkan eksistensi Pancasila sebagai negara ideologi.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Diskusi 2

by Auni Maliki -
Auni Maliki
2216031144
Reguler B
Banyak sekali manfaat yang dapat kita rasakan di bidang ekonomi dalam kemajuan teknologi yang ada, diantaranya yaitu :
Pertama ada kemajuan teknologi yang mempermudah pengiriman barang. Dengan kemajuan teknologi tersebut semua orang bisa melakukan pengiriman barang dengan mudah, dengan biaya yang terjangkau, dan juga semua kalangan bisa melakukan pengiriman barang tersebut mulai dari kalangan atas sampai kalangan menengah ke bawah.
Kedua ada kemajuan teknologi di bidang pertanian. Dengan kemajuan teknologi ini dapat mempermudah para petani untuk membajak sawah, untuk memanen dan lain sebagainya karena kemudahan tersebut waktu untuk memanen dan juga membajak sawah tersebut dipersingkat karena adanya teknologi tersebut.
Kemajuan teknologi tersebut telah sesuai dengan sila ke-5 yaitu keadilan sosial karena semua kalangan baik kalangan atas maupun menengah ke bawah dapat mengakses teknologi tersebut dengan biaya yang terjangkau.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

by Auni Maliki -
Auni Maliki
2216031144
Reguler B
Teknologi yang semakin maju tidak selalu membawa kepada hal positif dan terkadang suatu teknologi yang dikembangkan bersifat negatif dan dapat mempengaruhi kedaan sosial bahkan mempengaruhi pemahaman seseorang. Pancasila di sini yang berfungsi sebagai filter atau penyaring dari teknologi yang terus berkembang tersebut, karena Pancasila sebagai acuan dalam kehidupan masyarakat yang memiliki nilai-nilai positif yang dapat membuat individu menjadi insan yang baik. Mempelajari Pancasila juga menjadi arah acuan untuk menjadi individu yang berpengetahuan lebih tentang kemajuan teknologi dan tidak mudah menerima teknologi mentah mentah tanpa menyaring teknologi tersebut.
Kaitan kemajuan teknologi dengan Pancasila sangatlah penting karena kemajuan teknologi tanpa adanya Pancasila hanyalah sebagai teknologi yang tak berarah dan tidak ada yang mengatur dan menyaring teknologi tersebut. Dan begitupun sebaliknya tanpa adanya kemajuan teknologi, orang-orang yang berideologi Pancasila tetap dapat berfungsi dengan baik tetapi tidak dapat berkembang untuk menyaingi negara lain.
Contohnya yaitu Kemudahan mengakses pendidikan secara online. Jika tidak ada pemahaman tentang Pancasila, maka teknologi tersebut tidak disaring dengan Pancasila dan akan membuat pendidikan yang didapat akan melanggar Pancasila itu sendiri.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Auni Maliki -
Auni Maliki
2216031144
Reg B
Judul : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Volume : Volume 12, Nomor 1 (2018)
Diterima : Januari 2018
Disetujui : Februari 2018
Dipublikasikan : Mei 2018
Penulis : 1. Mursyidah Dwi Hartati,
2. Ponoharjo, 3. Mohamad Khamim
Reviewer : Auni Maliki
Tanggal Review : 18 November 2022
Jurnal ini adalah jurnal penelitian berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi serta Pancasila.
Materi : Mata kuliah Pendidikan Pancasila merupakan mata pelajaran yang memberikan pedoman bagi setiap manusia untuk meneliti, menganalisis dan memecahkan masalah pembangunan bangsa dan negara dari sudut pandang nilai-nilai inti Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam implementasinya Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi memiliki dasar-dasar yaitu (Kemendikbud, 2013): (1) Filosofis : Pasca perang dunia ke-2 berakhir, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya dan para pemimpin Indonesia saat itu memiliki pemahaman tersendiri tentang ideologi yang akan dianut oleh bangsa Indonesia. Mereka memilih ideologi Pancasila tanpa meniru ideologi kapitalisme dan komunisme, (2) Sosiologis : Indonesia yang memiliki keberagaman mulai dari agama, suku, bahasa, dan lain-lain tersebut, membuat Indonesia membutuhkan Suatu ideologi yang dapat mempersatukannya. Ideologi yang dapat mempersatukan tersebut yaitu Pancasila dengan sila-silanya yang merupakan poin-poin yang sangat penting bagi kesatuan Indonesia, (3) Yuridis : Pancasila secara yuridis konstitusional mempunyai kekuatan hukum yang sah, kekuatan hukum berlaku, dan kekuatan hukum mengikat.
Dengan adanya pendidikan Pancasila di setiap kampus memberikan mahasiswa-mahasiswa tempat untuk memahami lebih lanjut tentang ideologi mereka. Tujuan spesifik dari pendidikan Pancasila tersebut yaitu memperkuat pandangan mahasiswa tentang Pancasila sebagai falsafah ideologi bangsa Indonesia, tujuan selanjutnya yaitu untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang ideologi bangsa Indonesia yang lebih agar mahasiswa tersebut dapat memahami dan mempraktikkannya di kehidupan sehari-hari, dan terakhir yaitu untuk memperkuat mental mahasiswa-mahasiswa yang akan menjadi pemimpin bangsa Indonesia untuk mampu berinteraksi dengan dinamika internal dan eksternal masyarakat bangsa Indonesia.
Sikap : secara garis besar sikap terdiri dari komponen kognitif (ide yang umumnya berkaitan dengan pembicaraan dan dipelajari), perilaku (cenderung mempengaruhi respon sesuai dan tidak sesuai) dan emosi (menyebabkan respon-respon yang konsisten).
Ciri-ciri sikap yaitu sikap terbentuk tidak terbentuk sejak lahir tetapi sikap berubah seiring perkembangan orang tersebut sikap juga dapat dipelajari dan sikap berubah senantiasa berkenaan dengan suatu objek tertentu yang dapat dirumuskan dengan jelas. Obyek sikap adalah suatu hal tertentu, tetapi dapat juga merupakan himpunan dari hal-hal tersebut. Sikap memiliki aspek motivasional dan aspek sensori, sifat diskriminatif sikap dan keterampilan atau pengetahuan dimiliki oleh orang.
Menurut Katz sikap memiliki empat fungsi yaitu, fungsi instrumental, fungsi pertahanan ego, fungsi ekspresi nilai, dan fungsi pengetahuan.
Ilmu pengetahuan dan teknologi : IPTEK adalah teknik penerapan daya cipta manusia dalam kaitannya dengan alat dan bahan, serta diwujudkan dalam bentuk fisik yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan manusia.
Hasil : Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya responden memiliki pengembangan kepribadian Pancasila yang baik dengan hasil kuesioner 80 dan juga hasil penelitian ini membuktikan bahwasanya secara umum responden. Dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik.