Posts made by Muhammad Hilmy Hibatulloh

Nama : Muhammad Hilmy Hibatulloh
NPM : 2216031123
Kelas : Reguler A

Indonesia sebagai negara bangsa yang multi etnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural. Kesenjangan, ketidakadilan, kurangnya pemerataan pembangunan, tirani minoritas yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air dalam kenyataannya telah memicu terjadinya konflik sosial di berbagai wilayah di Indonesia, cenderung menjadi luka sejarah yang sulit dilupakan. Dalam konteks ini kebijakan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal terjebak pada persoalan politik tanpa aplikasi yang nyata.

Struktur masyarakat Indonesia yang multi dimensional merupakan suatu kendala bagi terwujudnya konsep integrasi secara hoorizontal. Hal ini dapat dilihat dari beberapa karakteristik yang dapat dikenali sebagai sifat dasar dari suatu masyarakat majemuk sebagaimana yang telah dikemukakan oleh van den Berghe yakni:
(1) terjadinya segmentasi ke dalam bentuk kelompok yang sering kali memiliki kebudayaan atau lebih tepat sub kebudayaan, yang berbeda satu sama lainnya;
(2) memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat non komplementer;
(3) kurang mengembangkankonsesus di antara para anggota masyarakat tentang nilai-nilai sosial yang bersifat dasar;
(4) secara relatif seringkali terjadi konflik di antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya;
(5) secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan (coercion) dan saling ketergantungan di dalam bidang ekonomi;
(6) adanya dimensi politik oleh suatu kelompok di atas kelompok-kelompok yang lain.
Nama : Muhammad Hilmy Hibatulloh
NPM : 2216031123
Kelas : Reguler A

Identitas nasional adalah suatu yang mendasari negara. Identitas nasional juga menggambarkan siapa kita. Identitas nasional memiliki empat unsur, yaitu suku bangsa, agama, budaya, dan bahasa.

Negara Indonesia sendiri memiliki identitas nasional yang tercantum dalam UUD 1945 pasal 35 & 36C. Diantaranya adalah: Bahasa Nasional (Bahasa Indonesia), Bendera Nasional merah putih, lagu kebangsaan yaitu lagu Indonesia Raya, Pancasila sebagai Lambang Negara , Pancasila sebagai Dasar Falsafah semboyan Bhinneka Tunggal Ika, Konstitusi Hukum Dasar yaitu UUD 1945, Bentuk negara NKRI yang berkedaulatan rakyat, wawasan nusantara, dan kebudayaan nasional yang diangkat dari suatu kebudayaan daerah.

Oleh karena itu kita harus menjaga jati diri bangsa yang telah ada sejak dahulu kala. Jangan biarkan bangsa lain menjajah dan mengambil alih identitas nasional negara Indonesia.
Nama : Muhammad Hilmy Hibatulloh
NPM : 2216031123
Kelas : Reguler A

Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Pendidikan Karakter Bangsa Indonesia melalui Demokrasi, HAM dan Masyarakat Madani

Pendidikan kewarganegaraan bukanlah hal baru di Indonesia. Pemerintah Republik Indonesia melaksanakan berbagai misi Pendidikan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penyelenggaraan pendidikan kewarganegaraan. Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting untuk membangun karakter manusia Indonesia menjadi warga negara Indonesia yang kritis, aktif, demokratis dan beradab, di mana mereka sadar akan hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat dan berpemerintahan serta kesiapan mereka untuk menjadi bagian dari warga dunia di zaman modern saat ini.

Pendidikan Kewarganegaraan dapat menjadi sarana untuk mempertemukan berbagai nilai dan prinsip dari luar, maupun cara berpikir dan nilai-nilai bangsa Indonesia guna bertujuan untuk menghasilkan sintesa kreatif yang dibutuhkan Indonesia sebagai negara demokrasi baru yang berlandaskan Pancasila. Pendidikan kewarganegaraan inklusif yang humanis diharapkan mampu menanamkan prinsip-prinsip demokrasi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan filosofis bangsa, yang diharapkan menjadi unsur utama dalam membentuk karakter bangsa Indonesia.