Nama : Muhammad Hilmy Hibatulloh
NPM : 2216031123
Kelas : Reguler A
1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
Hal positif yang bisa diambil dari artikel di atas yaitu pemerintah berupaya untuk mengurangi risiko penyebaran virus COVID-19 di masyarakat dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan membatasi kegiatan sosial dan mengurangi kontak antar orang. Namun, pelaksanaan kebijakan PSBB juga menimbulkan berbagai kontroversi terkait pelanggaran HAM atau hak asasi manusia seperti penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan dalam menegakkan aturan. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan aparat keamanan untuk memperhatikan dan menjalankan aturan sesuai dengan pasal-pasal konstitusi tersebut dalam pelaksanaan kebijakan PSBB atau kebijakan lainnya untuk memastikan hak asasi manusia dihormati dan dilindungi.
2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jika suatu negara tidak memiliki konstitusi, maka tidak akan ada dokumen resmi yang menetapkan kerangka dasar dan prinsip-prinsip yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Konstitusi sangat penting dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara, dan keberadaannya dapat membantu mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan memastikan hak-hak dasar dan kebebasan individu terlindungi. Konstitusi yang efektif dapat memastikan bahwa kekuasaan pemerintah dibatasi dan terdistribusi dengan baik, dan memungkinkan partisipasi yang lebih luas dari masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Namun, keefektifan konstitusi bergantung pada bagaimana konstitusi tersebut diterapkan dan dihormati oleh pemerintah dan masyarakat.
3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Salah satu tantangan kehidupan bernegara saat ini yang perlu diantisipasi adalah terkait dengan pemenuhan hak asasi manusia, terutama hak-hak yang terkait dengan kesetaraan gender serta hak asasi orang-orang miskin dan terpinggirkan. Pasal-pasal dalam UUD NRI 1945, seperti Pasal 28I yang menjamin hak-hak yang sama di depan hukum dan Pasal 28J yang menjamin hak atas kesetaraan dan keadilan gender, dapat menjadi dasar untuk mengatasi tantangan ini. Namun, masih banyak tindakan diskriminatif dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Indonesia. Oleh karena itu, perlu ada upaya yang lebih besar dan komprehensif dari pemerintah dan masyarakat untuk menerapkan pasal-pasal konstitusi dalam kebijakan dan tindakan sehari-hari untuk memastikan pemenuhan hak asasi manusia bagi semua warga negara.
4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
Sebagai warga negara Indonesia, saya sangat mendukung konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan. Konsep ini merupakan fondasi penting dari keberhasilan negara Indonesia dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis, meskipun Indonesia terdiri dari berbagai etnis, agama, dan budaya yang berbeda. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam memperkuat nilai persatuan dan kesatuan di Indonesia, salah satunya dari segi pendidikan. Pendidikan dapat menjadi sarana penting dalam memperkuat nilai persatuan dan kesatuan di Indonesia. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti kurangnya sumber daya dan kualitas pendidikan yang tidak merata di seluruh wilayah Indonesia.