Posts made by M. Ridho Illahi

Komunikasi B Genap 2023 -> PRETEST

by M. Ridho Illahi -
Nama : M. Ridho Illahi
NPM : 2216031150
Kelas : Reguler B

1. Hal positif apa yang anda dapatkan dari artikel tersebut? Apakah ada konstitusi yang dilanggar? Jelaskan!
Hal positif yang saya dapatkan dari artikel tersebut adalah mengenai betapa luar biasa upaya dari pemerintah untuk mengatasi penyebaran covid 19 yang kita ketahui sangatlah merajalela dan menyengsarakan rakyat, namun disini juga upaya dari pemerintah ada yang menurut saya melanggar konstitusi yaitu Hak Asasi Manusia yang dimana pemerintah mengadakan program pembatasan sosial berskala besar yang membuat masyarakatnya tidak bisa untuk beraktivitas mencari pekerjaan dan nafkah, sebetulnya sudah baik caranya cuma seharusnya harus diberikan solusi untuk masyarakat yang kehilangan pekerjaan dampak dari PSBB tersebut
2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara?
Jika suatu negara tidak memiliki dasar dan aturan maka akan terjadi perbedaan dan pemerintah akan menyalahgunakan kekuasaan rakyat. Konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara karena didalam konstitusi terdapat aturan-aturan hidup berbangsa dan bernegara yang telah disahkan.
3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut Anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu menjadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian?
Kesejahteraan masyarakat indonesia. Hal pokok untuk mendukung kemajuan suatu bangsa dinilai dari kesejahteraan masyarakatnya, masyarakat yang cukup secara ekonomi membuktikan bahwa bangsa Indonesia bangsa yang maju. Pemerintah menjamin kesejahteraan masyarakat melalui Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan kewajiban negara untuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar. Bagi fakir miskin dan anak terlantar seperti yang dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun, 1945, Pemerintah dan pemerintah daerah memberikan rehabilitasi sosial jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial sebagai perwujudan pelaksanaan kewajiban negara dalam menjamin terpenuhinya hak atas kebutuhan dasar warga negara yang miskin dan tidak mampu.
4. Bagaimakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan? Adakah yang perlu di perbaiki, jelaskan!
Konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan itu memang harus tetap diterapkan karena melihat bahwa indonesia terdiri dari banyak suku ras agama yang berbeda beda. jika tidak ada konsep persatuan dan kesatuan maka yang terjadi adalah mereka akan hidup mempertahankan kepercayaan mereka masing masing dan menimbulkan konflik. untuk hal yang perlu diperbaiki menurut saya itu dari pribadi masyarakat nya masing-masing terkait kesadarannya untuk menumbuhkan nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernergera agar kita tetap hidup damai di nusantara ini.

Komunikasi B Genap 2023 -> FORUM JAWABAN POST TEST

by M. Ridho Illahi -
Nama : M. Ridho Illahi
NPM : 2216031150
Kelas : Reguler B

Dari jurnal yang berjudul Integrasi Nasional Sebagai Penangkal Etnosentrisme di Indonesia, hal yang dapat saya analisis yaitu:
Integrasi nasional merupakan salah satu persoalan bangsa-bangsa yang ada di dunia baik negara yang berkembang maupun negara yang maju. Sama halnya dengan negara Indonesia sebagai bangsa yang majemuk yang heterogen, apalagi negara Indonesia masih menjadi negara yang berkembang dengan tingkat pemahaman masyarakatnya yang belum paham tentang pentingnya integrasi nasional.
Negara dan bangsa Indonesia, sejak proklamasi kemerdekaan hingga saat ini telah mempunyai sejumlah pengalaman. Di antara sejumlah pengalaman itulah, bangsa Indonesia mengalami berbagai perubahan azas, paham, ideologi dan doktrin dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Berbagai perubahan azas dan idiologi tersebut, menciptakan disintegrasi dan instabilisasi nasional. Perubahan dari Orde Lama (Orla) ke Orde Baru (Orba) ditandai dengan pemberontakan PKI 30 September 1965 hingga lahirlah Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).
Di masa awal Indonesia merdeka, identitas nasional ditandai oleh bentuk fisik dan kebijakan umum bagi seluruh rakyat Indonesia (di antaranya adalah penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, lagu kebangsaan Indonesia Raya, Bahasa Indonesia, dan seterusnya).
Terdapat beberapa kali perubahan asas dan ideologi di negara Indonesia berbagai perubahan tersebut menciptakan disintegrasi dan instabilisasi nasional. Seperti misalnya perubahan dari orde lama ke orde baru yang ditandai dengan pemberontakan PKI yang kemudian lahirnya Supersemar. Salah satu kesalahan orba selama memegang kendali pemerintahan yaitu menerapkan politik pemerintahan yang sentralistik, yang digunakan sebagai bentuk peredaman atas munculnya aksi separatis dari daerah. Identitas adalah representasi diri atau ciri khas yang dimiliki seseorang atau masyarakat tentang bagaimana orang lain melihat mereka sebagai sebuah entitas sosial dan budaya. Dilihat dari aspek waktu identitas bukanlah wujud yang sudah ada sejak semula dan bertahan dalam suatu esensi yang abadi. Sedangkan dilihat dari aspek ruang terdiri dari berbagai lapisan identitas yang tergantung pada peran yang dijalankan, keadaan objektif yang dihadapi, serta ditentukan dari cara menyikapi keadaan dan peran yang ada.
Melihat dari sudah banyaknya permasalahan yang ada di Indonesia dari awal kemerdekaan tersebut maka Integrasi nasional adalah jalan keluar untuk menghadapi masalah atau konflik yang hingga saat ini masih terus-menerus melanda Indonesia. Menerapkan konsep integrasi nasional akan terwujud, manakala sekelompok anggota masyarakat bersedia menerobos identitasnya dan mengambil jarak dari segala kepentingan yang selama ini dianggap membentuk watak dirinya atau watak kelompoknya.