Muhammad Faza Azhar_2256031051_Paralel
Dalam video yang ditampilkan di saluran kompas tv terlihat warga setempat yang sedang melakukan aksi unjuk rasa akibat keresahan yang dialaminya yaitu pabrik industri tahu yang limbahnya mencemari lingkungan warga. Aksi dilakukan dengan menutup saluran pembuangan limbah, warga merasa tidak nyaman dengan limbah yang dibuang ke sungai tersebut karena menyebabkan bau yang busuk dan mencemari sungai. Warga meminta untuk menutup 6 pabrik karena pabrik tersebut tidak memiliki alat pengolahan limbah. Jika dilihat dari sisi pemilik pabrik, pemilik pabrik tersebut termasuk mementingkan kepentingannya sendiri dibandingkan orang lain. Pemilik pabrik tidak tahu cara mengolah limbah tetapi tidak mencari solusi dan tetap membuang limbah seperti biasa, hal ini tentu tidak sesuai dengan nilai pancasila dalam sila "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" karena di dalam sila tersebut terdapat nilai menempatkan kepentingan bersama diatas kepentingan sendiri.
Dalam video yang ditampilkan di saluran kompas tv terlihat warga setempat yang sedang melakukan aksi unjuk rasa akibat keresahan yang dialaminya yaitu pabrik industri tahu yang limbahnya mencemari lingkungan warga. Aksi dilakukan dengan menutup saluran pembuangan limbah, warga merasa tidak nyaman dengan limbah yang dibuang ke sungai tersebut karena menyebabkan bau yang busuk dan mencemari sungai. Warga meminta untuk menutup 6 pabrik karena pabrik tersebut tidak memiliki alat pengolahan limbah. Jika dilihat dari sisi pemilik pabrik, pemilik pabrik tersebut termasuk mementingkan kepentingannya sendiri dibandingkan orang lain. Pemilik pabrik tidak tahu cara mengolah limbah tetapi tidak mencari solusi dan tetap membuang limbah seperti biasa, hal ini tentu tidak sesuai dengan nilai pancasila dalam sila "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab" karena di dalam sila tersebut terdapat nilai menempatkan kepentingan bersama diatas kepentingan sendiri.