Posts made by Muhammad Faza Azhar

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Muhammad Faza Azhar -
Muhammad Faza Azhar_2256031051_Paralel

Pancasila sebagai filsafat ilmu merupakan landasan dalam proses berfikir dan berpengetahuan. Sebuah pengetahuan dalam perkembangannya harus memperhatikan aspek ketuhanan yang merupakan landasan berfikir manusia. Dalam kehidupan sehari-hari pancasila menjadi pedoman atau dasar bagi bangsa indonesia dalam memandang realitas alam semesta, manusia, masyarakat, bangsa dan negara tentang makna hidup serta sebagai dasar bagi manusia untuk menyelesaikan masalah di kehidupannya. Pancasila sebagai filsafat ilmu memungkinkan masyarakat dapat memikirkan masalah-masalah dasar hidupnya secara rasional dengan bahasa, wawasan, dan aegumentasi yang universal. Pancasila sebagai filsafat juga akan membantu kita untuk mengambil sikap terbuka dan kritis terhadap dampak modernisasi dan menjadi pemain aktif, mempertahankan identitas sebagai bangsa Indonesia. Implimikasi sila-sila dalam pengembangan iptek yaitu 1. ketuhanan yang maha esa implimikasi sila ke 1 dalam pengembangan iptek adalah makhluk religi. Sebagai makhluk religi, setiap manusia memiliki potensi untuk sampai pada kesadaran bahwa terdapat kekuatan, dengan segala kemahaan, yang mencipta, dan menguasai jagat raya. Sila ke 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab implikasi Sila ke 2 adalah memberi arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Sila ke 3. Persatuan Indonesia implikasi sila ke 3 yaitu memberikan kesadaran kepada bangsa indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa indonesia akibat dari sumbangan iptek. Sila kerakyatan yang adil dan beradab implikasi sila ke 4 yaitu setiap ilmuwan haruslah memiliki kebebasan untuk mengembangkan iptek. Sila ke 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia implikasinya yaitu pengembangan iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan kemanusiaan.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-2

by Muhammad Faza Azhar -
Muhammad Faza Azhar_2256031051_Paralel

A. Peran pancasila dalam paradigma adalah Sila pertama yaitu ketuhanan yang maha esa memberikan kesadaran bahwa manusia hidup di dunia ibarat sedang menempuh ujian dan hasil ujian akan menentukan kehidupannya yang abadi di akhirat nanti. Sehingga manusia akan terus berbuat baik dan menjalin hubungan yang baik dengan sesama. Sila kedua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan Beradab memberikan arahan, baik universal maupun khas terhadap ilmuwan dan ahli teknik di Indonesia. Sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia memberikan landasan esensial bagi kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu para ilmuwan dan ahli teknik harus menjunjung tinggi asas ini. Sila keempat Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan memberikan asas kerakyatan kerakyatan. Dimana ilmuwan wajib memberikan kontribusi sebesar-besarnya sesuai kemampuan untuk memajukan Indonesia. Sila kelima yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia memberikan arahan agar selalu diusahakan tidak terjadi jurang kesejahteraan di Indonesia. Ilmuwan dan para ahli perlu selalu mengembangkan sistem yang memajukan perusahaan sekaligus menjamin kesejahteraan karyawan.

B. Harapan saya mengenai model pemimpin, warganegara, dan Ilmuwan yang Pancasialis adalah mempertahankan sikap dan tindakannya dalam hal apa saja sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam pancasila agar pemimpin di masa mendatang dapat mencontohnya dan nilai-nilai yang telah diterapkan yang sesuai dengan pancasila tidak luntur dan terjaga.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal-1

by Muhammad Faza Azhar -
Muhammad Faza Azhar_2256031051_Paralel

A. tanggapan saya mengenai berita tersebut adalah berita hoax sudah ada sejak lama dan orang yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi bisa ikut termakan berita hoax dan ikut menyebarkannya, masalah ini semakin rumit ketika berita hoax sudah mulai bermunculan di media sosial. media sosial bisa menyebarluaskan berita hoax dengan cepat dan memviralkannya. berita hoax menjadi sulit untuk dihentikan jika seseorang menyukai berita hoax tersebut.
Langkah yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi dampak negatif dari penyebaran hoax adalah dengan memberikan edukasi tentang berita hoax, mencermati berita dan melihat sumber berita, dan melihat isi serta kebenaran dari berita sebelum disampaikan ke orang lain.

B. Perkembangan iptek yang tidak sesuai dengan nilai pancasila akan berakibat buruk bagi bangsa indonesia karena perkembangan iptek yang cepat dan luas tidak didasari dengan nilai pancasila, yang mana Pancasila adalah pedoman bagi bangsa Indonesia dalam bersikap dan bernegara serta menjadi pandangan bagi masyarakat indonesia. Contoh dari perkembangan IPTEK yang tidak sesuai dengan nilai pancasila adalah media sosial yang menjadi media penyebaran berita hoax, penyebaran pornografi, serta cyber bullying.
Solusi yang busa digunakan agar pengembangan iptek menjadi lebih baik adalah dengan menjadikan Pancasila sebagai acuan dalam mengembangkan Ilmu pengetahuan serta Teknologi, karena pancasila dapat membentengi bangsa dari arus perkembangan iptek yang tidak terkendali.

C. Komunikasi sangat penting untuk mengatasi budaya konsumerisme, karena dengan berkomunikasi seseorang dapat mengedukasi orang lain tentang akibat dari sikap konsumerisme. Seseorang juga dapat mempromosikan produk lokal dengan cara yang menarik agar tidak kalah dengan produk luar negeri.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video-2

by Muhammad Faza Azhar -
Muhammad Faza Azhar_2256031051_Paralel

Dalam berita yang disiarkan di saluran TV one tersebut dijelaskan bahwa pada tanggal 15 Agustus 1945 terjadi peristiwa penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Dimana Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu akibat pengeboman Hiroshima dan Nagasaki. Kekalahan Jepang tersebut menandakan berakhirnya perang dunia ke 2 di Asia Pasifik dan sekaligus menjadi kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memproklamirkan kemerdekaannya karena kekosongan kekuasaan saat itu. Dibalik perjuangan kemerdekaan Indonesia terdapat nilai sila pancasila yaitu persatuan Indonesia, dimana para pejuang yang berasal dari suku dan budaya yang berbeda bersatu dan memupuk semangat juangnya untuk kemerdekaan tanpa melihat perbedaan yang ada.