Posts made by Purwoko Dwicahyo Setiawan

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum Diskusi 1

by Purwoko Dwicahyo Setiawan -
Purwoko Dwicahyo Setiawan (2216031104) Regular B

Menurut saya pribadi, fungsi pendidikan Pancasila sangatlah penting dengan adanya kemajuan teknologi yang cukup signifikan dan cepat, hal ini merupakan salah satu upaya untuk mensosialisasikan kepada generasi penerus agar tetap harus menjaga dan melestarikan nilai-nilai yang terkandung pada Pancasila sebagai pandangan dan pedoman kehidupan bangsa dan negara. Kemajuan teknologi sangat berkaitan dengan pengimplementasian nilai-nilai pancasila, sebab dengan adanya kemajuan teknologi, informasi dapat dengan cepat tersampaikan kepada masyarakat mengenai situasi dan kondisi yang dialami oleh bangsa Indonesia maupun permasalahan global yang berskala Internasional, hal ini tentunya menjadi penunjang dalam tindakan yang dapat dilakukan untuk pengimplementasian nilai Pancasila. Sebagai contoh, bencana gempa bumi dengan kondisi geografis yang berbeda dengan kita, akan tetapi dengan adanya kemajuan teknologi maka informasi dapat dengan cepat kita ketahui sehingga, kita dapat melakukan penggalangan dana via online sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama manusia. Hal ini merupakan salah satu bentuk pengimplementasian nilai Pancasila yang ditunjang dengan kemajuan teknologi.
Purwoko Dwicahyo Setiawan (2216031104) Regular B

Peluang dan tantangan penerapan Pancasila saling berhubungan. Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia yang mencerminkan nilai-nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai dalam Pancasila dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta persatuan dan kesatuan di Indonesia. Masyarakat Indonesia diharapkan selalu menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam tingkah laku di kehidupan sehari-hari. Menjadikan Pancasila sebagai pedoman tingkah laku tidak memandang era atau zaman. Di era globalisasi dan digital saat ini, muncul peluang dan tantangan tersendiri dalam penerapan Pancasila. Di era globalisasi dan digital seperti sekarang, peluang penerapan Pancasila bisa dilakukan menggunakan teknologi informasi. Dengan teknologi informasi kita bisa mengampanyekan nilai-nilai Pancasila ke seluruh dunia dengan mudah dan cepat. Sehingga, praktik kehidupan sehari-hari yang berpedoman pada Pancasila bisa menjadi insipirasi negara-negara lain di dunia. Contohnya bahan kampanye Indonesia kepada negara-negara lain di dunia seperti kerukunan dalam keberagaman di Indonesia yang disebarluaskan melalui teknologi informasi. Selain itu, Pancasila sebagai ideologi negara yang terbuka juga dapat menyerap nilai-nilai baru yang bermanfaat dan tidak menyimpang dengan nilai-nilai sebelumnya bagi masyarakat dan bangsa Indonesia. Akan tetapi, Tantangan yang dihadapi dalam proses penanaman nilai-nilai Pancasila pada era revolusi industri 4.0 saat ini yaitu salah satunya terletak pada peserta didik yang sudah tidak dapat terlepas dari Handphone dan Gadget. Mereka dengan mudah mendapatkan informasi-informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Namun hal tersebut juga dapat diatasi dengan cara memanfaatkan perkembangan informasi serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi media dalam penanaman dan penguatan Pancasila di era revolusi industri 4.0. Guru dan dosen dituntut untuk dapat lebih kreatif dalam mengembangkan metode pembelajaran pendidikan Pancasila melalui media pembelajaran, seperti membuat game serta film animasi yang mengajarkan nilai-nilai Pancasila dan sekaligus dapat pula membentuk karakter peserta didik.
Purwoko Dwicahyo Setiawan (2216031104) Regular B

Analisis jurnal kali ini berjudul 'Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi' yang bertujuan mengetahui pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi IPTEK. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini mempunyai pengembangan kepribadian Pancasila yang baik. Perkembangan IPTEK yang sangat pesat dapat mengancam terkikisnya nilai-nilai kebudayaan yang dimiliki bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, peran generasi penerus khususnya mahasiswa yaitu menjaga kepribadian bangsa dalam menyikapi tantangan perkembangan IPTEK, dan berpegang teguh kepada Pancasila sebagai dasar negara sehingga perkembangan IPTEK dapat menjadi penunjang dalam pembangunan negara dari berbagai sektor.

Di era globalisasi seperti sekarang ini, kemajuan teknologi adalah pendorong utama peningkatan pendapatan dan standar hidup bagi masyarakat di manapun berada. Saat ini perkembangan teknologi sangat cepat hingga segala informasi pun dengan cepatnya tersebar luas bahkan ke seluruh dunia, karena kemajuan teknologi inilah yang menyebabkan banyaknya perubahan dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Pesatnya perkembangan teknologi inilah yang memudahkan masuknya berbagai macam pengaruh luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Perlu kita ketahui bahwa Pancasila merupakan pedoman masyarakat Indonesia dalam melakukan berbagai aktivitas, maka dari itu sangat perlu dan penting peran generasi penerus bangsa dalam menjaga dan melestarikan kepribadian bangsa sesuai dengan Pancasila, apabila generasi penerus terbawa arus dan terlena dengan pesatnya perkembangan pengetahuan dan teknologi di era globalisasi ini, maka dapat dipastikan bangsa Indonesia akan kehilangan kepribadiannya sebagai bangsa yang berideologi Pancasila. Jika hal tersebut kita biarkan maka akan menyebabkan nilai-nilai luhur pancasila dalam masyarakat terkikis bahkan habis tergilas budaya barat yang berkembang. Oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kembali kesadaran kolektif bangsa tentang posisi penting Pancasila dalam kehidupan masyarakat terutama mahasiswa melalui mata kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila. Dengan menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila sebagai kepribadian bangsa, dapat membimbing dan mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi berbagai persoalan kehidupan di era globalisasi ini dengan tetap bertindak dan berprilaku sesuai dengan nilai yang terkandung pada Pancasila.
Purwoko Dwicahyo Setiawan (2216031104) Regular B

IPTEK adalah perpaduan antara Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dalam pengembangan IPTEK harus berdasarkan nilai-nilai Pancasila yang merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

IPTEK didefinisikan sebagai hasil karya manusia yang pada dasarnya digunakan untuk membantu keperluan manusia dalam menghadapi kehidupan. IPTEK dapat dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu baik berdampak positive maupun negative. Perkembangan IPTEK sangatlah cepat sehingga membutuhkan nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai tolak ukur pengembangannya. Sila-sila Pancasila harus menjadi titik fokus sistem etika dalam pengembangan IPTEK.

Berdasarkan sila pertama, perkembangan IPTEK harus mempertimbangkan maksud dan akibat yang dapat ditimbulkan. Sila ke dua mengharuskan pengembangan IPTEK sebagai hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral. Sila ke tiga menghendaki perkembangan IPTEK dapat meningkatkan rasa nasionalisme. Sila ke empat mendasari pengembangan IPTEK secara demokratis. Sila ke lima mengkomplementasikan pengembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia.
Purwoko Dwicahyo Setiawan (2216031104) Reg B

Pengimplementasian nilai-nilai pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial di Indonesia belum dapat dikatakan terlaksana dengan baik, sebab berita-berita yang dipublikasi dan diedarkan kepada khalayak luas sebagai konsumsi publik masih banyak yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi, terlebih lagi berita yang diperlihatkan adalah berita yang selalu memihak dengan pemerintah sekalipun kebijakan yang dibuat dirasa tidak relevan dengan apa yang menjadi masalah di lingkungan masyarakat.

Masyarakat yang cenderung tidak mengkaji ulang berita-berita tersebut akan langsung mempercayainya tanpa mengevaluasi kembali apa yang memang sedang terjadi baik dilingkungan sekitar ataupun dilingkungan pemerintahan. Hal ini yang dapat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memanipulasi publik bahwa seakan-akan keadaan sedang baik-baik saja dan aman terkendali yang pada kenyataannya kita tidak mengetahui apa yang pada kenyataannya sedang dialami oleh negara ini.

Masyarakat dan media massa saling terikat satu sama lain. Bahkan media massa merupakan salah satu institusi sosial dalam sistem sosial yang memiliki potensi dan dampak yang cukup besar dalam kehidupan masyarakat. Media massa dapat menjadi sumber kekuatan yang dapat mempengaruhi kehidupan politik. Sistem politik, ekonomi, perkembangan sosial budaya merupakan kajian dalam media massa. Pengimplementasian media massa pada saat ini belum sampai pada tahap yang memplopori masyarakat agar senantiasa bersikap dan berprilaku sesuai dengan moral yang ditetapkan pada nilai-nilai pancasila.