གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Wildan Firdaus

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Wildan Firdaus གིས-
Wildan Firdaus 2216031126 Reguler B
Analisis jurnal berjudul “Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila Dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi”. Peneliti berupaya mengungkap pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi Ilmu pengetahuan dan Teknologi dimasa Globalisasi. Mata Kuliah Pendidikan Pancasila sendiri merupakan pelajaran yang memberikan pedoman kepada setiap insan untuk mengkaji, menganalisis, dan memecahkan masalah-maslah pembangunan bangsa dan Negara dalam perspektif nilai-nilai dasar Pancasila sebagai ideologi dan dasar Negara Republik Indonesia.
Setelah dilakukan serangkaian proses penelitian, peneliti membuktikan bahwa secara umum responden dalam penelitian ini dapat menyikapi perkembangan Iptek dengan baik. Hal tersebut dapat dilihat pada indikatornya hasil kuisioner dengan skor di atas 80. Menurut responden Kemajuan teknologi saat ini harus digunakan dengan baik dan penuh tanggung jawab. Perkembangan Iptek yang ada dimanfaatkan untuk mempermudah proses belajar, untuk bertransaksi dan berbisnis dalam bidang bidang perdagangan. Responden dalam penelitian ini akan melakukan penyaringan terhadap semua informasi yang masuk melalui media sosial, memblokir teman atau situs yang sering menampilkan konten pornografi dan kekerasan di media sosial dan menggunakan bahasa yang santun saat berkomentar terhadap suatu peristiwa baik di media online maupun di sosial media.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

Wildan Firdaus གིས-
Wildan Firdaus 226031126 Reguler B
Berikut beberapa hasil analisis saya dari video tersebut,
Video diatas membahas keterkaitan antara Pancasila dengan IPTEK?. Dari segi definisi, IPTEK merupakan hasil karya manusia yang pada dasarnya ditujukan untuk membantu serta memudahkan kehidupan manusia. Banyak sekali dampak positif dari penggunaan IPTEK tersebut, namun masih ada beberapa oknum yang memanfaatnya untuk hal negatif yang dapat merugikan orang lain.
Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal yang penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Seperti yang terdapat dalam materi PPT pertemuan 13, bahwa setiap ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang dikembangkan di Indonesia haruslah tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Seperti contoh kita menganut dasar ketuhanan yang maha Esa yang sesuai dengan nilai dalam Pancasila namun jika mengikuti pemikiran [ara cendikiawan orang barat hal tersebut akan sangat berlawanan.
Adapun beberapa sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam perkembangan IPTEK yaitu:
1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yakni mengkomplementasi ilmu pengetahuan mencipta dan keseimbangan antara rasional dengan irasional, antara akal dan kehendak. Jadi dalam IPTEK, segala hal yang telah ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, juga dipertimbangkan maksud dan tujuannya. Apakah nantinya akan merugikan atau menguntungkan. Pengolahan ini juga diimbangi dengan pelestarian.
2. Sila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, berarti memberikan dasar-dasar moralitas.
Dalam pengembangan IPTEK, manusia harus bersikap beradap dan bermoral karena IPTEKadalah sebagian dari hasil karya manusia.
3. Sila Persatuan Indonesia, yakni mengkomplementasi nilai universalitas dan internasionalisme (kemanusiaan) dalam sila-sila yang lain. Dengan adanya perkembangan IPTEK tentunya kita mengharapkan dapat mengembangkan rasa nasionalisme, kebesaran dan keluhuran banga sebagai bagian umat manusia di dunia.
4. Sila Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan, Pengembangan IPTEK didasari oleh nilai demokratis, itu berarti bahwa setiap ilmuwan memiliki kebebasan dala mengembangkan IPTEK namun juga harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain. Serta memiliki sikap terbuka untuk dikritik, dikaji ulang, ataupun dibandingkan dengan penemuan ilmuwan lain.
5. Sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, berarti pengembangan IPTEK harus menjaga keseimbangan dan keadilan dalam kehidupan manusia yaitu, keseimbangan hubungannya dengan dirinya dan dengan tuhannya , manusia denngan manusia, manusia dengan bangsa dan negara, serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

Wildan Firdaus གིས-
1. Opini saya mengenai etika perilaku politik saat ini masih sangat jauh dari nilai nilai yang terkandung dalam pancasila. bahkan beberapa perilaku politik perilakunya tidak menggambarkan sama sekali dengan nilai nilai pancasila. Misal, nilai pancasila pertama, mengenai ketuhanan. apakah perilaku politik masih bisa disebut mengamalkan nilai tersebut, jika mereka sudah pernah di ikrar dengan kitab suci diatas kepala mereka namun malah mengingkari ikrar tersebut?
lalu yang berkaitan dengan nilai keadilan, tidak perlu diragukan lagi, keadilan bagi mayoritas perilaku politik saat ini hanyalah omong kosong. keadilan hanya untuk mereka yang memiliki kewenangan dan kedudukan. mulai dari penyalahgunaan bantuan sosial, penyelewengan dana pendidikan, atau bahkan korupsi dari tingkat paling bawah sampai ke pusat. semua masih marak terjadi di indonesia. jadi, sistem etika perilaku politik saat ini menurut saya masih belum sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

2. Berdasarkan pengalaman saya, etika generasi muda di daerah tempat tinggal saya masih belum mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa indonesia. karena remaja pada saat ini mengalami penurunan adab dan sopan santun jika dibandingkan dengan remaja pada zaman dahulu. banyak sekali faktor yang mempengaruhi sikap tersebut seperti maju nya peradapan, meniru budaya orang barat yang dianggap lebih modern, lalu kurangnya pendidikan agama sejak dini. saya yakin di agama manapun pasti memiliki ajaran yang berkaitan dengan etika. Solusi yang menurut saya paling tepat untuk menangani dekadensi moral saat ini yaitu :
a. pandai memilih pergaulan agar tidak terjerumus kedalam pergaulan yang membawa hal hal negatif
b. mendalami budaya dan adat lokal, mungkin memang betul adat orang barat terkesan lebih maju tetapi seharusnya kita memfilterisasi hal hal positif saja yang kita tiru, dan tidak meniru hal atau kebiasaan negatifnya. seperti pepatah bilang "mempertahankan hal lama akan tetapi menerima hal baru"
c. menghargai norma norma uyang berlaku dalam masyarakat, banyak sekali norma yang ada dalam masyarakat dan tentunya berbeda beda. misal dalam lingkup masyarakat jawa seorang gadis hendaknya tidak keluar setelah matahari terbenam untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. atau pada lingkup masyarakat perumahan. karna sistemnya perumahan dan di huni oleh berbagai macam profesi, agama, dan lain lain. jika kita tinggal dilingkup tersebut hendaknya menjaga sopan santun terutama pada jam kerja atau jam istirahat seperti dengan tidak berisik, tidak melakukan aktifitas yang menggaggu orang lain, dan menghargai kegiatan orang lain
mungkin hanya itu solusi yang dapat saya kemukakan, terkadang hal tersebut berat untuk dilakukan namun cobalah mulai dari hal paling kecil.
setinggi-tingginya ilmu dan kedudukan jika tidak memiliki etika atau moral itu tidak berguna, kalimat yang selalu saya ingat adalah "orang berilmu tapi tanpa akhlak seperti cincin emas digantung dihidung babi"

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

Wildan Firdaus གིས-
Wildan Firdaus_2216031126_reg B
Media massa adalah suatu jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melewati media cetak atau elektronik, sehingga pesan informasi yang sama itu dapat diterima secara serentak dan sesaat. Pemanfaatan media massa pada umumnya dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu media cetak dan media elektronik. Pemanfaatan media massa artinya penggunaan berbagai bentuk media massa, baik cetak maupun elektronikuntuk tujuan tertentu.
Kekuatan besar media massa pada masa awal abad ke-20 digambarkan sebagai peluru yang ditembakkan atau obat yang disuntikkan. Istilah ini kemudian memunculkan gagasan teori kekuatan pengaruh media massa.
Dasar negara Indonesia ialah Pancasila, karena itu tujuan yang hendak dicapai sang bangsa Indonesia artinya warga yg sesuai Pancasila. masyarakat selalu mengalami perkembangan, karena itu pula mengalami perubahan-perubahan, termasuk rapikan nilai yang ada.
Media massa memiliki keterikatan yang erat dengan masyarakat. Bahkan dalam sistem sosial, media massa menjadi salah satu institusi sosial yang memiliki potensi dan efek yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat, sebagai sumber kekuatan perubahan yang dapat mempengaruhi kehidupan sosial politik. Sebaliknya, media massa memiliki ketergantungan terhadap kehidupan politik.media massa mempunyai peran yang strategis dalam kontrol sosial. Melalui pemberitaan, media massa dapat melakukan kontrol atau pengawasan terhadap hukum. Dalam bidang hukum pidana, media massa adalah pendukung dari kebijakan hukum pidana, yaitu memberikan peran pencegahan kejahatan.
Pada intinya, pengamalan media massa sebagai kontrol sosial di Indonesia belum efektif, dapat dilihat bahwa seringkali berita tidak diedarkan dengan sebenar-benarnya justru menggiring kepada opini negatif. Tentunya oknum oknum dibalik inilah yang menjadi sumber tidak efektifnya penggunaan media massa.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

Wildan Firdaus གིས-
Wildan Firdaus_2216031126_reg B
Setelah melihat video tersebut saya memiliki argumen bahwa etika merupakan hal yang penting dalam menjalanakan kehidupan berbangsa dan bernegara agar kita mampu menjalankan kehidupan bernegara dengan baik dan untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya. Etika pancasila bisa disebut sebagai penjabaran dari sila sila pancasila guna mengatur kehidupan bermasyarakat.
beberapa nilai yg terkandung didalamnya yaitu :
Sila pertama, mengandung pesan moralitas yang berisi nilai spiritualitas atau Religiusitas.
Sila kedua, mengandung nilai humanisme, menekankan agar kita bisa memanusiakan manusia. bertujuan untuk meningkatkan kualitas pergaulan antar sesama.
Sila ketiga, mengandung nilai solidaritisme, agar meningkatkan rasa kebersamaan dan mencintai tanah air.
Sila keempat, mengandung nilai demokratisme, yaitu sikap menghargai dan kebebasan berpendapat bagi semua orang.
Sila kelima, mengandung nilai simpati dan peduli terhadap sesama.

ketika kita memahami nilai-nilai diatas, maka kita harus menempatkan pancasila sebagai sumber moral, pedoman dalam bergaul, dan dasar dalam menentukan kebijakan atau keputusan.