Muhammad Abyansyah Amiruddin (2216031069) Reguler A
1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut dan hal positif apa yang bisa anda ambil?
Tanggapan saya mengenai isi berita di atas dan hal positif yang dapat ambil ialah saya setuju dengan tindakan yang telah di ambil oleh ibu Risma sebagai Walikota Surabaya, ia tidak mempermasalahkan demonstrasi, karena mengingat kembali negara kita yang merupakan negara demokrasi yang siap menampung seluruh aspirasi rakyatnya. Demo tidak dipermasalahkan olehnya asalkan demo berjalan dengan lancar, dan tidak ada kerusahan yang terjadi. Tindakan yang di ambil oleh ibu Risma selaku Walikota Surabaya sangatlah tepat. Selain itu, ibu Risma sangat mengecam keras jika ada anak-anak yang terlibat dalam aksi demonstrasi tersebut. Ia meminta agar seluruh aparat kota untuk selalu berjaga-jaga dan melindungi fasilitas kota agar tidak terjadi kekacauan dan menjaga/melindungi anak-anak dari aksi demonstrasi.
Hal positif yang dapat saya ambil adalah ketegasan seorang Walikota Surabaya yaitu ibu Risma dalam protes penolakan anak-anak yang ikut serta dalam aksi demonstrasi. Hal tersebut dalam menjadi nilai positif dan cerminan bagi seluruh orang tua agar selalu menjaga dan melindungi anak-anaknya agar tidak ikut serta terjun dalam demonstrasi, dimana umur mereka masih belum mencukupi untuk mengikuti aksi demonstrasi.
2. Bagaimanakah solusimu untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan dalam menyampaikan aspirasi/pendapat di depan umum?
Solusi saya untuk mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan dalam menyampaikan aspirasi/pendapat di depan umum ialah sebagai berikut:
1.) Persiapkan Materi Dengan Baik.
Persiapkan materi yang akan disampaikan dengan matang, cermat dan terstruktur agar dapat disampaikan dengan jelas dan mudah dimengerti oleh audiens. Hal ini akan membantu mengurangi risiko salah pengertian dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahpahaman.
2.) Pahami Audiens.
Sebelum menyampaikan aspirasi atau pendapat, pastikan untuk memahami audiens yang akan mendengarkan. Pertimbangkan latar belakang, budaya, dan pemahaman mereka tentang topik yang akan dibahas. Hal ini akan membantu kita untuk menyesuaikan presentasi dan mengurangi risiko terjadinya ketidaksepahaman.
3.) Gunakan Bahasa yang Sesuai.
Pilih bahasa yang sesuai dengan konteks dan audiens yang akan kita hadapi. Hindari bahasa yang bisa menyinggung atau merendahkan audiens. Selain itu, gunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh audiens.
4.) Pertahankan Ketenangan.
Ketika menyampaikan aspirasi atau pendapat di depan umum, jangan terbawa emosi. Pertahankan ketenangan dan profesionalisme dalam menyampaikan materi. Hal ini akan membantu kita dalam mempertahankan kredibilitas dan menghindari konflik yang tidak perlu.
5.) Hindari Provokasi.
Jangan melakukan provokasi atau hal-hal yang bisa memicu perdebatan atau konflik. Jika ada audiens yang tidak setuju atau memiliki pendapat yang berbeda, dengarkan dengan baik dan usahakan untuk menyelesaikan dengan cara yang baik dan damai.
6.) Gunakan Metode Komunikasi yang Tepat.
Pilih metode komunikasi yang tepat untuk menyampaikan aspirasi atau pendapat. Jika memungkinkan, gunakan media yang bisa mempermudah pengertian, seperti slide presentasi atau contoh kasus. Namun, jika tidak memungkinkan, pastikan kita menyampaikan materi dengan jelas dan terstruktur.
Dengan mengikuti beberapa metode di atas, Kita dapat mengurangi risiko terjadinya kesalahpahaman atau konflik saat menyampaikan aspirasi atau pendapat di depan umum.
3. Jelaskan apa saja yang dimaksud dengan kewajiban dasar manusia itu? Apakah kewajiban dasar manusia menjadikan hak itu dibatasi?
Kewajiban dasar manusia adalah seperangkat tindakan atau perilaku yang diharapkan dari setiap individu sebagai anggota masyarakat. Kewajiban dasar manusia termasuk, tetapi tidak terbatas pada, kewajiban untuk menghormati hak-hak orang lain, mematuhi hukum, menjaga lingkungan, dan berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.
Sementara hak-hak manusia adalah hak yang diakui oleh hukum atau masyarakat yang harus dihormati oleh setiap individu, kewajiban dasar manusia adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap individu. Namun, hak-hak manusia dan kewajiban dasar manusia saling terkait, karena kewajiban dasar manusia seringkali menjadi batasan untuk hak-hak manusia. Misalnya, hak untuk berbicara bebas dibatasi oleh kewajiban untuk tidak menyebarluaskan informasi yang salah atau menyesatkan.