གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Abyan Muhammad Abyansyah Amiruddin

NAMA : Muhammad Abyansyah Amiruddin
NPM : 2216031069
KELAS : REGULER A
PRODI : ILMU KOMUNIKASI

A. Bagaimanakah isi artikel tersebut dalam rangka penegakan Hak Asasi Manusia dan berikan analisismu secara jelas? Hal positif apa yang anda dapatkan setelah membaca artikel tersebut?
rtikel ini membahas tentang implementasi HAM di Indonesia, artikel ini juga menyoroti permasalahan agar masyarakat dan pemerintah dapat melakukan perubahan yang diperlukan untuk melindungi HAM di Indonesia. Indonesia masih menghadapi banyak tantangan yang menghambat pelaksanaan HAM. Beberapa isu yang disorot adalah kurangnya keadilan dan pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat keamanan, pembatasan sewenang-wenang atas kebebasan berekspresi dan beragama, diskriminasi gender, dan kegagalan keadilan dan pemulihan bagi korban masa lalu. pelanggaran HAM, pelanggaran HAM yang masih berlangsung di Papua, dan penerapan hukuman kejam di luar proses hukum. Satu hal positif yang saya dapatkan adalah pentingnya kesadaran yang tinggi akan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Artikel ini dapat menjadi referensi bagi setiap orang yang memperjuangkan hak asasi manusia di negaranya.

B. Berikan analisismu mengenai demokrasi Indonesia diambil dari nilai-nilai adat istiadat/budaya asli masyarakat Indonesia! Bagaimanakah pendapatmu mengenai prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa?
Demokrasi Indonesia berakar pada nilai-nilai budaya/tradisional bangsa Indonesia. Pandangan saya tentang prinsip demokrasi Indonesia, Ketuhanan Yang Maha Esa, bahwa prinsip ini mencerminkan nilai-nilai agama dan keragaman yang merupakan bagian integral dari budaya Indonesia. Adanya asas ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya pengakuan dan penghormatan terhadap keragaman agama dan kepercayaan di Indonesia dalam konteks demokrasi. Demokrasi yang berketuhanan Yang Maha Esa tidak mengharuskan negara menganut agama tertentu atau mendiskriminasi agama lain. Sebaliknya, prinsip ini menekankan pentingnya keragaman dan toleransi dalam kehidupan berdemokrasi. Hal ini sesuai dengan semangat Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang mengakui keberagaman agama dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

C. Bagaimanakah praktik demokrasi Indonesia saat ini apakah telah sesuai dengan Pancasila dan UUD NRI 1945 serta menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia?
Praktik demokrasi Indonesia saat ini harus dievaluasi dalam konteks kesesuaiannya dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (1945) dan penghormatan terhadap nilai-nilai hak asasi manusia. Meskipun demokrasi sudah lama dijalin di Indonesia, namun penerapan prinsip demokrasi secara umum masih bermasalah. Pembatasan kebebasan berbicara, pelanggaran hak asasi manusia, kebijakan keuangan dan penyalahgunaan kekuasaan oleh beberapa pihak dibahas.

D. Bagaimanakah sikap anda mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat?
Pandangan saya tentu tidak setuju dengan hal itu, karena dalam sistem demokrasi yang baik, anggota parlemen harus menjadi wakil rakyat yang memperjuangkan kepentingan dan aspirasi rakyat yang diwakilinya. Mereka memiliki kewajiban untuk mendengarkan pendapat dan kebutuhan masyarakat serta mengambil keputusan berdasarkan kepentingan umum. Ketika anggota parlemen menggunakan posisi dan suaranya untuk keuntungan pribadi atau kelompok, hal ini dapat merusak integritas sistem demokrasi dan merusak kepercayaan publik terhadap pemerintah dan lembaga demokrasi. Transparansi, akuntabilitas dan partisipasi publik yang aktif penting untuk memecahkan masalah tersebut.

E. Bagaimanah pendapatmu mengenai pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik yang berakar dari tradisi, maupun agama, tega menggerakan loyalitas dan emosi rakyat yang bila perlu menjadi tumbal untuk tujuan yang tidak jelas dan bagaimanakah hubungannya dengan konsep hak asasi manusia pada era demokrasi dewasa saat ini?
Pendapat saya Di era demokrasi yang matang, perlindungan hak asasi manusia harus menjadi prinsip fundamental yang tidak boleh dikompromikan. Kekuatan karismatik yang mengeksploitasi orang untuk kepentingan pribadi atau politik hanya menggerogoti prinsip demokrasi dan kemandirian individu. Dalam sistem demokrasi yang sehat, perlindungan hak asasi manusia harus diutamakan dan kekuasaan harus digunakan secara bertanggung jawab, transparan dan menghormati kebebasan dan martabat setiap orang.
NAMA: MUHAMMAD ABYANSYAH AMIRUDDIN
NPM: 2216031069
KELAS: REGULER A
PRODI: ILMU KOMUNIKASI

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi artikel dan hal positif apa yang bisa kamu ambil setelah membaca artikel tersebut?
Tanggapan saya mengenai isi artikel tersebut ialah artikel tersebut membahas tentang konflik antarwarga di perbatasan Indonesia-Timor Leste yang pecah pada Oktober 2013. Konflik tersebut diawali dengan pembangunan jalan oleh pemerintah Timor Leste yang melintasi wilayah NKRI dan merusak tiang pilar perbatasan, gudang pos penjagaan perbatasan, serta kuburan warga Indonesia. Konflik semakin memanas setelah terjadi insiden penggiringan sapi dan masuknya warga Indonesia ke wilayah Timor Leste. Konflik ini menimbulkan ketegangan antarwarga hingga berhari-hari. Konflik seperti ini sangat jarang terjadi di wilayah perbatasan darat Indonesia lainnya, dan oleh karena itu analisis terhadap konflik tersebut penting untuk dilakukan agar Indonesia dapat mengambil langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi di masa depan. Hal positif yang dapat saya ambil dari artikel ini adalah pentingnya kerjasama antarnegara untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah perbatasan, serta perlunya antisipasi dari pemerintah dalam mencegah terjadinya konflik serupa di masa depan. Selain itu, artikel ini juga menekankan pentingnya pemahaman dan penegakan hukum tentang batas wilayah antarnegara agar tercipta hubungan yang harmonis antara negara tetangga.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu dan apa yang terjadi dengan wilayah dan bangsa Indonesia jika tidak memiliki konsepsi wawasan nusantara?
Konsepsi Wawasan Nusantara adalah sebuah ideologi atau pandangan yang menekankan pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia dalam konteks wilayah geografisnya yang luas, yaitu kepulauan Nusantara. Konsepsi ini mengajarkan bahwa Indonesia harus berdaulat atas seluruh wilayahnya dan memperkuat persatuan antara seluruh suku, agama, dan budayanya. Menurut pendapat saya, yang terjadi dengan wilayah Indonesia jika tidak memiliki konsepsi Wawasan Nusantara dengan potensi yang dapat merugikan bangsa dan negara Indonesia, antara lain:
1) Potensi terjadinya konflik antar daerah.
2) Risiko kehilangan wilayah.
3) Kurangnya pemahaman tentang pentingnya maritim Indonesia.
4) Tidak terwujudnya kesejahteraan rakyat.

3. Bagaimanakah konsepsi wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik seperti artikell diatas?
Konsep wawasan nusantara dalam mencegah timbulnya konflik yang terdapat dalam artikel diatas ialah dengan mempromosikan kerjasama dan perdamaian antara kedua negara serta menerapkan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan dalam menyelesaikan masalah perbatasan. Salah satu prinsip wawasan nusantara adalah gotong royong, yang mengajarkan pentingnya saling membantu dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Dalam konteks konflik di perbatasan, prinsip ini dapat diwujudkan dengan meningkatkan dialog dan kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat, termasuk masyarakat setempat, aparat keamanan, dan pemerintah. Selain itu, prinsip kebhinekaan juga dapat diterapkan dengan menghargai perbedaan budaya, bahasa, dan agama antara kedua negara sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman yang ada. Dalam hal ini, kedua negara dapat memfasilitasi dialog antarbudaya dan mempromosikan pendidikan multikultural untuk mengurangi ketegangan antarwarga. Dengan menerapkan konsep wawasan nusantara, diharapkan masyarakat Indonesia dan Timor Leste dapat bekerja sama untuk mencapai perdamaian dan kesejahteraan bersama di perbatasan.
NAMA: MUHAMMAD ABYANSYAH AMIRUDDIN
NPM: 2216031069
KELAS: REGULER A
PRODI: ILMU KOMUNIKASI

Dari hasil analisis saya mengenai video yang berjudul "GEOPOLITIK INDONESIA", dalam video tersebut membahas tentang hakikat dan konsep dari geopolitik di Indonesia. Terdapat pengertian geopolitik yang merupakan ilmu penyelenggaraan negara yang setiap kebijaknnya dikaitkan masalah-masalah geografi wilayah atau tempat suatu bangsa. Secara garis besar, konsep geopolitik bangsa Indonesia menyatakan bahwa Pancasila sebagai ideologi bangsa digunakan sebagai pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan nasional ketika dihadapkan pada kondisi dan status wilayah geografis Indonesia. Selain itu, dalam hal prinsip geopolitik Indonesia bukanlah persoalan kawasan, melainkan menciptakan persatuan bangsa dalam satu kawasan.

Teori geopolitik Indonesia telah diperkenalkan pertama kali pada sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945 oleh Bapak Proklamator kita, yaitu Ir. Soekarno. Dapat kita lihat pada video tersebut, Geopolitik Indonesia berfokus pada konsep wawasan nusantara. Konsep wawasan nusantara merupakan konsep yang bersumber dari Pancasila dan UUD 1945. Kesatuan bangsa dan keutuhan wilayah indonesia merupakan hakikat dari wawasan nusantara itu sendiri. Kesatuan politik, hukum, sosial-budaya, serta pertahanan dan keamanan merupakan kesatuan wilayah Indonesia yang terdiri dari berbagai ribu pulau sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jumlah penduduk yang tinggi, aspek sosial-budaya yang beragam, serta letak wilayah yang strategis menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia. Dapat saya simpulkan bahwa negara Indonesia merupakan negara kesatuan yang berbentuk Republik yang terdiri dari ribuan pulau yang menjadi satu-kesatuan yang terletak diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, serta Benua Asia dan Benua Australia.