Posts made by Jeanette Vania

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

by Jeanette Vania -

Jeanette Vania Malona_2216031072_Reguler B


A. Bagaimanakah sistem etika perilaku politik saat ini? Sudah sesuaikah dengan nilai-nilai Pancasila? Jelaskan!

 Menurut saya sistem etika perilaku politik saat ini masih belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Indonesia dinyatakan sebagai negara yang paling korup di wilayah Asia. Bahkan banyak di Indonesia seorang elit politik adalah seseorang yang melakukan korupsi. Korupsi sama dengan mengambil hak-hak orang lain yang dimana tidak sesuai dengan sila-sila dalam Pancasila. Banyak para elit politik hanya membisu dan menutup mata akan adanya kenyataan bahwa banyak kawanan mereka yang melakukan korupsi bahkan bukan hanya korupsi tetapi KKN atau Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Contoh tersebut adalah bukti nyata bahwa sistem etika perilaku politik di Indonesia belum sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

 

B. Etika selalu terkait dengan masalah nilai sehingga perbincangan tentang etika, pada umumnya membicarakan tentang masalah nilai (baik atau buruk). Bagaimanakah etika generasi muda yang ada di sekitar tempat tinggal mu? Apakah mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia? Berikan solusi mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi !

Tidak semua generasi muda di sekitaran tempat tinggal saya yang beretika tidak baik. tentunya ada beberapa generasi muda di sekitar tempat tinggal saya yang masih memiliki etika baik dalam bersikap terhadap sesama, walaupun belum sepenuhnya mencerminkan etika dan nilai yang dianut oleh bangsa indonesia tetapi menurut saya generasi muda yang di sekitar tempat tinggal saya tidak beretika buruk. Banyak generasi muda di sekitar tempat tinggal saya yang sopan dan ikhlas membantu tanpa pamrih, bukan hanya kepada sesama manusia bahkan kepada hewan seperti kucing pun banyak yang masih memiliki etika baik. generasi muda yang beretika buruk juga pasti ada tetapi tidak dominan di sekitar tempat tinggal saya, dan saya yakin lebih banyak yang beretika baik dibanding buruk. Solusi saya mengenai adanya dekadensi moral yang saat ini terjadi adalah tentunya yang paling awal adalah pengendalian dan pengawasan dari orang tua serta memberikannya pendidikan dalam berkarakter baik, lalu bisa juga dilakukannya penegakan hukum, dan juga meingkatkan pendidikan dalam bermoral, beretika, dan beragama. 


ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Jeanette Vania -
Jeanette Vania Malona_2216031072_Reguler B

Judul Jurnal: Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial oleh Media Massa untuk Menekan Kejahatan di Indonesia

Volume dan Halaman: Vol. 3 No. 1 Hal 28-43
Tahun: 2020

Penulis: Ariesta Wibisono Anditya

Reviewer: Jeanette Vania Malona

Tanggal review: 11 November 2022

Hasil Analisis:
Dalam bidang hukum pidana, media massa merupakan pendukung kebijakan hukum pidana dengan berperan dalam pencegahan kejahatan. Adanya peraturan mengenai informasi dan teknologi pada tanggal 21 April 2008 merupakan contoh nyata dari perkembangan hukum yang terjadi karena dampak perubahan teknologi, ilmu pengetahuan, ekonomi, dan lain sebagainya. Diamandemennya peraturan yang sudah tidak sesuai perkembangan juga merupakan contoh terjadinya perubahan sosial. Menurut Eka Nugraha Putra (2012) pengertian “media massa” sendiri adalah sarana dan saluran resmi sebagai alat komunikasi untuk menyebarkan berita dan pesan kepada masyarakat luas. Media massa adalah suatu cara komunikasi yang ditujukan kepada khalayak yang besar, terdistribusi, heterogen, dan anonim melalui media cetak atau elektronik sehingga mereka dapat secara bersamaan dan seketika menerima pesan yang berisi informasi yang sama. Menurut Budiyono (2013), Pemanfaatan media massa artinya penggunaan berbagai bentuk media massa, baik cetak maupun elektronik untuk tujuan tertentu. Pada umumnya, pemanfaatan media massa diklasifikasikan ke dalam dua jenis yaitu media cetak dan media elektronik. Menurut penulis, media massa digunakan sebagai alat control sosial yang didasari pada pemikiran pribadi bahwa alat-alat komunikasi zaman sekarang sudah menjadi konsumsi masyarakat sehari-hari. Pancasila dalam pengertian sebagai pandangan hidup asal-usulnya dari falsafah hidup. Notonagoro menjelaskan mengenai nilai-nilai Pancasila, dengan membaginya ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu (1) nilai materiil, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsur manusia. (2) nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia agar dapat melakukan kegiatan atau aktivitas. (3) nilai kerohanian, yaitu segala sesuati yang berguna bagi rohani manusia. Di Indonesia, implementasi nilai-nilai Pancasila oleh media massa dalam pelaksanaan fungsi kontrol sosial belum dilakukan secara luas.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Jeanette Vania -
Hasil Analisis Jeanette Vania Malona_2216031072_Reguler B
- Artikel Gagasan Konseptual
- Judul: Hubungan Antara Hukum dan Etika dalam Politik Hukum di Indonesia (Membaca Pancasila sebagai Sumber Nilai dan Sumber Etik)
- Volume: 17 no.1, halaman 28-36
- Tahun
• Diterima : 27 April 2017
• Disetujui : 26 Mei 2017
• Diterbitkan: 10 Juni 2017
- Penulis: Sri Pujiningsih
- Reviewer : Jeanette Vania Malona
- Tanggal review : 11 November 2022
Pembahasan
Moral adalah kumpulan ajaran atau nasihat, standar, aturan lisan dan tertulis tentang bagaimana orang harus hidup dan bertindak agar menjadi manusia yang baik. Etika adalah cabang filsafat yang mengungkapkan ide-ide kritis dan mendasar tentang ajaran dan pandangan moral tersebut. Setiap orang memiliki moral mereka sendiri tetapi tidak dengan etika. Tidak semua orang perlu berpikir kritis tentang etika. Moral dan moral digunakan untuk tindakan yang akan dievaluasi, sedangkan etika digunakan untuk mempelajari sistem nilai atau norma. Filsafat etik mencakup tidak hanya perihal salah atau benar, tetapi juga tentang baik dan buruk. Secara historis dan perkembangan ilmu pengetahuan, sistem etika berkembang melalui 5 (lima) tahapan, yaitu (1) etika teologi, (2) etika ontologis (3) positivasi etik berupa kode etik dan pedoman perilaku, (4) etika fungsional tertutup, (5) etika fungsional tertutup. Jimly Asshiddiqie, mengibaratkan hubungan antara hukum dengan etika dengan memberi catatan agama sebagai ruh/jiwa dari kedua hal tersebut dengan ilustrasi nasi bungkus, hukum sebagai bungkusnya, nasi beserta lauknya adalah etikanya, dan zat protein, vitamin , dan unsur-unsur terkandung lainnya sebagai agama yang merupakan asal-usul dari keduanya (etika dan hukum). Hubungan antara etiks dengan hukum dapat dilihat dari tiga dimensi yaitu dimensi substansi dan wadah, dimensi hubungan keluasan cakupannya serta dimensi alasan manusia untuk mematuhi atau melanggarnya. Perilaku manusia yang menyimpang harus melalui sistem etika yang bertindak sebagai koreksi dan bila memungkinkan tidak harus masuk ke mekanisme hukum dalam pengaturan perilaku manusia yang menyimpang. Kebijakan hukum adalah sikap memilih apa yang berkembang di masyarakat, mengutamakannya, mendamaikannya dengan UUD 1945, dan memasukkannya ke dalam produk hukum.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

by Jeanette Vania -
Jeanette Vania Malona_2216031072_RegB
Etika diperlukan dalam hal berbangsa dan bernegara agar bisa diwariskan ke satu generasi ke generasi bawah kita. Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan oleh sila-sila Pancasila untuk mengatur perilalku kehidupan masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Pancasila:
1. Sila ketuhanan: dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
2. Sila kemanusiaan: dimensi humanus yang berarti menjadikan manusia menjadi manusiawi dan termasuk upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan.
3. Sila persatuan: dimensi nilai solidaritas, rasa kebersamaan, dan cinta tanah air.
4. Sila kerakyatan: nilai sikap menghargai dan mau mendengar pendapat orang lain.
5. Sila keadilan: dimensi nilai kepedulian atas nasib orang lain dan bersedia membantu orang lain.
Urgensi Pancasila dalam sistem etika:
1. Meletakkan sila-sila Pancasila sebagai etika berarti menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap, Tindakan, dan keputusan.
2. Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan baik lokal, nasional, regional, dan internasional.
3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara yang berjiwa Pancasila.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

by Jeanette Vania -
Jeanette Vania Malona_2216031072_RegB
Etika diperlukan dalam hal berbangsa dan bernegara agar bisa diwariskan ke satu generasi ke generasi bawah kita. Etika Pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan oleh sila-sila Pancasila untuk mengatur perilalku kehidupan masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam sila Pancasila:
1. Sila ketuhanan: dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
2. Sila kemanusiaan: dimensi humanus yang berarti menjadikan manusia menjadi manusiawi dan termasuk upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan.
3. Sila persatuan: dimensi nilai solidaritas, rasa kebersamaan, dan cinta tanah air.
4. Sila kerakyatan: nilai sikap menghargai dan mau mendengar pendapat orang lain.
5. Sila keadilan: dimensi nilai kepedulian atas nasib orang lain dan bersedia membantu orang lain.
Urgensi Pancasila dalam sistem etika:
1. Meletakkan sila-sila Pancasila sebagai etika berarti menempatkan Pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap, Tindakan, dan keputusan.
2. Pancasila sebagai sistem etika memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan baik lokal, nasional, regional, dan internasional.
3. Pancasila sebagai sistem etika dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat negara yang berjiwa Pancasila.