Posts made by Abdul Halim Bamazruk

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Abdul Halim Bamazruk -
Abdul Halim Bamazruk
2216031066
Reguler B
Judul : Pengaruh Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Pancasila Dalam Menyikapi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Penulis : Mursyidah Dwi Hartati, Ponoharjo, Mohamad Khamim

Hasil Analisis:

Perkembangan teknologi menyebabkan perubahan besar bagi kehidupan manusia dalam segala peradaban dan kebudyaannya. perubahan ini juga berdampak besar pada dunia pendidikan. terutama orang-orang dengan budaya dan adat timur seperti Indonesia. jika berbicara tentang ideologi atau pancasila yang di anut Indonesia, maka inti permasalahannya adalah apakah perkembangan teknologi informasi mempengaruhi nilai-nilai pencasila yang menjadi pedoman hidup masyarakat Indonesia. Dilihat dari realitas sosial, khususnya realitas mahasiswa, perkembangan informatika sebenarnya tidak berdampak pada pancasila, melainkan pada masyarakat itu sendiri, baik dan buruknya pancasila, tergantung bagaimana masyarakat sebagai pendukung pancasila. ideologi, merespon perkembangan teknologi informasi bereaksi. Pesatnya perkembangan teknologi informasi memungkinkan masuknya berbagai pengaruh luar yang bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila.

Pancasila merupakan warisan yang luar biasa dari para pendiri bangsa , mengacu pada nilai-nilai luhur. tidak diragukan lagi bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia meyakini bahwa pancasila adalah dasar negara sekaligus pedoman hidup masyarakat Indonesia yang majemuk, yang tak tergantikan. pancasila yang sesuai dengan agama tidak bisa digantikan oleh ideologi sekularisme yang tidak selalu ramah agama. oleh karena itu, perlu adanya pemulihan kesadaran kolektif bangsa akan pentingnya kedudukan dan urgensi pancasila dalam kehidupan masyarakat, khususnya mahasiswa, melalui mata kuliah pembinaan kepribadian pancasila.

sebagai generasi muda, mahasiswa harus menjaga kepribadian bangsa dalam menghadapi tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta mengetahui bagaimana memilih dampak buruk dari budaya baru, agar budaya masa depan tidak merugikan bangsa Indonesia dan menjadikan mereka dipengaruhi secara negatif, dan menganut Pancasila sebagai dasar negara, sehingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memajukan pembangunan negara. perlu dilakukan pembaharuan pancasila khususnya bagi generasi muda melalui Kementrian Pendidikan dengan paket materi dan metode pembelajaran nondoktrinasi. pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika perlu meningkatkan penyaringan arus informasi dan dikemas ke dalam berbagai media yang mengglobal, khususnya teknologi informasi(internet), untuk memerangi berbagai arus informasi yang berbau redikalisme.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Video

by Abdul Halim Bamazruk -
Abdul Halim Bamazruk_2216031066_Reguler B
Video Pancasila Sebagai Dasar Pengembangan IPTEK

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang demikian cepat selain memberikan dampak positif seperti memberikan kemudahan dalam kehidupan manusia dan masyarakat, dan akan menyumbangkan hal-hal negatif yang diperkirakan dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia. Pada dasarnya pancasila merupakan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, pancasila harus dijadikan sebagai dasar pengembangan IPTEK agar selalu memberikan dampak positif bagi bangsa Indonesia. Ilmu pengetahuan , teknologi, nilai budaya, dan agama memiliki keterikatan erat yang saling memberikan rambu-rambu dalam pengembangannya. Hubungan keempat hal itu dapat dilihat dengan dua kemungkinan. Pertama, pengembangan IPTEK harus senantiasa didasarkan sikap human-religius, hal ini dikarenakan keberadaan IPTEK selalu berdampingan dengan kebudayaan dan agama. Kedua, IPTEK menempatkan nilai agama dan budaya sebagai mitra dalam berdiskusi.
sila-sila dalam Pancasila menunjukkan sistem etika dalam pengembangan IPTEK.
1. Ketuhanan Yang Maha Esa, mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mencipta, perimbangan antara rasional dengan irasional, antara akal, rasa dan kehendak. IPTEK tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan, dibuktikan, dan diciptakan, tetapi juga dipertimbangkan tujuannya dan akibatnya.
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab, memberikan dasar moralitas bahwa manusia dalam mengembangkan IPTEK harus secara beradab. pembangunan IPTEK harus didasarkan pada hakikat tujuan demi kesejahteraan umat manusia, IPTEK harus dapat diabadikan untuk peningkatan harkat dan martabat manusia, bukan menjadikan manusia sebagai makhluk yang angkuh dan sombong akibat dari penggunaan IPTEK.
3. Persatuan Indonesia, memberikan kesadaran kepada bangsa Indonesia bahwa rasa nasionalisme bangsa Indonesia akibat dari sumbangan IPTEK, dengan IPTEK persatuan dan kesatuan bangsa dapat terwujud dan terpelihara, persaudaraan dan persahabatan antar daerah terjalin karena tidak lepas dari faktor kemajuan IPTEK. oleh karrena itu, rasa persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia harus dapat dikembangkan dan diperkuat untuk selanjutnya dapat dikembangkan dalam hubungan masyarakat Indonesia dan masyarakat Internasional.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari IPTEK secara demokratis. hal ini menunjukkan bahwa setiap ilmuan harus memiliki kebebasan dalam mengembangkan IPTEK. selain itu, dalam pengembangan IPTEK setiap orang harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain serta harus memiliki sikap terbuka yang artinya terbuka untuk dikritik, dikaji ulang maupun dibandingkan dengan penemuan teori lainnya.
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, kemajuan IPTEK harus bisa menjaga keseimbangan keadilan pada hidup dengan kemanusiaan, yaitu keseimbangan keadilan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri, manusia dengan Tuhannya, manusia dengan manusia lainnya, manusia dengan masyarakat berbangsa dan bernegara serta manusia dengan alam lingkungannya.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Soal

by Abdul Halim Bamazruk -
Abdul Halim Bamazruk_2216031066_Reg B

1 menurut saya sistem etika perilaku politik saat ini belum sesuai dengan nila-nilai pancasila, dikarenakan masih banyak para pejabat birokrat diluar sana yang hanya mementingkan diri sendiri. pada tahun ini saja sudah banyak pejabat yang terjerat kasus korupsi dengan nilai fantastis yang hanya merugikan negara untuk kepentingan pribadi. tidak hanya itu nilai kemanusiaan para pejabat politik di negeri ini menurut saya masih sangat kurang sebagai contoh saat para pejabat anggota DPR yang sibuk menggelontorkan dana yang fantastis untuk anggaran televisi yang mencapai 1,5 M. Tentu hal itu menjadi polemik yang besar di masyarakat karena sejatinya para wakil rakyat harus selalu mengayomi rakyat dan membuat anggaran untuk kepentingan masyarakat luas tidak untuk para anggota dewan saja. Selain contoh taid masih banyak contoh-contoh lainnya yang dilakukan para pejabat politik yang tidak mencerminkan apa yang terkandung dalam nilai-nilai pancasila.
2. Menurut saya, etika generasi muda di sekitar tempat tinggal saya masih belum mencerminkan etika dan nilai yang di anut oleh bangsa ini. karena, banyak sekali para generasi muda sekarang khususnya di sekitar tempat tinggal saya yang perilakunya tidak mencerminkan etika yang baik dan tidak mencerminkan nilai kebangsaan seperti perkataan mereka yang terkadang suka berbicara yang kotor dan tidak jarang membahas hal-hal yang vulgar. tidak hanya perkataan bahkan tingkah laku mereka jauh dari etika dan sopan santun, makin banyak anak muda zaman sekarang yang tidak sopan terhadap orang tuanya serta berani melakukan hal-hal yang sangat dilarang. hal ini terjadi karena pengaruh dari pergaulan mereka yang tidak sehat bisa berasal dari internet seperti sering menonton film porno yang sekarang sangat mudah di akses. solusi yang tepat untuk menghadapi masalah moral ini adalah dengan menjaga generasi muda dari pergaulan yang tidak sehat serta menanamkan nilai-nilai keagaman kepada anak muda agar mereka mengetahui tentang aturan dan konsekuensi menurut agama masing-masing dari perilaku yang mereka lakukan

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> Forum Analisis Jurnal

by Abdul Halim Bamazruk -
Abdul Halim Bamazruk_2216031066_Reg B
Analisis jurnal “Penanaman Nilai-Nilai Pancasila Melalui Kontrol Sosial Oleh Media Massa Untuk Menekan Kejahatan Di Indonesia”

Dalam pendahuluan jurnal ini dijelaskan bahwa media massa di Indonesia merupakan media atau alat yang dipergunakan oleh lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik. Dalam pemanfaatan media massa, penggunaan berbagai media massa baik cetak maupun elektronik digunakan untuk saling mengisi dan melengkapi dalam bentuk komunikasi. Hubungan antara tatanan sosial dengan tatanan politik disambung oleh media massa. Kekuatan besar media massa pada awal abad ke-20 digambarkan sebagai peluru yang ditembakkan atau obat yang disuntikkan. Artikel ini akan membahas mengenai bagaimana peran media massa pada masa kini menciptakan keharmonisan sosial sebagai alternatif dari hukum pidana retributif.
PEMBAHASAN:
Pada tinjauan umum mengenai pancasila disebutkan bahwa pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa secara yuridis konstitusional berlaku mulai tanggal 18 Agustus 1945 yaitu sejak disahkannya UUD Negara Republik Indonesia oleh PPKI. Norma pancasila dapat ditemukan melalui hakikat isi pancasila yaitu hakikat ketuhanan, hakikat manusia, hakikat satu, hakikat rakyat, dan hakikat adil. Pada tinjauan umum mengenai media massa dijelaskan banyak hal namun akan saya jelaskan secara singkat yaitu media massa mempunyai keterkaitan dengan pers. Secara historis, pers telah mengalami perjalanan periodik waktu yang cukup panjang diawali dari masa Hindia Belanda hingga ke masa kemerdekaan dan berlanjut hingga masa kini.
Berdasarkan perumusan fungsi pers dan media dalam undang-undang pers dapat diketahui bahwa fungsi dari pers atau media massa adalah sevagai media informasi, pendidikan, hiburan dan kontrol sosial. Pengamalan nilai-nilai pancasila oleh media massa dalam menerapkan fungsi kontrol sosial khususnya belum terlaksana secara menyeluruh. Berita yang diedarkan seringkali tidak sesuai fakta dan disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dan masyarakat justru mempercayai hal itu.

ILMU KOMUNIKASI PANCASILA -> forum diskusi video

by Abdul Halim Bamazruk -
Abdul Halim Bamazruk_2216031066

Etika sangat penting untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Etika pancasila adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila" Pancasila.
1. mengandung dimensi moral berupa nilai spiritualitas yang mendekatkan diri pada sang pencipta
2. mengandung dimensi humanus yang artinya menjadikan manusia menjadikan manusiawi dengan upaya meningkatkan kualitas kemanusiaan dalam pergaulan antar sesama
3. mengandung dimensi nilai solidaritas rasa kebersamaan dan cinta tanah air
4. mengandung nilai sikap menghargai atau mau mendengar pendapat orang lain
5. mengandung dimensi nilai mau peduli atas nasib orang lain dan kesediaan membantu kesulitan orang lain
urgensi pancasila dalam sistem etika yang pertama, meletakan sila pancasila sebagai etika berarti menetapkan pancasila sebagai sumber moral dan inspirasi bagi penentu sikap, tindakan, dan keputusan. kedua sebagai sistem etika yang memberikan pedoman bagi setiap warga negara sehingga memiliki orientasi yang jelas dalam tata pergaulan baik lokal, nasional, regional, maupun internasional. ketiga sebagai sistem etika yang dapat menjadi dasar analisis berbagai kebijakan sehingga tidak keluar dari semangat kebangsaan yang berjiwa Pancasila